<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bromo Erupsi, BPBD Probolinggo Siapkan Rp2,5 M dan Jalur Evakuasi</title><description>Gunung Bromo menggeliat, BPBD Probolinggo sudah menyiapkan langkah antisipasi berupa materi, peralatan, serta logistik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/16/519/1268590/bromo-erupsi-bpbd-probolinggo-siapkan-rp2-5-m-dan-jalur-evakuasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/12/16/519/1268590/bromo-erupsi-bpbd-probolinggo-siapkan-rp2-5-m-dan-jalur-evakuasi"/><item><title>Bromo Erupsi, BPBD Probolinggo Siapkan Rp2,5 M dan Jalur Evakuasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/16/519/1268590/bromo-erupsi-bpbd-probolinggo-siapkan-rp2-5-m-dan-jalur-evakuasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/12/16/519/1268590/bromo-erupsi-bpbd-probolinggo-siapkan-rp2-5-m-dan-jalur-evakuasi</guid><pubDate>Rabu 16 Desember 2015 11:29 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Purwadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/16/519/1268590/bromo-erupsi-bpbd-probolinggo-siapkan-rp2-5-m-dan-jalur-evakuasi-m1BiqtOGuE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/16/519/1268590/bromo-erupsi-bpbd-probolinggo-siapkan-rp2-5-m-dan-jalur-evakuasi-m1BiqtOGuE.jpg</image><title>foto: Antara</title></images><description>PROBOLINGGO - Abu vulkanis erupsi Gunung Bromo cenderung mengarah ke Pasuruan dan Malang. Erupsi juga belum berdampak di permukiman warga di Kabupaten Probolinggo. Kendati begitu, BPBD Probolinggo sudah menyiapkan langkah antisipasi berupa materi, peralatan, serta logistik.

Sejumlah papan jalur evakuasi sudah terpasang di beberapa jalan di kawasan rawan bencana erupsi Gunung Bromo wilayah Probolinggo. Peralatan seperti tenda pengungsian, masker, dan Rp2,5 miliar juga sudah disiapkan bila dampak erupsi Bromo menjangkau Probolinggo.

Sosialisasi dan simulasi kepada warga di kawasan rawan bencana juga sudah dilakukan BPBD setempat, meski petugas banyak mengalami kendala. Kendala di antaranya, warga Suku Tengger beranggapan kalau Bromo adalan nenek moyang mereka sehingga dampak erupsi tidak membahayakan warga setempat.

&amp;ldquo;Kendala banyak, tapi tetap kita upayakan tidak ada korban jiwa. Persiapan logistik, peralatan di kawasan rawan bencana sudah kami sediakan,&amp;rdquo; ujar Kepala BPBD Probolinggo, Dwi Joko Jayadi, Rabu (16/12/2015).

Prosedur evakuasi juga sudah dirancang. BPBD Probolinggo menetapkan kawasan rawan bencana  (KRB) dalam tiga ring, yaitu Ring 1 KRB 5, Ring 2 KRB 10,  dan Ring 3 KRB 15.

Ring 1 meliputi tiga desa yang letaknya berada dalam radius 5 kilometer dari kawah Gunung Bromo, yaitu Desa Ngadisari, Jetak, dan Ngadas dalam Kecamatan Sukapura. Titik kumpul di Balai Desa Ngadisari.

Sedangkan Ring 2 berada dalam radius 10 kilometer dari kawah Bromo yang terdiri dari Desa Wonoekrto dan Sapi Kerep di Kecamatan Sukapura dan Desa Wonokerso, Kecamatan Sumber. Titik kumpul di Desa Wonokerto.

Ring terakhir adalah desa yang berada dalam radius 15 kilometer dari kawah Bromo di antanya Desa Pakel dan Kedasih dalam Kecamatan Sukapura. Kemudian Desa Branggah dan Negoro Rejo di Kecamatan Lumbang. Serta Desa Ledok Ombo dan Desa Pandan Sari di Kecamatan Sumber.

&amp;ldquo;Titik kumpul ring terakhir berada di balai desa masing-masing,&amp;rdquo; tambahnya.

BPBD sudah memilih lapangan dan puskesmas Sukapura, kantor dan puskemas Kecamatan Sumber, serta kantor kecamatan dan puskesmas Lumbang sebagai selter. &amp;ldquo;Dalam waktu dekat akan didirikan tenda pengungsian di titik yang sudah ditentukan, karena pada Desember arah angin cenderung ke timur, ke arah Probolinggo,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>PROBOLINGGO - Abu vulkanis erupsi Gunung Bromo cenderung mengarah ke Pasuruan dan Malang. Erupsi juga belum berdampak di permukiman warga di Kabupaten Probolinggo. Kendati begitu, BPBD Probolinggo sudah menyiapkan langkah antisipasi berupa materi, peralatan, serta logistik.

Sejumlah papan jalur evakuasi sudah terpasang di beberapa jalan di kawasan rawan bencana erupsi Gunung Bromo wilayah Probolinggo. Peralatan seperti tenda pengungsian, masker, dan Rp2,5 miliar juga sudah disiapkan bila dampak erupsi Bromo menjangkau Probolinggo.

Sosialisasi dan simulasi kepada warga di kawasan rawan bencana juga sudah dilakukan BPBD setempat, meski petugas banyak mengalami kendala. Kendala di antaranya, warga Suku Tengger beranggapan kalau Bromo adalan nenek moyang mereka sehingga dampak erupsi tidak membahayakan warga setempat.

&amp;ldquo;Kendala banyak, tapi tetap kita upayakan tidak ada korban jiwa. Persiapan logistik, peralatan di kawasan rawan bencana sudah kami sediakan,&amp;rdquo; ujar Kepala BPBD Probolinggo, Dwi Joko Jayadi, Rabu (16/12/2015).

Prosedur evakuasi juga sudah dirancang. BPBD Probolinggo menetapkan kawasan rawan bencana  (KRB) dalam tiga ring, yaitu Ring 1 KRB 5, Ring 2 KRB 10,  dan Ring 3 KRB 15.

Ring 1 meliputi tiga desa yang letaknya berada dalam radius 5 kilometer dari kawah Gunung Bromo, yaitu Desa Ngadisari, Jetak, dan Ngadas dalam Kecamatan Sukapura. Titik kumpul di Balai Desa Ngadisari.

Sedangkan Ring 2 berada dalam radius 10 kilometer dari kawah Bromo yang terdiri dari Desa Wonoekrto dan Sapi Kerep di Kecamatan Sukapura dan Desa Wonokerso, Kecamatan Sumber. Titik kumpul di Desa Wonokerto.

Ring terakhir adalah desa yang berada dalam radius 15 kilometer dari kawah Bromo di antanya Desa Pakel dan Kedasih dalam Kecamatan Sukapura. Kemudian Desa Branggah dan Negoro Rejo di Kecamatan Lumbang. Serta Desa Ledok Ombo dan Desa Pandan Sari di Kecamatan Sumber.

&amp;ldquo;Titik kumpul ring terakhir berada di balai desa masing-masing,&amp;rdquo; tambahnya.

BPBD sudah memilih lapangan dan puskesmas Sukapura, kantor dan puskemas Kecamatan Sumber, serta kantor kecamatan dan puskesmas Lumbang sebagai selter. &amp;ldquo;Dalam waktu dekat akan didirikan tenda pengungsian di titik yang sudah ditentukan, karena pada Desember arah angin cenderung ke timur, ke arah Probolinggo,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
