<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polres Bandara Ungkap Pencurian Bagasi Pesawat</title><description>Petugas Polres Bandara Soekarno-Hatta berhasil mengungkap pencurian bagasi pesawat yang dilakukan oleh oknum maskapai Lion Air.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/03/338/1279731/polres-bandara-ungkap-pencurian-bagasi-pesawat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/03/338/1279731/polres-bandara-ungkap-pencurian-bagasi-pesawat"/><item><title>Polres Bandara Ungkap Pencurian Bagasi Pesawat</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/03/338/1279731/polres-bandara-ungkap-pencurian-bagasi-pesawat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/03/338/1279731/polres-bandara-ungkap-pencurian-bagasi-pesawat</guid><pubDate>Minggu 03 Januari 2016 14:41 WIB</pubDate><dc:creator>Denny Irawan (Koran Sindo)</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/03/338/1279731/polres-bandara-ungkap-pencurian-bagasi-pesawat-685D7YcQHa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proses Penangkapan Kawanan Pencuri Bagasi Pesawat Lion Air (foto: Denny Irawan/SINDO)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/03/338/1279731/polres-bandara-ungkap-pencurian-bagasi-pesawat-685D7YcQHa.jpg</image><title>Proses Penangkapan Kawanan Pencuri Bagasi Pesawat Lion Air (foto: Denny Irawan/SINDO)</title></images><description>TANGERANG - Petugas Polres Bandara Soekarno-Hatta berhasil mengungkap pencurian bagasi pesawat yang dilakukan oleh oknum maskapai Lion Air.

Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas menemukan bahwa pencurian tersebut dilakukan dengan cara sistematis hingga melibatkan petugas keamanan maskapai swasta itu.

Berawal dari adanya pencurian yang dilakukan pada 16 November 2015, petugas Polres Bandara Soekarno-Hatta yang mendapati laporan secara diam-diam melakukan penelusuran pencurian tersebut.

Namun, pada Sabtu 2 Januari 2016 malam, petugas akhirnya berhasil menyaksikan langsung mata rantai sindikat tersebut. Pencurian itu pun terekam kamera tersembunyi atau CCTV yang dipasang oleh pengelola bandara yakni PT Angkasa Pura II.

Empat orang tersangka, masing-masing berinisial A, A, M dan S berhasil ditangkap.  Namun, Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Roycke Harry Langie meminta kepada wartawan untuk bersabar karena pihaknya masih melakukan penyelidikan.

&amp;ldquo;Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,&amp;rdquo; ujar Kapolres, Minggu (3/1/2016).

Dalam rekaman CCTV tersebut terlihat keempat oknum porter Lion Air  itu  dengan bebasnya membuka tas dan koper penumpanguntuk mencari barang  berharga.  Salah seorang tersangka  berinisial S mengaku terpaksa  mencuri karena sudah menjadi tradisi yang turun temurun dilakukan oleh  pekerja porter Lion Air.

Dia mengaku, justru ditekan senior jika tidak sampai mencuri.  &amp;ldquo;Saya  awalnya enggak mau mencuri, tetapi saya malah diancam akan dipukul dan  digebukin, akhirnya ya saya ikutin. Katanya ini kan hasilnya buat  sama-sama,&amp;rdquo; ujar S kepada wartawan dihadapan petugas polisi.

Adapun aksi pencurian dilakukan sebelum barang-barang penumpang  dimasukan ke dalam bagasi pesawat. &quot;Ini saya sudah kerja dari 2014. Saya  porternya Lion Air,&amp;rdquo; terang S.S juga mengakui jika keamanan maskapai itu juga berperan dalam   terciptanya pencurian tersebut. Peran petugas keamanan maskapai itu   yakni membantu melihat kondisi sekeliling sebelum oknum porter   membongkar tas penumpang dan mencuri barang berharga di dalamnya.

