<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menabung Enam Tahun, Pasutri Ini Beli Motor dengan Receh Sekarung</title><description>Ingin memiliki sebuah sepeda motor, seorang penjual makanan ringan,  Dimyati, gigih menabung uang koin selama enam tahun</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/20/519/1271431/menabung-enam-tahun-pasutri-ini-beli-motor-dengan-receh-sekarung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/12/20/519/1271431/menabung-enam-tahun-pasutri-ini-beli-motor-dengan-receh-sekarung"/><item><title>Menabung Enam Tahun, Pasutri Ini Beli Motor dengan Receh Sekarung</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/20/519/1271431/menabung-enam-tahun-pasutri-ini-beli-motor-dengan-receh-sekarung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/12/20/519/1271431/menabung-enam-tahun-pasutri-ini-beli-motor-dengan-receh-sekarung</guid><pubDate>Minggu 20 Desember 2015 14:39 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Subekhi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/20/519/1271431/menabung-enam-tahun-pasutri-ini-beli-motor-dengan-receh-sekarung-Nwi3UmCk2p.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Motor Baru (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/20/519/1271431/menabung-enam-tahun-pasutri-ini-beli-motor-dengan-receh-sekarung-Nwi3UmCk2p.jpg</image><title>Ilustrasi Motor Baru (Foto: Okezone)</title></images><description>PONOROGO - Ingin memiliki sebuah sepeda motor, seorang penjual makanan ringan, Dimyati, warga Desa Polorejo Kecamatan Babadan Ponorogo, Jawa Timur, gigih menabung uang koin, lima ratus dan seribu rupiah. Tak tanggung-tanggung, menabung ini ia dijalani selama enam tahun, hingga terkumpul sekarung uang receh. Karena terlalu berat, mengangkatnya saja butuh tenaga dua orang.
Sekarung uang asli ini, awalnya ditolak oleh dealer motor. Setelah bernegosiasi panjang, dealer akhirnya mau menerima sekarung uang koin ini, dan bisa dibelikan satu motor baru, tunai. Karena jumlahnya sangat banyak, akhirnya semua karyawan menghitung uang pecahan ini. Total, uang yang dibayar, Rp18 juta.
Awalnya, Dimyati dan istrinya, Lina latifah, ingin memiliki motor. Padahal, pekerjannya, hanya sebagai guru ngaji sambil berjualan makanan ringan, kepada murid-muridnya. Harga jajanan pun, sangat murah, hanya Rp500 per biji. Lina pun menabung, dari sebagian hasil jualan jajanan ringan. Sehari Rp2-20 ribu setiap harinya, semuanya uang koin lima ratusan dan seribu rupiah. Untuk menabung, Lina menggunakan 6 kaleng bekas biskuit dan dua celengan plastik.
&quot;Saya sangat bangga bisa membeli motor dari keringat kita sendiri,&quot; ungkap Dimyatio, Minggu (20/12/2015).
Ternyata, meski hanya pedagang kecil, namun jika bisa mengelola keuangan dengan baik, sabar dan gemar menabung, bisa membuahkan hasil. Harapan untuk bisa mendapatkan motor baru, bisa terwujud, meski hanya menabung uang koin Rp500.</description><content:encoded>PONOROGO - Ingin memiliki sebuah sepeda motor, seorang penjual makanan ringan, Dimyati, warga Desa Polorejo Kecamatan Babadan Ponorogo, Jawa Timur, gigih menabung uang koin, lima ratus dan seribu rupiah. Tak tanggung-tanggung, menabung ini ia dijalani selama enam tahun, hingga terkumpul sekarung uang receh. Karena terlalu berat, mengangkatnya saja butuh tenaga dua orang.
Sekarung uang asli ini, awalnya ditolak oleh dealer motor. Setelah bernegosiasi panjang, dealer akhirnya mau menerima sekarung uang koin ini, dan bisa dibelikan satu motor baru, tunai. Karena jumlahnya sangat banyak, akhirnya semua karyawan menghitung uang pecahan ini. Total, uang yang dibayar, Rp18 juta.
Awalnya, Dimyati dan istrinya, Lina latifah, ingin memiliki motor. Padahal, pekerjannya, hanya sebagai guru ngaji sambil berjualan makanan ringan, kepada murid-muridnya. Harga jajanan pun, sangat murah, hanya Rp500 per biji. Lina pun menabung, dari sebagian hasil jualan jajanan ringan. Sehari Rp2-20 ribu setiap harinya, semuanya uang koin lima ratusan dan seribu rupiah. Untuk menabung, Lina menggunakan 6 kaleng bekas biskuit dan dua celengan plastik.
&quot;Saya sangat bangga bisa membeli motor dari keringat kita sendiri,&quot; ungkap Dimyatio, Minggu (20/12/2015).
Ternyata, meski hanya pedagang kecil, namun jika bisa mengelola keuangan dengan baik, sabar dan gemar menabung, bisa membuahkan hasil. Harapan untuk bisa mendapatkan motor baru, bisa terwujud, meski hanya menabung uang koin Rp500.</content:encoded></item></channel></rss>
