<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pidato di Rakernas, Megawati &quot;Sentil&quot; Rini Soemarno</title><description>Sejak dipegang oleh Rini, kata Mega, BUMN terlihat berubah fungsi dari yang sebenarnya</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/10/337/1284687/pidato-di-rakernas-megawati-sentil-rini-soemarno</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/10/337/1284687/pidato-di-rakernas-megawati-sentil-rini-soemarno"/><item><title>Pidato di Rakernas, Megawati &quot;Sentil&quot; Rini Soemarno</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/10/337/1284687/pidato-di-rakernas-megawati-sentil-rini-soemarno</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/10/337/1284687/pidato-di-rakernas-megawati-sentil-rini-soemarno</guid><pubDate>Minggu 10 Januari 2016 13:36 WIB</pubDate><dc:creator>Gunawan Wibisono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/10/337/1284687/pidato-di-rakernas-megawati-sentil-rini-soemarno-pkpqgSsyHU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rini Soemarno (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/10/337/1284687/pidato-di-rakernas-megawati-sentil-rini-soemarno-pkpqgSsyHU.jpg</image><title>Rini Soemarno (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnopurti &quot;menyentil&quot; Menteri Badan Usaha Milik Negera (BUMN) Rini Soemarno.
Pasalnya, sejak dipegang oleh Rini, kata Mega, BUMN terlihat berubah fungsi dari yang sebenarnya yaitu agar segala usaha dalam lapangan ekonomi dan keuangan dapat menuju kepada masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila, serta pentingnya peran BUMN sebagai salah satu guru perekonomian nasional.
&quot;Berbeda dengan yang terjadi saat ini. BUMN hanya diperlakukan seperti korporasi swasta yang mengedepankan pendekatan bisnis semata, atau yang sering didengungkan sebagai pendekatan business to business,&quot; ujar Megawati dalam Rakernas PDIP di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta, Minggu (10/1/2016).
Setelah terlontar kalimat tersebut beberapa kader PDIP pun mendesak agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segara melakukan reshuffle kepada Rini Soemarno.
&quot;Ganti (Menteri Rini Soemarno),&quot; timpal beberapa kader tersebut.
Atas dasar hal tersebut, Megawati mengaku PDIP telah memberikan perhatian khusus guna meluruskan politik ekonomi BUMN melalui perubahan Undang-undang tentang BUMN.
Kemudian, ungkap dia, ketika DPR RI memutuskan untuk menggunakan hak dewan, melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Angket Pelindo II. Pansus ini diyakininya menjadi pintu masuk untuk mengembalikan tata kelola BUMN sesuai perintah konstitusi.
&quot;Saya yakin jika BUMN dikelola dengan baik, akan memberikan konstribusi optimal kepada pembangunan negara. Selain itu, BUMN harus dikembalikan menjadi alat negara untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui fungsi re-distributif, membuka akses permodalan, dan meningkatkat produktivitas rakyat,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnopurti &quot;menyentil&quot; Menteri Badan Usaha Milik Negera (BUMN) Rini Soemarno.
Pasalnya, sejak dipegang oleh Rini, kata Mega, BUMN terlihat berubah fungsi dari yang sebenarnya yaitu agar segala usaha dalam lapangan ekonomi dan keuangan dapat menuju kepada masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila, serta pentingnya peran BUMN sebagai salah satu guru perekonomian nasional.
&quot;Berbeda dengan yang terjadi saat ini. BUMN hanya diperlakukan seperti korporasi swasta yang mengedepankan pendekatan bisnis semata, atau yang sering didengungkan sebagai pendekatan business to business,&quot; ujar Megawati dalam Rakernas PDIP di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta, Minggu (10/1/2016).
Setelah terlontar kalimat tersebut beberapa kader PDIP pun mendesak agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segara melakukan reshuffle kepada Rini Soemarno.
&quot;Ganti (Menteri Rini Soemarno),&quot; timpal beberapa kader tersebut.
Atas dasar hal tersebut, Megawati mengaku PDIP telah memberikan perhatian khusus guna meluruskan politik ekonomi BUMN melalui perubahan Undang-undang tentang BUMN.
Kemudian, ungkap dia, ketika DPR RI memutuskan untuk menggunakan hak dewan, melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Angket Pelindo II. Pansus ini diyakininya menjadi pintu masuk untuk mengembalikan tata kelola BUMN sesuai perintah konstitusi.
&quot;Saya yakin jika BUMN dikelola dengan baik, akan memberikan konstribusi optimal kepada pembangunan negara. Selain itu, BUMN harus dikembalikan menjadi alat negara untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui fungsi re-distributif, membuka akses permodalan, dan meningkatkat produktivitas rakyat,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
