<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bentrok Yaman, Lebih dari 125 Orang Jadi Korban</title><description>Pertempuran sengit terjadi di Sanaa, dekat perbatasan dengan Arab Saudi, lebih dari 125 pasukan dari kedua belah pihak menjadi korban.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/20/18/1271245/bentrok-yaman-lebih-dari-125-orang-jadi-korban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/12/20/18/1271245/bentrok-yaman-lebih-dari-125-orang-jadi-korban"/><item><title>Bentrok Yaman, Lebih dari 125 Orang Jadi Korban</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/20/18/1271245/bentrok-yaman-lebih-dari-125-orang-jadi-korban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/12/20/18/1271245/bentrok-yaman-lebih-dari-125-orang-jadi-korban</guid><pubDate>Minggu 20 Desember 2015 05:13 WIB</pubDate><dc:creator>Silviana Dharma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/20/18/1271245/bentrok-yaman-lebih-dari-125-orang-jadi-korban-HxCBmov0Tf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasukan Pemberontak Houthi di Yaman. (Foto: The Guardian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/20/18/1271245/bentrok-yaman-lebih-dari-125-orang-jadi-korban-HxCBmov0Tf.jpg</image><title>Pasukan Pemberontak Houthi di Yaman. (Foto: The Guardian)</title></images><description>SANAA &amp;ndash; Pertempuran sengit terjadi di Sanaa, utara Yaman dekat perbatasan dengan Arab Saudi. Akibatnya, lebih dari 125 pasukan dari kedua belah pihak menjadi korban.
Bentrok terjadi di Provinsi Hajjah, antara pasukan pemberontak gabungan dan tentara propemerintah Yaman. Sedikitnya 40 pemberontak tewas seketika dan 50 orang mengalami luka-luka. Kekalahan perang juga terjadi pada pihak pemerintah, sekira 35 tentara meninggal dan puluhan lainnya terluka.
&amp;ldquo;Kebanyakan korban terbunuh oleh serangan udara yang diluncurkan koalisi pimpinan Arab Saudi. Kericuhan ini juga menyebabkan kerusakan pada puluhan tank dan kendaraan tempur,&amp;rdquo; terang seorang saksi mata, seperti dilansir dari Time, Minggu (20/12/2015).
Saksi mata menambahkan, pasukan pemerintah Yaman semakin maju melintasi perbatasan dari wilayah Saudi setelah pelatihan di sana selama berbulan-bulan.
Bentrokan ini sayangnya terjadi bertepatan saat kelompok pemberontak Houthi dan Yemen&amp;rsquo;s Internationally Recognized Government tengah melakukan perundingan damai dengan Pemerintah Yaman melalui mediasi PBB di Jenewa, Swiss.
Dikabarkan, perwakilan dari kelompok pemberontak Yaman menolak menghadiri perundingan damai di Swiss &amp;nbsp;sebagai bentuk protes atas pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Pemerintah Yaman saat menyerbu kota-kota mereka secara mendadak.
Pemberontak, yang dikenal sebagai Houthi, mengatakan mereka tidak akan melanjutkan perundingan, kecuali PBB mengutuk pelanggaran yang dilakukan pasukan pemerintah Yaman selama seminggu gencatan senjata.
&amp;ldquo;Kami agak meragukan penangguhan tersebut. Namun saya menjamin kedua delegasi sudah memperbarui komitmen mereka terkait kesepakatan untuk melakukan gencatan senjata ini,&amp;rdquo; kata utusan khusus PBB untuk menengahi konflik Yaman, Ismail Ould Cheikh Ahmed.
Ismail menjelaskan, PBB telah mendesak semua faksi dalam konflik untuk mengakhiri kekerasan dan mendesak untuk melanjutkan pembicaraan.
Tidak jelas sampai sejauh mana pertempuran baru ini akan memengaruhi alur perundingan damai di Swiss. Pada hari Kamis 17 Desember 2015, Houthi setuju untuk mengizinkan kembalinya pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah kekuasaan para pemberontak, seperti Taiz serta kota-kota di Saada dan Hajjah.</description><content:encoded>SANAA &amp;ndash; Pertempuran sengit terjadi di Sanaa, utara Yaman dekat perbatasan dengan Arab Saudi. Akibatnya, lebih dari 125 pasukan dari kedua belah pihak menjadi korban.
Bentrok terjadi di Provinsi Hajjah, antara pasukan pemberontak gabungan dan tentara propemerintah Yaman. Sedikitnya 40 pemberontak tewas seketika dan 50 orang mengalami luka-luka. Kekalahan perang juga terjadi pada pihak pemerintah, sekira 35 tentara meninggal dan puluhan lainnya terluka.
&amp;ldquo;Kebanyakan korban terbunuh oleh serangan udara yang diluncurkan koalisi pimpinan Arab Saudi. Kericuhan ini juga menyebabkan kerusakan pada puluhan tank dan kendaraan tempur,&amp;rdquo; terang seorang saksi mata, seperti dilansir dari Time, Minggu (20/12/2015).
Saksi mata menambahkan, pasukan pemerintah Yaman semakin maju melintasi perbatasan dari wilayah Saudi setelah pelatihan di sana selama berbulan-bulan.
Bentrokan ini sayangnya terjadi bertepatan saat kelompok pemberontak Houthi dan Yemen&amp;rsquo;s Internationally Recognized Government tengah melakukan perundingan damai dengan Pemerintah Yaman melalui mediasi PBB di Jenewa, Swiss.
Dikabarkan, perwakilan dari kelompok pemberontak Yaman menolak menghadiri perundingan damai di Swiss &amp;nbsp;sebagai bentuk protes atas pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Pemerintah Yaman saat menyerbu kota-kota mereka secara mendadak.
Pemberontak, yang dikenal sebagai Houthi, mengatakan mereka tidak akan melanjutkan perundingan, kecuali PBB mengutuk pelanggaran yang dilakukan pasukan pemerintah Yaman selama seminggu gencatan senjata.
&amp;ldquo;Kami agak meragukan penangguhan tersebut. Namun saya menjamin kedua delegasi sudah memperbarui komitmen mereka terkait kesepakatan untuk melakukan gencatan senjata ini,&amp;rdquo; kata utusan khusus PBB untuk menengahi konflik Yaman, Ismail Ould Cheikh Ahmed.
Ismail menjelaskan, PBB telah mendesak semua faksi dalam konflik untuk mengakhiri kekerasan dan mendesak untuk melanjutkan pembicaraan.
Tidak jelas sampai sejauh mana pertempuran baru ini akan memengaruhi alur perundingan damai di Swiss. Pada hari Kamis 17 Desember 2015, Houthi setuju untuk mengizinkan kembalinya pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah kekuasaan para pemberontak, seperti Taiz serta kota-kota di Saada dan Hajjah.</content:encoded></item></channel></rss>
