<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kirim Pesan Mesum ke ABG, Anggota Parlemen Inggris Didamprat</title><description>Politikus berusia 49 tahun tersebut, diketahui mengirim sejumlah pesan singkat mesum terhadap ABG molek berusia 17 tahun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/03/18/1279555/kirim-pesan-mesum-ke-abg-anggota-parlemen-inggris-didamprat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/03/18/1279555/kirim-pesan-mesum-ke-abg-anggota-parlemen-inggris-didamprat"/><item><title>Kirim Pesan Mesum ke ABG, Anggota Parlemen Inggris Didamprat</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/03/18/1279555/kirim-pesan-mesum-ke-abg-anggota-parlemen-inggris-didamprat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/03/18/1279555/kirim-pesan-mesum-ke-abg-anggota-parlemen-inggris-didamprat</guid><pubDate>Minggu 03 Januari 2016 00:53 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/03/18/1279555/kirim-pesan-mesum-ke-abg-anggota-parlemen-inggris-didamprat-s0PEJjMpSN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggota Parlemen Inggris yang terlibat skandal, Simon Danzcuk (tengah) (Foto: Daily Mail)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/03/18/1279555/kirim-pesan-mesum-ke-abg-anggota-parlemen-inggris-didamprat-s0PEJjMpSN.jpg</image><title>Anggota Parlemen Inggris yang terlibat skandal, Simon Danzcuk (tengah) (Foto: Daily Mail)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Dalam kampanyenya beberapa waktu lalu, anggota parlemen Inggris dari Partai Buruh, Simon Danczuk, menitikberatkan perhatiannya terhadap kekerasan seksual anak. Tapi ironis, sang anggota dewan itu malah tersangkut skandal dengan anak baru gede (ABG) berusia 17 tahun.
Politikus berusia 49 tahun tersebut, diketahui mengirim sejumlah pesan singkat &amp;ldquo;nakal&amp;rdquo; yang cenderung mesum terhadap ABG molek berusia 17 tahun, Sophena Houlihan.
Entah bagaimana awalnya Danczuk dan Sophena bisa saling mengobrol di pesan singkat. Tapi yang pasti akibat skandal ini, Danczuk didamprat, baik rekan-rekannya di Partai Buruh, maupun masyarakat Rochdale yang selama ini jadi daerah konstituennya.
Selain didamprat, Danczuk juga disanksi sementara oleh Partai Buruh.  Awalnya Danczuk dan Sophena saling &amp;lsquo;ngobrol&amp;rsquo; via pesan singkat soal band favorit Indie, &amp;ldquo;Arctic Monkeys&amp;rdquo;.Tapi lama-kelamaan, Danczuk mulai mengirim kata-kata nakal, baik soal  ajakan terhadap Sophena untuk ke Spanyol, hingga mengatakan bahwa dia  &amp;ldquo;horny&amp;rdquo; setelah melihat foto Sophena.
&amp;ldquo;Mau pergi ke Spanyol bersama saya nanti? Saya masih bekerja saat ini,&amp;rdquo; tulis Danczuk dalam pesan singkatnya, seperti disitat Daily Mail, Minggu (3/1/2016).

&amp;ldquo;Boleh saja, lagi pula saya pengangguran. Anda lucu,&amp;rdquo; jawab  Sophena yang langsung dibalas Danczuk; &amp;ldquo;Jadi pada dasarnya kamu ingin  saya pukul (bokong) kamu? Demi Tuhan, saya horny,&amp;rdquo; tulis ayah empat anak  dari dua pernikahannya itu.
Terkait skandal itu, Jess Phillips, rekan Danczuk di Partai  Buruh, merasa malu dengan kelakuan Danczuk yang tak mencerminkan  martabat anggota parlemen Negeri Ratu Elizabeth II tersebut.&amp;ldquo;Jika Anda punya tanggung jawab, Anda harus menunaikannya. Jika   seorang remaja berusia 17 tahun mengobrol dengan saya, saya akan segera   menyudahi pembicaraan,&amp;rdquo; ketus Phillips.
Sementara, Naveed Khan, salah satu warga Kota Rochdale yang jadi   daerah pemilihan Danczuk, turut merasa malu dengan kelakuan sang   politikus.

