<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TKI Tewas Tertimpa Tembok di Malaysia</title><description>TKI yang bekerja sebagai kuli bangunan tewas di Malaysia karena tertimpa tembok rumah yang rubuh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/17/18/1269262/tki-tewas-tertimpa-tembok-di-malaysia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/12/17/18/1269262/tki-tewas-tertimpa-tembok-di-malaysia"/><item><title>TKI Tewas Tertimpa Tembok di Malaysia</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/17/18/1269262/tki-tewas-tertimpa-tembok-di-malaysia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/12/17/18/1269262/tki-tewas-tertimpa-tembok-di-malaysia</guid><pubDate>Kamis 17 Desember 2015 05:41 WIB</pubDate><dc:creator>Emirald Julio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/17/18/1269262/tki-tewas-tertimpa-tembok-di-malaysia-uZoQmBuc6y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Keadaan lokasi setelah jenazah korban berhasil dievakuasi (Foto: The Star)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/17/18/1269262/tki-tewas-tertimpa-tembok-di-malaysia-uZoQmBuc6y.jpg</image><title>Keadaan lokasi setelah jenazah korban berhasil dievakuasi (Foto: The Star)</title></images><description>KUALA LUMPUR &amp;ndash; Seorang TKI (Tenaga Kerja Indonesia) yang bekerja sebagai kuli bangunan di Malaysia, tewas karena tertimpa tembok.
Insiden ini terjadi pada Rabu 16 Desember 2015, TKI yang bernama Saiful Samad (39) sedang membersihkan selokan dibawah tembok penahan sebuah rumah di Jalan Koop Cuepacs 5C,Cheras, Kuala Lumpur, Malaysia mendadak struktur tembok tersebut roboh.
Kallen Anthony (27), yang tinggal di dekat lokasi insiden mengatakan keluarganya sedang tidak berada di rumah ketika insiden itu terjadi.
&amp;ldquo;Ibu dari kontraktor kami menghubungi ibuku pada pukul 14.00, mengatakan tembok yang mengelilingi rumah kami rubuh,&amp;rdquo; kata Kallen, sebagaimana dilansir dari The Star, Kamis (17/12/2015).
&amp;ldquo;Ketika kami tiba di rumah, kami terkejut dengan kerusakan yang terjadi lebih parah dari yang kami duga,&amp;rdquo; tambahnya.
Menurut agen real estat rumah tersebut, keluarga pemilik rumah langsung menghubungi Tim Pemadam Kebakaran ketika mencurigai ada orang yang tertimpa runtuhan tembok karena menyadari ada sepeda motor yang di parkir tidak jauh dari sana dan beberapa alat pertukangan.Kepala Tim Pemadam Kebakaran Kajang Mohd Safiq Mohd Noor mengatakan  panggilan darurat itu diterimanya pada pukul 15.20 waktu setempat.
&amp;ldquo;Satu regu Pemadam Kebakaran tiba 30 menit kemudian. Dibutuhkan waktu  20 hingga 30 menit untuk mengeluarkan jenazah tersebut,&amp;rdquo; kata Safiq.
&amp;ldquo;Kami terus melakukan pencarian karena dapat informasi bahwa ada  pekerja lain yang bekerja bersama korban. Namun tidak lama kami  menghentikan operasi, karena mendapatkan konfirmasi bahwa hanya korban  yang bekerja di lokasi tersebut ketika insiden itu terjadi,&amp;rdquo; tambah  Safiq.
Dilaporkan bahwa ketika jenazah berhasil dievakuasi, jenazah TKI  tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Serdang untuk dilakukan  pemeriksaan post mortem.</description><content:encoded>KUALA LUMPUR &amp;ndash; Seorang TKI (Tenaga Kerja Indonesia) yang bekerja sebagai kuli bangunan di Malaysia, tewas karena tertimpa tembok.
Insiden ini terjadi pada Rabu 16 Desember 2015, TKI yang bernama Saiful Samad (39) sedang membersihkan selokan dibawah tembok penahan sebuah rumah di Jalan Koop Cuepacs 5C,Cheras, Kuala Lumpur, Malaysia mendadak struktur tembok tersebut roboh.
Kallen Anthony (27), yang tinggal di dekat lokasi insiden mengatakan keluarganya sedang tidak berada di rumah ketika insiden itu terjadi.
&amp;ldquo;Ibu dari kontraktor kami menghubungi ibuku pada pukul 14.00, mengatakan tembok yang mengelilingi rumah kami rubuh,&amp;rdquo; kata Kallen, sebagaimana dilansir dari The Star, Kamis (17/12/2015).
&amp;ldquo;Ketika kami tiba di rumah, kami terkejut dengan kerusakan yang terjadi lebih parah dari yang kami duga,&amp;rdquo; tambahnya.
Menurut agen real estat rumah tersebut, keluarga pemilik rumah langsung menghubungi Tim Pemadam Kebakaran ketika mencurigai ada orang yang tertimpa runtuhan tembok karena menyadari ada sepeda motor yang di parkir tidak jauh dari sana dan beberapa alat pertukangan.Kepala Tim Pemadam Kebakaran Kajang Mohd Safiq Mohd Noor mengatakan  panggilan darurat itu diterimanya pada pukul 15.20 waktu setempat.
&amp;ldquo;Satu regu Pemadam Kebakaran tiba 30 menit kemudian. Dibutuhkan waktu  20 hingga 30 menit untuk mengeluarkan jenazah tersebut,&amp;rdquo; kata Safiq.
&amp;ldquo;Kami terus melakukan pencarian karena dapat informasi bahwa ada  pekerja lain yang bekerja bersama korban. Namun tidak lama kami  menghentikan operasi, karena mendapatkan konfirmasi bahwa hanya korban  yang bekerja di lokasi tersebut ketika insiden itu terjadi,&amp;rdquo; tambah  Safiq.
Dilaporkan bahwa ketika jenazah berhasil dievakuasi, jenazah TKI  tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Serdang untuk dilakukan  pemeriksaan post mortem.</content:encoded></item></channel></rss>
