<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seragam Tentara Dijadikan Lelucon, Anggota Timses Suu Kyi Dibui</title><description>Anggota timses Suu Kyi tersebut didakwa dengan undang-undang telekomunikasi, setelah menjadikan seragam tentara Myanmar sebagai lelucon.</description><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/28/18/1276301/seragam-tentara-dijadikan-lelucon-anggota-timses-suu-kyi-dibui</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2015/12/28/18/1276301/seragam-tentara-dijadikan-lelucon-anggota-timses-suu-kyi-dibui"/><item><title>Seragam Tentara Dijadikan Lelucon, Anggota Timses Suu Kyi Dibui</title><link>https://news.okezone.com/read/2015/12/28/18/1276301/seragam-tentara-dijadikan-lelucon-anggota-timses-suu-kyi-dibui</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2015/12/28/18/1276301/seragam-tentara-dijadikan-lelucon-anggota-timses-suu-kyi-dibui</guid><pubDate>Senin 28 Desember 2015 22:18 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2015/12/28/18/1276301/seragam-tentara-dijadikan-lelucon-anggota-timses-suu-kyi-dibui-xIju56qo2p.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tentara Myanmar (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2015/12/28/18/1276301/seragam-tentara-dijadikan-lelucon-anggota-timses-suu-kyi-dibui-xIju56qo2p.jpg</image><title>Tentara Myanmar (Foto: Reuters)</title></images><description>YANGON &amp;ndash; Mem-bully dan menjadikan perangkat militer sebagai lelucon dengan &amp;ldquo;tameng&amp;rdquo; kebebasan berekspresi di sosial media Facebook, masih jadi hal yang haram di negara seperti Myanmar.
Tidak hanya untuk rakyat jelata, anggota partai yang dinaungi pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi pun dijerat hukuman.
Chaw Sandi tun, anggota tim sukses (timses) Suu Kyi yang memenangi pemilu lalu lewat &amp;ldquo;kendaraan&amp;rdquo; Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), akhirnya merasakan hukuman jeruji besi untuk enam bulan ke depan.
Chaw yang sedianya sudah ditahan sejak Oktober 2015 lalu, hari ini, Senin (28/12/2015), divonis enam bulan bui oleh Pengadilan Negeri Ma-ubin di wilayah Ayeyarwady, karena ulahnya di medsos Facebook.Wanita tersebut didakwa dengan undang-undang telekomunikasi, setelah menjadikan seragam tentara Myanmar sebagai lelucon.
Seperti dilansir Reuters, Senin (28/12/2105), Chaw mem-posting lelucon tentang seragam baru tentara  Myanmar yang berwarna hijau terang dan menyamakannya dengan rok  tradisional Myanmar, &amp;lsquo;Longyi&amp;rsquo; &amp;ndash; rok tradisional yang juga acap dikenakan  Suu Kyi.
Di bulan yang sama pada Oktober lalu, pekerja lembaga swadaya  masyarakat (LSM), Patrick Kum Jaa Lee juga ditahan pemerintah Myanmar.
Jaa Lee ditahan karena menghina tentara Myanmar &amp;ndash; juga di medsos  Facebook. Persidangan Jaa Lee masih belum digelar dan dia terancam  hukuman penjara lebih berat &amp;ndash; tiga tahun.</description><content:encoded>YANGON &amp;ndash; Mem-bully dan menjadikan perangkat militer sebagai lelucon dengan &amp;ldquo;tameng&amp;rdquo; kebebasan berekspresi di sosial media Facebook, masih jadi hal yang haram di negara seperti Myanmar.
Tidak hanya untuk rakyat jelata, anggota partai yang dinaungi pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi pun dijerat hukuman.
Chaw Sandi tun, anggota tim sukses (timses) Suu Kyi yang memenangi pemilu lalu lewat &amp;ldquo;kendaraan&amp;rdquo; Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), akhirnya merasakan hukuman jeruji besi untuk enam bulan ke depan.
Chaw yang sedianya sudah ditahan sejak Oktober 2015 lalu, hari ini, Senin (28/12/2015), divonis enam bulan bui oleh Pengadilan Negeri Ma-ubin di wilayah Ayeyarwady, karena ulahnya di medsos Facebook.Wanita tersebut didakwa dengan undang-undang telekomunikasi, setelah menjadikan seragam tentara Myanmar sebagai lelucon.
Seperti dilansir Reuters, Senin (28/12/2105), Chaw mem-posting lelucon tentang seragam baru tentara  Myanmar yang berwarna hijau terang dan menyamakannya dengan rok  tradisional Myanmar, &amp;lsquo;Longyi&amp;rsquo; &amp;ndash; rok tradisional yang juga acap dikenakan  Suu Kyi.
Di bulan yang sama pada Oktober lalu, pekerja lembaga swadaya  masyarakat (LSM), Patrick Kum Jaa Lee juga ditahan pemerintah Myanmar.
Jaa Lee ditahan karena menghina tentara Myanmar &amp;ndash; juga di medsos  Facebook. Persidangan Jaa Lee masih belum digelar dan dia terancam  hukuman penjara lebih berat &amp;ndash; tiga tahun.</content:encoded></item></channel></rss>
