<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sepanjang 2015, 17 Aparatur Negara di Jabar Terjerat Kasus Narkoba</title><description>irektorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah Jawa Barat,  ungkap ribuan kasus penyalahan gunaan narkotika sepanjang 2015.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/26/525/1275207/sepanjang-2015-17-aparatur-negara-di-jabar-terjerat-kasus-narkoba</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/12/26/525/1275207/sepanjang-2015-17-aparatur-negara-di-jabar-terjerat-kasus-narkoba"/><item><title>Sepanjang 2015, 17 Aparatur Negara di Jabar Terjerat Kasus Narkoba</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/26/525/1275207/sepanjang-2015-17-aparatur-negara-di-jabar-terjerat-kasus-narkoba</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/12/26/525/1275207/sepanjang-2015-17-aparatur-negara-di-jabar-terjerat-kasus-narkoba</guid><pubDate>Sabtu 26 Desember 2015 19:00 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/26/525/1275207/sepanjang-2015-17-aparatur-negara-di-jabar-terjerat-kasus-narkoba-l9ua6zWNGz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/26/525/1275207/sepanjang-2015-17-aparatur-negara-di-jabar-terjerat-kasus-narkoba-l9ua6zWNGz.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>BANDUNG - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah Jawa Barat, ungkap ribuan kasus penyalahan gunaan narkotika sepanjang 2015. Tak hanya masyarakat sipil yang diamankan, aatuan tersebut juga mengamankan para aparatur negara.

&quot;Anggota kita (Polri) sepanjang tahun ini kita ungkap sebanyak 13 kasus, dari 13 tersangka dan semua tercatat sebagai anggota aktif,&quot; kata Dirres Narkoba Ermi Widyatmo melalui Wadir Resnarkoba AKBP Cahyo Hutomo, Sabtu (26/12/15).

Lanjut Cahyo, selain anggota polri, pihaknya juga mengamankan satu anggota TNI dan tiga orang pegawai negeri sipil. &quot;Semua di masih berlanjut, di kesatuan dan dinasnya masing-masing,&quot; katanya.

Cahyo menampik saat ditanya adanya penjabat maupun publik figur yang tertangkap satuannya. Menurut banyak informasi yang masuk, namun setelah di lakukan lidik, hasilnya negatif.

&quot;Informasi itu banyak, tapi hanya isu, kita juga sudah lidik,&quot; katanya.

Sementara itu, dari jumlah ribuan masyarakat sipil yang tersandung penyalahgunaan narkotik, Cahyo mengatakan hanya tujuh orang di rekomendasikan untuk direhabilitas.

&quot;Kita kerjasama dengan BNN, untuk para pengguna,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>BANDUNG - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah Jawa Barat, ungkap ribuan kasus penyalahan gunaan narkotika sepanjang 2015. Tak hanya masyarakat sipil yang diamankan, aatuan tersebut juga mengamankan para aparatur negara.

&quot;Anggota kita (Polri) sepanjang tahun ini kita ungkap sebanyak 13 kasus, dari 13 tersangka dan semua tercatat sebagai anggota aktif,&quot; kata Dirres Narkoba Ermi Widyatmo melalui Wadir Resnarkoba AKBP Cahyo Hutomo, Sabtu (26/12/15).

Lanjut Cahyo, selain anggota polri, pihaknya juga mengamankan satu anggota TNI dan tiga orang pegawai negeri sipil. &quot;Semua di masih berlanjut, di kesatuan dan dinasnya masing-masing,&quot; katanya.

Cahyo menampik saat ditanya adanya penjabat maupun publik figur yang tertangkap satuannya. Menurut banyak informasi yang masuk, namun setelah di lakukan lidik, hasilnya negatif.

&quot;Informasi itu banyak, tapi hanya isu, kita juga sudah lidik,&quot; katanya.

Sementara itu, dari jumlah ribuan masyarakat sipil yang tersandung penyalahgunaan narkotik, Cahyo mengatakan hanya tujuh orang di rekomendasikan untuk direhabilitas.

&quot;Kita kerjasama dengan BNN, untuk para pengguna,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