&quot;Petugas Security suka kode-in kita,  kalau sudah aman, baru saya   naik ke atas sebelum loading (bagasi), buka kopernya. Nanti dia minta   bagian,&quot; tutup S.

Public Relation Lion Air, Andy Saladin saat dikonfirmasi wartawan   mengatakan,  jika ada penumpang yang melaporkan kehilangan barang di   bagasi pesawat, dipastikan akan ditindak lanjuti dengan baik.

Andy juga mengaku telah bekerja sama dengan pihak internal yang   melakukan investigasi dan bekerja sama dengan petugas keamanan bandara   serta polisi.

&quot;Kami investigasi sama-sama. Apabila memang ada security maskapai   yang terlibat dan ada barang buktinya, akan diserahkan ke pihak   kepolisian,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>TANGERANG - Petugas Polres Bandara Soekarno-Hatta berhasil mengungkap pencurian bagasi pesawat yang dilakukan oleh oknum maskapai Lion Air.

Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas menemukan bahwa pencurian tersebut dilakukan dengan cara sistematis hingga melibatkan petugas keamanan maskapai swasta itu.

Berawal dari adanya pencurian yang dilakukan pada 16 November 2015, petugas Polres Bandara Soekarno-Hatta yang mendapati laporan secara diam-diam melakukan penelusuran pencurian tersebut.

Namun, pada Sabtu 2 Januari 2016 malam, petugas akhirnya berhasil menyaksikan langsung mata rantai sindikat tersebut. Pencurian itu pun terekam kamera tersembunyi atau CCTV yang dipasang oleh pengelola bandara yakni PT Angkasa Pura II.

Empat orang tersangka, masing-masing berinisial A, A, M dan S berhasil ditangkap.  Namun, Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Roycke Harry Langie meminta kepada wartawan untuk bersabar karena pihaknya masih melakukan penyelidikan.

&amp;ldquo;Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,&amp;rdquo; ujar Kapolres, Minggu (3/1/2016).

Dalam rekaman CCTV tersebut terlihat keempat oknum porter Lion Air  itu  dengan bebasnya membuka tas dan koper penumpanguntuk mencari barang  berharga.  Salah seorang tersangka  berinisial S mengaku terpaksa  mencuri karena sudah menjadi tradisi yang turun temurun dilakukan oleh  pekerja porter Lion Air.

Dia mengaku, justru ditekan senior jika tidak sampai mencuri.  &amp;ldquo;Saya  awalnya enggak mau mencuri, tetapi saya malah diancam akan dipukul dan  digebukin, akhirnya ya saya ikutin. Katanya ini kan hasilnya buat  sama-sama,&amp;rdquo; ujar S kepada wartawan dihadapan petugas polisi.

Adapun aksi pencurian dilakukan sebelum barang-barang penumpang  dimasukan ke dalam bagasi pesawat. &quot;Ini saya sudah kerja dari 2014. Saya  porternya Lion Air,&amp;rdquo; terang S.S juga mengakui jika keamanan maskapai itu juga berperan dalam   terciptanya pencurian tersebut. Peran petugas keamanan maskapai itu   yakni membantu melihat kondisi sekeliling sebelum oknum porter   membongkar tas penumpang dan mencuri barang berharga di dalamnya.

&quot;Petugas Security suka kode-in kita,  kalau sudah aman, baru saya   naik ke atas sebelum loading (bagasi), buka kopernya. Nanti dia minta   bagian,&quot; tutup S.

Public Relation Lion Air, Andy Saladin saat dikonfirmasi wartawan   mengatakan,  jika ada penumpang yang melaporkan kehilangan barang di   bagasi pesawat, dipastikan akan ditindak lanjuti dengan baik.

Andy juga mengaku telah bekerja sama dengan pihak internal yang   melakukan investigasi dan bekerja sama dengan petugas keamanan bandara   serta polisi.

&quot;Kami investigasi sama-sama. Apabila memang ada security maskapai   yang terlibat dan ada barang buktinya, akan diserahkan ke pihak   kepolisian,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