&amp;ldquo;Kami warga Rochdale, tak membutuhkan sosok seperti ini untuk menjadi perwakilan kami di parlemen!,&amp;rdquo; seru Naveed Khan.
Belakangan via akun Twitter-nya, Danczuk pun melayangkan  permintaan  maaf. &amp;ldquo;Kelakuan saya sungguh tidak pantas dan saya minta maaf  kepada  semua orang yang saya kecewakan,&amp;rdquo; kicau Danczuk di akun @SimonDanczuk.</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Dalam kampanyenya beberapa waktu lalu, anggota parlemen Inggris dari Partai Buruh, Simon Danczuk, menitikberatkan perhatiannya terhadap kekerasan seksual anak. Tapi ironis, sang anggota dewan itu malah tersangkut skandal dengan anak baru gede (ABG) berusia 17 tahun.
Politikus berusia 49 tahun tersebut, diketahui mengirim sejumlah pesan singkat &amp;ldquo;nakal&amp;rdquo; yang cenderung mesum terhadap ABG molek berusia 17 tahun, Sophena Houlihan.
Entah bagaimana awalnya Danczuk dan Sophena bisa saling mengobrol di pesan singkat. Tapi yang pasti akibat skandal ini, Danczuk didamprat, baik rekan-rekannya di Partai Buruh, maupun masyarakat Rochdale yang selama ini jadi daerah konstituennya.
Selain didamprat, Danczuk juga disanksi sementara oleh Partai Buruh.  Awalnya Danczuk dan Sophena saling &amp;lsquo;ngobrol&amp;rsquo; via pesan singkat soal band favorit Indie, &amp;ldquo;Arctic Monkeys&amp;rdquo;.Tapi lama-kelamaan, Danczuk mulai mengirim kata-kata nakal, baik soal  ajakan terhadap Sophena untuk ke Spanyol, hingga mengatakan bahwa dia  &amp;ldquo;horny&amp;rdquo; setelah melihat foto Sophena.
&amp;ldquo;Mau pergi ke Spanyol bersama saya nanti? Saya masih bekerja saat ini,&amp;rdquo; tulis Danczuk dalam pesan singkatnya, seperti disitat Daily Mail, Minggu (3/1/2016).

&amp;ldquo;Boleh saja, lagi pula saya pengangguran. Anda lucu,&amp;rdquo; jawab  Sophena yang langsung dibalas Danczuk; &amp;ldquo;Jadi pada dasarnya kamu ingin  saya pukul (bokong) kamu? Demi Tuhan, saya horny,&amp;rdquo; tulis ayah empat anak  dari dua pernikahannya itu.
Terkait skandal itu, Jess Phillips, rekan Danczuk di Partai  Buruh, merasa malu dengan kelakuan Danczuk yang tak mencerminkan  martabat anggota parlemen Negeri Ratu Elizabeth II tersebut.&amp;ldquo;Jika Anda punya tanggung jawab, Anda harus menunaikannya. Jika   seorang remaja berusia 17 tahun mengobrol dengan saya, saya akan segera   menyudahi pembicaraan,&amp;rdquo; ketus Phillips.
Sementara, Naveed Khan, salah satu warga Kota Rochdale yang jadi   daerah pemilihan Danczuk, turut merasa malu dengan kelakuan sang   politikus.

&amp;ldquo;Kami warga Rochdale, tak membutuhkan sosok seperti ini untuk menjadi perwakilan kami di parlemen!,&amp;rdquo; seru Naveed Khan.
Belakangan via akun Twitter-nya, Danczuk pun melayangkan  permintaan  maaf. &amp;ldquo;Kelakuan saya sungguh tidak pantas dan saya minta maaf  kepada  semua orang yang saya kecewakan,&amp;rdquo; kicau Danczuk di akun @SimonDanczuk.</content:encoded></item></channel></rss>
