<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Reaksi Masinton Disebut JK sebagai Corong</title><description>Masinton lantas teringat masa zaman orde baru yang dengan jumawanya menganggap kritik mahasiswa telah ditunggangi kepentingan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/23/337/1273804/reaksi-masinton-disebut-jk-sebagai-corong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/12/23/337/1273804/reaksi-masinton-disebut-jk-sebagai-corong"/><item><title>Reaksi Masinton Disebut JK sebagai Corong</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/23/337/1273804/reaksi-masinton-disebut-jk-sebagai-corong</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/12/23/337/1273804/reaksi-masinton-disebut-jk-sebagai-corong</guid><pubDate>Rabu 23 Desember 2015 20:07 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/23/337/1273804/reaksi-masinton-disebut-jk-sebagai-corong-wb0Grtd8dm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/23/337/1273804/reaksi-masinton-disebut-jk-sebagai-corong-wb0Grtd8dm.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla terusik juga dengan pernyataan keras politikus PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu yang menyebut JK sebagai biang kegaduhan.
Menurut JK, Masinton hanya jadi corong sebuah kepentingan. Masinton pun, kata JK, sudah ditegur oleh PDIP. &quot;Ya sudahlah kasian anak muda itu jadi corong oleh siapa-siapa itu. Siapa yang pakai dia jadi corong-corong macam itu, kan enggak ngerti soalkan,&quot; sindir JK, Senin 21 Desember lalu.
Terkait pernyataan JK, Masinton lantas teringat masa zaman orde baru yang dengan jumawanya menganggap kritik mahasiswa telah ditunggangi kepentingan.
&quot;Suara saya mengkritik Pak JK sebagai Wapres adalah mewakili sikap saya sebagai warga negara dan sebagai wakil rakyat. Sikap dan kritik yang saya sampaikan secara terbuka adalah corong yang menyuarakan kepentingan umum,&quot; kata Masinton kepada wartawan, Rabu (23/12/2015).
Anggota Komisi III itu menegaskan, tidak ada motif selain menyuarakan kehendak rakyat yang mengamanatkan pengelolaan negara dengan tidak mencampuradukkan antara wewenang kekuasaan dengan kepentingan bisnis.
&quot;Seperti yang pernah terjadi pada masa orde baru. Masa itu rakyat mengkritik pemanfaatan pengaruh jabatan dan kekuasaan Soeharto sebagai Presiden untuk memenangkan kepentingan bisnis keluarga dan kroni Cendana,&quot; sebutnya.
Bagi Masinton, tudingannya kepada JK tentang conflict of  interest berdasarkan fakta-fakta yang sudah awam di masyarakat, yakni  tentang pembelaan JK saat program listrik 35 ribu MW hendak digulingkan,  penggeledahan kantor Pelindo II oleh Bareskrim Mabes Polri hingga soal  PT Freeport.
&quot;Walaupun pahit, kebenaran harus disuarakan. Itulah politik  sebagai sikap dan politik sebagai perjuangan yang saya pahami sejak  pergerakan mahasiswa hingga sekarang sebagai anggota parlemen di DPR,&quot;  ungkapnya.
Masinton pun meminta JK memberi tauladan bagi dirinya yang  disebut masih muda itu, &quot;Sebagai orang muda kami butuh tauladan dan  bimbingan kenegarawanan Pak JK,&quot; tutup Masinton.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla terusik juga dengan pernyataan keras politikus PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu yang menyebut JK sebagai biang kegaduhan.
Menurut JK, Masinton hanya jadi corong sebuah kepentingan. Masinton pun, kata JK, sudah ditegur oleh PDIP. &quot;Ya sudahlah kasian anak muda itu jadi corong oleh siapa-siapa itu. Siapa yang pakai dia jadi corong-corong macam itu, kan enggak ngerti soalkan,&quot; sindir JK, Senin 21 Desember lalu.
Terkait pernyataan JK, Masinton lantas teringat masa zaman orde baru yang dengan jumawanya menganggap kritik mahasiswa telah ditunggangi kepentingan.
&quot;Suara saya mengkritik Pak JK sebagai Wapres adalah mewakili sikap saya sebagai warga negara dan sebagai wakil rakyat. Sikap dan kritik yang saya sampaikan secara terbuka adalah corong yang menyuarakan kepentingan umum,&quot; kata Masinton kepada wartawan, Rabu (23/12/2015).
Anggota Komisi III itu menegaskan, tidak ada motif selain menyuarakan kehendak rakyat yang mengamanatkan pengelolaan negara dengan tidak mencampuradukkan antara wewenang kekuasaan dengan kepentingan bisnis.
&quot;Seperti yang pernah terjadi pada masa orde baru. Masa itu rakyat mengkritik pemanfaatan pengaruh jabatan dan kekuasaan Soeharto sebagai Presiden untuk memenangkan kepentingan bisnis keluarga dan kroni Cendana,&quot; sebutnya.
Bagi Masinton, tudingannya kepada JK tentang conflict of  interest berdasarkan fakta-fakta yang sudah awam di masyarakat, yakni  tentang pembelaan JK saat program listrik 35 ribu MW hendak digulingkan,  penggeledahan kantor Pelindo II oleh Bareskrim Mabes Polri hingga soal  PT Freeport.
&quot;Walaupun pahit, kebenaran harus disuarakan. Itulah politik  sebagai sikap dan politik sebagai perjuangan yang saya pahami sejak  pergerakan mahasiswa hingga sekarang sebagai anggota parlemen di DPR,&quot;  ungkapnya.
Masinton pun meminta JK memberi tauladan bagi dirinya yang  disebut masih muda itu, &quot;Sebagai orang muda kami butuh tauladan dan  bimbingan kenegarawanan Pak JK,&quot; tutup Masinton.</content:encoded></item></channel></rss>
