<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aktivitas Erupsi Gunung Bromo Menurun  </title><description>Aktivitas gempa yang sebelumnya mencapai 4-5 milimeter (mm), telah menurun menjadi 3 mm.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/11/519/1285077/aktivitas-erupsi-gunung-bromo-menurun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/11/519/1285077/aktivitas-erupsi-gunung-bromo-menurun"/><item><title>Aktivitas Erupsi Gunung Bromo Menurun  </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/11/519/1285077/aktivitas-erupsi-gunung-bromo-menurun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/11/519/1285077/aktivitas-erupsi-gunung-bromo-menurun</guid><pubDate>Senin 11 Januari 2016 10:20 WIB</pubDate><dc:creator>Hana Purwadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/11/519/1285077/aktivitas-erupsi-gunung-bromo-menurun-vQmwVkU2gq.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/11/519/1285077/aktivitas-erupsi-gunung-bromo-menurun-vQmwVkU2gq.jpg</image><title></title></images><description>MALANG -  Pengamatan yang dilakukan oleh Pusat Vulkanologi Metigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) di pos pantau di Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, memperlihatkan bahwa aktivitas Gunung Bromo Senin (11/1/2016) pagi cenderung menurun.
Aktivitas gempa yang sebelumnya mencapai 4-5 milimeter (mm), telah menurun menjadi 3 mm.
Sementara asap juga menurun di ketinggian 800 meter (m) dari puncak kawah Gunung Bromo. Padahal ketinggian sebelumnya mencapai 1200 m dari puncak kawah.
Meski cenderung menurun, Kepala Tim PVMBG, Iing supandi mengatakan bahwa aktivitas gunung bisa kembali meningkat, karena karakterisitik Gunung Bromo yang fluktuatif.
Hingga kini, Gunung Bromo terus mengeluarkan abu vulkanis dan bestatus siaga atau level 3.
PVMBG juga mengimbau kepada warga yang terdampak erupssi Gunung Bromo untuk memakai masker dan kaca mata bila beraktivitas di luar rumah, karena kandungan abu vulkanis yang bercampur silika bisa berbahaya bagi pernapasan dan terasa perih jika terkena mata. (Fzy)
</description><content:encoded>MALANG -  Pengamatan yang dilakukan oleh Pusat Vulkanologi Metigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) di pos pantau di Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, memperlihatkan bahwa aktivitas Gunung Bromo Senin (11/1/2016) pagi cenderung menurun.
Aktivitas gempa yang sebelumnya mencapai 4-5 milimeter (mm), telah menurun menjadi 3 mm.
Sementara asap juga menurun di ketinggian 800 meter (m) dari puncak kawah Gunung Bromo. Padahal ketinggian sebelumnya mencapai 1200 m dari puncak kawah.
Meski cenderung menurun, Kepala Tim PVMBG, Iing supandi mengatakan bahwa aktivitas gunung bisa kembali meningkat, karena karakterisitik Gunung Bromo yang fluktuatif.
Hingga kini, Gunung Bromo terus mengeluarkan abu vulkanis dan bestatus siaga atau level 3.
PVMBG juga mengimbau kepada warga yang terdampak erupssi Gunung Bromo untuk memakai masker dan kaca mata bila beraktivitas di luar rumah, karena kandungan abu vulkanis yang bercampur silika bisa berbahaya bagi pernapasan dan terasa perih jika terkena mata. (Fzy)
</content:encoded></item></channel></rss>
