<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Iran Panggil Diplomat Saudi, Hezbollah Kutuk Pengeksekusian Ulama Syiah</title><description>Pemanggilan Wamenlu Iran itu tak lain untuk menyatakan protes keras resmi dari pemerintah Iran, terhadap pengeksekusian ulama Syiah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/03/18/1279544/iran-panggil-diplomat-saudi-hezbollah-kutuk-pengeksekusian-ulama-syiah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/03/18/1279544/iran-panggil-diplomat-saudi-hezbollah-kutuk-pengeksekusian-ulama-syiah"/><item><title>Iran Panggil Diplomat Saudi, Hezbollah Kutuk Pengeksekusian Ulama Syiah</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/03/18/1279544/iran-panggil-diplomat-saudi-hezbollah-kutuk-pengeksekusian-ulama-syiah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/03/18/1279544/iran-panggil-diplomat-saudi-hezbollah-kutuk-pengeksekusian-ulama-syiah</guid><pubDate>Minggu 03 Januari 2016 00:08 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/03/18/1279544/iran-panggil-diplomat-saudi-hezbollah-kutuk-pengeksekusian-ulama-syiah-0p7HioRNpa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nimr Baqir al-Nimr, ulama Syiah yang dieksekusi pemerintah Arab Saudi (Foto: Khaled Abdullah Ali al-Mahdi/REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/03/18/1279544/iran-panggil-diplomat-saudi-hezbollah-kutuk-pengeksekusian-ulama-syiah-0p7HioRNpa.jpg</image><title>Nimr Baqir al-Nimr, ulama Syiah yang dieksekusi pemerintah Arab Saudi (Foto: Khaled Abdullah Ali al-Mahdi/REUTERS)</title></images><description>TEHERAN &amp;ndash; Reaksi keras berdatangan terhadap pemerintah Arab Saudi yang belum lama ini mengeksekusi seorang ulama Syiah ternama, Nimr al-Nimr.
Sebelumnya, pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei mengecam tindakan Saudi yang mengeksekusi Al-Nimr, berbarengan dengan 47 terdakwa teroris.
Pemerintah Iran juga turut bertindak lewat Kementerian Luar Negerinya. Seperti dilansir Trend News Agency, Minggu (3/1/2016), Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir Abdollahian, memanggil diplomat yang bertindak sebagai kuasa usaha Saudi, Ahmad al-Movaled.
Pemanggilan Wamenlu Iran itu tak lain untuk menyatakan protes keras resmi dari pemerintah Iran, terhadap pengeksekusian ulama Syiah, Nimr al-Nimr.Warga Syiah Irak juga melayangkan protes kerasnya terhadap pemerintah  Saudi. Ulama Syiah Irak, Moqtada al-Sadr, bahkan ingin &amp;ldquo;memanggil&amp;rdquo; para  muslim Syiah untuk menggelar unjuk rasa besar-besaran terhadap sejumlah  tempat-tempat di mana aset-aset Saudi berada.
&amp;ldquo;Saya memanggil para muslim Syiah di Saudi, untuk menunjukkan  keberanian dengan merespons lewat demonstrasi damai. Begitu juga para  muslim Syiah di negara-negara teluk untuk bergerak terhadap  ketidakadilan ini,&amp;rdquo; seru Al-Sadr.
Kelompok Pejuang Hezbollah juga tak kalah keras mengutuk tindakan  Saudi. Dalam pernyataannya, Hezbollah menyebut eksekusi Saudi itu  sebagai pembunuhan terhadap Al-Nimr.
&amp;ldquo;Hezbollah mengutuk kejahatan keji yang dilakukan rezim Saudi  dalam pembunuhan ulama Nimr Baqir al-Nimr. Rezim Sunni di sana (Saudi)  merupakan kelompok korup yang menganggap warga Syiah sebagai pendukung  bid&amp;rsquo;ah dan sering jadi sasaran serangan rezim (Saudi),&amp;rdquo; ungkap  pernyataan Hezbollah.</description><content:encoded>TEHERAN &amp;ndash; Reaksi keras berdatangan terhadap pemerintah Arab Saudi yang belum lama ini mengeksekusi seorang ulama Syiah ternama, Nimr al-Nimr.
Sebelumnya, pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei mengecam tindakan Saudi yang mengeksekusi Al-Nimr, berbarengan dengan 47 terdakwa teroris.
Pemerintah Iran juga turut bertindak lewat Kementerian Luar Negerinya. Seperti dilansir Trend News Agency, Minggu (3/1/2016), Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir Abdollahian, memanggil diplomat yang bertindak sebagai kuasa usaha Saudi, Ahmad al-Movaled.
Pemanggilan Wamenlu Iran itu tak lain untuk menyatakan protes keras resmi dari pemerintah Iran, terhadap pengeksekusian ulama Syiah, Nimr al-Nimr.Warga Syiah Irak juga melayangkan protes kerasnya terhadap pemerintah  Saudi. Ulama Syiah Irak, Moqtada al-Sadr, bahkan ingin &amp;ldquo;memanggil&amp;rdquo; para  muslim Syiah untuk menggelar unjuk rasa besar-besaran terhadap sejumlah  tempat-tempat di mana aset-aset Saudi berada.
&amp;ldquo;Saya memanggil para muslim Syiah di Saudi, untuk menunjukkan  keberanian dengan merespons lewat demonstrasi damai. Begitu juga para  muslim Syiah di negara-negara teluk untuk bergerak terhadap  ketidakadilan ini,&amp;rdquo; seru Al-Sadr.
Kelompok Pejuang Hezbollah juga tak kalah keras mengutuk tindakan  Saudi. Dalam pernyataannya, Hezbollah menyebut eksekusi Saudi itu  sebagai pembunuhan terhadap Al-Nimr.
&amp;ldquo;Hezbollah mengutuk kejahatan keji yang dilakukan rezim Saudi  dalam pembunuhan ulama Nimr Baqir al-Nimr. Rezim Sunni di sana (Saudi)  merupakan kelompok korup yang menganggap warga Syiah sebagai pendukung  bid&amp;rsquo;ah dan sering jadi sasaran serangan rezim (Saudi),&amp;rdquo; ungkap  pernyataan Hezbollah.</content:encoded></item></channel></rss>
