<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pakai Paspor Palsu, Turis Bangladesh Ditahan di Lapas Kerobokan</title><description>Pencari suaka dari  Bangladesh diringkus di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/23/340/1273202/pakai-paspor-palsu-turis-bangladesh-ditahan-di-lapas-kerobokan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/12/23/340/1273202/pakai-paspor-palsu-turis-bangladesh-ditahan-di-lapas-kerobokan"/><item><title>Pakai Paspor Palsu, Turis Bangladesh Ditahan di Lapas Kerobokan</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/23/340/1273202/pakai-paspor-palsu-turis-bangladesh-ditahan-di-lapas-kerobokan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/12/23/340/1273202/pakai-paspor-palsu-turis-bangladesh-ditahan-di-lapas-kerobokan</guid><pubDate>Rabu 23 Desember 2015 01:23 WIB</pubDate><dc:creator>Puji Sukiswanti </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/23/340/1273202/pakai-paspor-palsu-turis-bangladesh-ditahan-di-lapas-kerobokan-pNfTTXe8j7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paspor Palsu (Foto: Puji Sukiswanti)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/23/340/1273202/pakai-paspor-palsu-turis-bangladesh-ditahan-di-lapas-kerobokan-pNfTTXe8j7.jpg</image><title>Paspor Palsu (Foto: Puji Sukiswanti)</title></images><description>DENPASAR - Pencari suaka dari  Bangladesh diringkus di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Mereka diringkus lantaran menggunakan paspor palsu.
Kepala Kantor Imigrasi Klas I Khusus Ngurah Rai, Yosep H.A. Renung Widodo mengatakan, empat  orang tersebut di antaranya, Showkat Hossain, Habibur Rahman, Rashedul Islam, dan  satu orang India bernama Sameer Mondal.
Kronologisnya, kata Yosep, bermula dari penangkapan Showkat Hossain yang menggunakan paspor Afrika Selatan yang diduga kuat palsu, di mana yang bersangkutan akan berangkat menuju Auckland, New Zealand, melalui Melbourne, Australia.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, ternyata dirinya memiliki warga Bangladesh. Keesokan harinya, Kamis 15 Oktober 2015, ditangkap pula seorang warga Bangladesh bernama Habibur Rahman yang menggunakan paspor Afrika Selatan yang diduga palsu, di mana yang bersangkutan hendak berangkat menuju tujuan yang sama, yakni Auckland, New Zealand, melalui Brisbane, Australia.
Imbuhnya, dari hasil pemeriksaan terhadap Habibur Rahman didapati informasi bahwa masih ada seorang warga Bangladesh yang menggunakan paspor Afrika Selatan yang diduga palsu dan menginap di penginapan di Kuta, Badung.
&quot;Setelah kami ke sana kita mendapati seorang   warga Bangladesh bernama Rashedul Islam dan seorang agen warga India bernama Sameer Mondal yang akan mengantar ketiga warga Bangladesh,&quot; katanya.
Dia menjelaskan,  saat ini para warga negara asing (WNA) tersebut sedang ditahan di Lapas Kerobokan guna menjalani proses penyidikan kemigrasian.
&quot;Mereka dijerat dengan Pasal 119 Ayat (1) dan (2) dan Pasal 122 Huruf (a) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>DENPASAR - Pencari suaka dari  Bangladesh diringkus di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Mereka diringkus lantaran menggunakan paspor palsu.
Kepala Kantor Imigrasi Klas I Khusus Ngurah Rai, Yosep H.A. Renung Widodo mengatakan, empat  orang tersebut di antaranya, Showkat Hossain, Habibur Rahman, Rashedul Islam, dan  satu orang India bernama Sameer Mondal.
Kronologisnya, kata Yosep, bermula dari penangkapan Showkat Hossain yang menggunakan paspor Afrika Selatan yang diduga kuat palsu, di mana yang bersangkutan akan berangkat menuju Auckland, New Zealand, melalui Melbourne, Australia.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, ternyata dirinya memiliki warga Bangladesh. Keesokan harinya, Kamis 15 Oktober 2015, ditangkap pula seorang warga Bangladesh bernama Habibur Rahman yang menggunakan paspor Afrika Selatan yang diduga palsu, di mana yang bersangkutan hendak berangkat menuju tujuan yang sama, yakni Auckland, New Zealand, melalui Brisbane, Australia.
Imbuhnya, dari hasil pemeriksaan terhadap Habibur Rahman didapati informasi bahwa masih ada seorang warga Bangladesh yang menggunakan paspor Afrika Selatan yang diduga palsu dan menginap di penginapan di Kuta, Badung.
&quot;Setelah kami ke sana kita mendapati seorang   warga Bangladesh bernama Rashedul Islam dan seorang agen warga India bernama Sameer Mondal yang akan mengantar ketiga warga Bangladesh,&quot; katanya.
Dia menjelaskan,  saat ini para warga negara asing (WNA) tersebut sedang ditahan di Lapas Kerobokan guna menjalani proses penyidikan kemigrasian.
&quot;Mereka dijerat dengan Pasal 119 Ayat (1) dan (2) dan Pasal 122 Huruf (a) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
