<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Ingin Impor Alutsista Diminimalisasi</title><description>Presiden Jokowi mengatakan kebergantungan terhadap impor kebutuhan pertahanan nasional harus diminimalisasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/16/337/1268970/presiden-jokowi-ingin-impor-alutsista-diminimalisasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/12/16/337/1268970/presiden-jokowi-ingin-impor-alutsista-diminimalisasi"/><item><title>Presiden Jokowi Ingin Impor Alutsista Diminimalisasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/16/337/1268970/presiden-jokowi-ingin-impor-alutsista-diminimalisasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/12/16/337/1268970/presiden-jokowi-ingin-impor-alutsista-diminimalisasi</guid><pubDate>Rabu 16 Desember 2015 17:51 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/16/337/1268970/presiden-jokowi-ingin-impor-alutsista-diminimalisasi-rLm6VN5ntc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/16/337/1268970/presiden-jokowi-ingin-impor-alutsista-diminimalisasi-rLm6VN5ntc.jpg</image><title>Foto: Antara</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kebergantungan terhadap impor kebutuhan pertahanan nasional harus diminimalisasi untuk mewujudkan kemandirian pertahanan nasional. 
Hal itu diutarakan Jokowi saat memberi pengarahan kepada peserta rapat pimpinan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun Anggaran 2016 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
&quot;Kita harus mewujudkan kemandirian pertahanan dan mengurangi kebergantungan kepada impor kebutuhan-kebutuhan pertahanan melalui pengembangan industri pertahanan nasional kita,&quot; ujar Jokowi, Rabu (16/12/2015).
Dalam rapat itu dihadiri Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Agus Supriatna, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Letnan Jenderal TNI Mulyono, dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi.
Mengenai persoalan alat utama sistem persenjataan (alutsista), sambungnya, harus semakin lengkap atau semakin modern. &quot;Teknologi pertahanan harus dilakukan untuk mengimbangi kemajuan zaman,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kebergantungan terhadap impor kebutuhan pertahanan nasional harus diminimalisasi untuk mewujudkan kemandirian pertahanan nasional. 
Hal itu diutarakan Jokowi saat memberi pengarahan kepada peserta rapat pimpinan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun Anggaran 2016 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
&quot;Kita harus mewujudkan kemandirian pertahanan dan mengurangi kebergantungan kepada impor kebutuhan-kebutuhan pertahanan melalui pengembangan industri pertahanan nasional kita,&quot; ujar Jokowi, Rabu (16/12/2015).
Dalam rapat itu dihadiri Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Agus Supriatna, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Letnan Jenderal TNI Mulyono, dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi.
Mengenai persoalan alat utama sistem persenjataan (alutsista), sambungnya, harus semakin lengkap atau semakin modern. &quot;Teknologi pertahanan harus dilakukan untuk mengimbangi kemajuan zaman,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
