<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pimpinan DPR Minta Paspampres Dievaluasi</title><description>Menurut Fadli, peningkatan kedisiplinan ini perlu dilakukan karena Paspampres memiliki tugas berat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/12/337/1286057/pimpinan-dpr-minta-paspampres-dievaluasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/12/337/1286057/pimpinan-dpr-minta-paspampres-dievaluasi"/><item><title>Pimpinan DPR Minta Paspampres Dievaluasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/12/337/1286057/pimpinan-dpr-minta-paspampres-dievaluasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/12/337/1286057/pimpinan-dpr-minta-paspampres-dievaluasi</guid><pubDate>Selasa 12 Januari 2016 12:31 WIB</pubDate><dc:creator>Bayu Septianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/12/337/1286057/pimpinan-dpr-minta-paspampres-dievaluasi-DRVxzbbHl4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/12/337/1286057/pimpinan-dpr-minta-paspampres-dievaluasi-DRVxzbbHl4.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon meminta Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) lebih meningkatkan kedisiplinannya pasca tertangkapnya anggota Paspampres karena membawa narkoba.
Menurut Fadli, peningkatan kedisiplinan ini perlu dilakukan karena Paspampres memiliki tugas berat, yakni harus menjaga keamanan Presiden dan Wakil Presiden RI.
&quot;Ya makanya harusnya tingkat kedisiplinannya lebih tinggi dari yang lain, karena ini menjaga presiden dan wapres berarti harus punya kedisiplinan dua kali lipat daripada biasanya,&quot; jelas Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (12/1/2016).
Kata Fadli, Paspampres harus segera melakukan pembenahan setelah tertangkapnya anggota Paspampres berinisial Pratu FAP ini. Terlebih, Paspampres saat ini sedang merayakan ulang tahunnya yang ke-70.
Politikus Partai Gerindra ini meminta petinggi Komandan Paspampres untuk lebih mengawasi anggotanya agar tak terjadi hal yang sama kedepannya.
&quot;Kalau sudah terjadi, saya kira seharusnya tindakan tegas, tapi kalau belum terjadi pencegahan lah. Seharusnya kalau ada yang fatal seperti narkoba, abuse of power physic diselesaikan melalui jalur hukum,&quot; ungkap Fadli.
Kejadian yang dialami Paspampres ini, menurut Fadli bisa juga dialami oleh institusi lain seperti Polri, TNI, bahkan DPR sendiri. Ia berharap ada kontrol ketat dari masing-masing institusi agar bebad dari tindak kejahatan termasuk narkoba.
&quot;Ada baiknya di dalam tubuh instansi-instansi pemerintah negara, seperti polisi dan tentara harus ada tes narkoba rutin, dan juga dadakan. Untuk mencegah,&quot; pungkas Fadli.

Sekadar diketahui, anggota TNI atas nama Frestiyan Ardha Pranata yang  merupakan Paspampres dengan pangkat Pratu diamankan di Bandara  Kualanamu, Medan.
Ia kedapatan membawa sebungkus plastik transparan berisikan setengah  butir pil ekstasi dan narkotika jenis sabu seberat 35 gram yang  ditemukan di topinya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon meminta Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) lebih meningkatkan kedisiplinannya pasca tertangkapnya anggota Paspampres karena membawa narkoba.
Menurut Fadli, peningkatan kedisiplinan ini perlu dilakukan karena Paspampres memiliki tugas berat, yakni harus menjaga keamanan Presiden dan Wakil Presiden RI.
&quot;Ya makanya harusnya tingkat kedisiplinannya lebih tinggi dari yang lain, karena ini menjaga presiden dan wapres berarti harus punya kedisiplinan dua kali lipat daripada biasanya,&quot; jelas Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (12/1/2016).
Kata Fadli, Paspampres harus segera melakukan pembenahan setelah tertangkapnya anggota Paspampres berinisial Pratu FAP ini. Terlebih, Paspampres saat ini sedang merayakan ulang tahunnya yang ke-70.
Politikus Partai Gerindra ini meminta petinggi Komandan Paspampres untuk lebih mengawasi anggotanya agar tak terjadi hal yang sama kedepannya.
&quot;Kalau sudah terjadi, saya kira seharusnya tindakan tegas, tapi kalau belum terjadi pencegahan lah. Seharusnya kalau ada yang fatal seperti narkoba, abuse of power physic diselesaikan melalui jalur hukum,&quot; ungkap Fadli.
Kejadian yang dialami Paspampres ini, menurut Fadli bisa juga dialami oleh institusi lain seperti Polri, TNI, bahkan DPR sendiri. Ia berharap ada kontrol ketat dari masing-masing institusi agar bebad dari tindak kejahatan termasuk narkoba.
&quot;Ada baiknya di dalam tubuh instansi-instansi pemerintah negara, seperti polisi dan tentara harus ada tes narkoba rutin, dan juga dadakan. Untuk mencegah,&quot; pungkas Fadli.

Sekadar diketahui, anggota TNI atas nama Frestiyan Ardha Pranata yang  merupakan Paspampres dengan pangkat Pratu diamankan di Bandara  Kualanamu, Medan.
Ia kedapatan membawa sebungkus plastik transparan berisikan setengah  butir pil ekstasi dan narkotika jenis sabu seberat 35 gram yang  ditemukan di topinya.</content:encoded></item></channel></rss>
