<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Penembakan di Ternate Bertambah</title><description>Korban tertembak yang merupakan imbas bentrok dua kelompok warga  di Ternate, Maluku Utara, bertambah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/12/340/1285945/korban-penembakan-di-ternate-bertambah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/12/340/1285945/korban-penembakan-di-ternate-bertambah"/><item><title>Korban Penembakan di Ternate Bertambah</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/12/340/1285945/korban-penembakan-di-ternate-bertambah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/12/340/1285945/korban-penembakan-di-ternate-bertambah</guid><pubDate>Selasa 12 Januari 2016 10:47 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/12/340/1285945/korban-penembakan-di-ternate-bertambah-BCjFHmGA6g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (dok.Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/12/340/1285945/korban-penembakan-di-ternate-bertambah-BCjFHmGA6g.jpg</image><title>Ilustrasi. (dok.Okezone)</title></images><description>TERNATE &amp;ndash; Korban tertembak yang merupakan imbas bentrok dua kelompok warga Kelurahan Toboko, Kota Ternate, Maluku Utara, pada Minggu 10 Januari 2016 pagi, bertambah. Setelah Dedy diduga tertembak polisi, kini Ridho (19 tahun) yang terluka karena terkena peluru karet.
Korban penembakan itu kini menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit setempat. Wakapolda Maluku Utara Kombes Pol Jony Latuperisa mengatakan, korban adalah siswa SMA.
Ridho mengalami luka di bagian punggung. Berdasarkan pemeriksaan medis diduga terkena peluru karet. Namun belum diketahui pihak mana yang menembaknya. &quot;Kami masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkapkan penembakan tersebut,&quot; ujar Jony, Selasa (12/1/2016).
Ia juga mengemukakan, polisi melakukan penyisiran di kawasan Toboko bertujuan untuk membuka akses jalan yang ditutup warga sejak beredar informasi warga terkena tembakan pada Minggu lalu, saat bentrokan terjadi.
Saat penyisiran tersebut, petugas  berhasil menahan dua warga Toboko yang diduga terlibat bentrok dengan polisi. &quot;Kedua warga Toboko itu dimintai keterangan dengan catatan sekiranya tidak ada bukti terlibat dalam tawuran, akan dibebaskan,&quot; ucapnya.
Selain korban tewas dan korban luka karena tertembak, Julkifli Hasim (23 tahun), warga Kelurahan Tanah Tinggi diduga ditabrak hingga tewas oleh mobil polisi pada saat menembakan gas air mata ke kerumunan massa.
</description><content:encoded>TERNATE &amp;ndash; Korban tertembak yang merupakan imbas bentrok dua kelompok warga Kelurahan Toboko, Kota Ternate, Maluku Utara, pada Minggu 10 Januari 2016 pagi, bertambah. Setelah Dedy diduga tertembak polisi, kini Ridho (19 tahun) yang terluka karena terkena peluru karet.
Korban penembakan itu kini menjalani perawatan secara intensif di rumah sakit setempat. Wakapolda Maluku Utara Kombes Pol Jony Latuperisa mengatakan, korban adalah siswa SMA.
Ridho mengalami luka di bagian punggung. Berdasarkan pemeriksaan medis diduga terkena peluru karet. Namun belum diketahui pihak mana yang menembaknya. &quot;Kami masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkapkan penembakan tersebut,&quot; ujar Jony, Selasa (12/1/2016).
Ia juga mengemukakan, polisi melakukan penyisiran di kawasan Toboko bertujuan untuk membuka akses jalan yang ditutup warga sejak beredar informasi warga terkena tembakan pada Minggu lalu, saat bentrokan terjadi.
Saat penyisiran tersebut, petugas  berhasil menahan dua warga Toboko yang diduga terlibat bentrok dengan polisi. &quot;Kedua warga Toboko itu dimintai keterangan dengan catatan sekiranya tidak ada bukti terlibat dalam tawuran, akan dibebaskan,&quot; ucapnya.
Selain korban tewas dan korban luka karena tertembak, Julkifli Hasim (23 tahun), warga Kelurahan Tanah Tinggi diduga ditabrak hingga tewas oleh mobil polisi pada saat menembakan gas air mata ke kerumunan massa.
</content:encoded></item></channel></rss>
