<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bentrok Antar-Kelompok di Cengkareng, Satu Orang Tewas</title><description>Bentrokan antar dua kelompok massa menewaskan seorang pria, terjadi di daerah Cengkareng, Jakarta Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/03/338/1279683/bentrok-antar-kelompok-di-cengkareng-satu-orang-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/03/338/1279683/bentrok-antar-kelompok-di-cengkareng-satu-orang-tewas"/><item><title>Bentrok Antar-Kelompok di Cengkareng, Satu Orang Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/03/338/1279683/bentrok-antar-kelompok-di-cengkareng-satu-orang-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/03/338/1279683/bentrok-antar-kelompok-di-cengkareng-satu-orang-tewas</guid><pubDate>Minggu 03 Januari 2016 12:19 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/03/338/1279683/bentrok-antar-kelompok-di-cengkareng-satu-orang-tewas-MgsM5hk10u.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/03/338/1279683/bentrok-antar-kelompok-di-cengkareng-satu-orang-tewas-MgsM5hk10u.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Bentrokan antar dua kelompok massa menewaskan seorang pria, terjadi di daerah Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu, 3 Januari 2016.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Didik Sugiarto menjelaskan, peristiwa itu terjadi di Jalan Al Munawaroh, Kapuk Raya, Cengkareng, Jakarta Barat. Korban diketahui bernama Anggi Hermanto. Pria 28 tahun ini tewas karena luka tusuk di ketiak dan di lengan kanan.
&quot;Dua kelompok pemuda sekitar 20 orang datang dari sisi berlawanan dengan membawa celurit, pedang dan batu,&quot; ujar Didik saat dikonfirmasi Okezone, di Jakarta.
Menurut keterangan saksi, peristiwa itu terjadi begitu cepat antara dua kelompok massa dari arah yang berlawanan. Polisi kata Didik juga belum mengetahui motif dari tawuran tersebut.
&quot;Ada korban jiwa yang saat itu diketahui sudah berada di Rumah Sakit Bunda Suci, Jakarta Barat, dalam keadaan tewas dengan beberapa luka yang cukup serius,&quot; jelasnya.
Atas kejadian tersebut, Polres Metro Jakarta Barat langsung  melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki dan mencari para pelaku yang terlibat bentrokan.
&quot;Fokus kami mencari tahu identitas dua kelompok masyarakat yang terlibat tawuran ini. Salah satunya dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengecek CCTV di sekitar lokasi,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bentrokan antar dua kelompok massa menewaskan seorang pria, terjadi di daerah Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu, 3 Januari 2016.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Didik Sugiarto menjelaskan, peristiwa itu terjadi di Jalan Al Munawaroh, Kapuk Raya, Cengkareng, Jakarta Barat. Korban diketahui bernama Anggi Hermanto. Pria 28 tahun ini tewas karena luka tusuk di ketiak dan di lengan kanan.
&quot;Dua kelompok pemuda sekitar 20 orang datang dari sisi berlawanan dengan membawa celurit, pedang dan batu,&quot; ujar Didik saat dikonfirmasi Okezone, di Jakarta.
Menurut keterangan saksi, peristiwa itu terjadi begitu cepat antara dua kelompok massa dari arah yang berlawanan. Polisi kata Didik juga belum mengetahui motif dari tawuran tersebut.
&quot;Ada korban jiwa yang saat itu diketahui sudah berada di Rumah Sakit Bunda Suci, Jakarta Barat, dalam keadaan tewas dengan beberapa luka yang cukup serius,&quot; jelasnya.
Atas kejadian tersebut, Polres Metro Jakarta Barat langsung  melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki dan mencari para pelaku yang terlibat bentrokan.
&quot;Fokus kami mencari tahu identitas dua kelompok masyarakat yang terlibat tawuran ini. Salah satunya dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengecek CCTV di sekitar lokasi,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
