<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Fahri Hamzah Bersentuhan dengan Gafatar</title><description>Keanehan yang ditangkap Fahri adalah organisasi tersebut tidak pernah  terdengar tapi sudah punya foto-foto kegiatan yang lengkap.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/13/337/1286976/kisah-fahri-hamzah-bersentuhan-dengan-gafatar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/13/337/1286976/kisah-fahri-hamzah-bersentuhan-dengan-gafatar"/><item><title>Kisah Fahri Hamzah Bersentuhan dengan Gafatar</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/13/337/1286976/kisah-fahri-hamzah-bersentuhan-dengan-gafatar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/13/337/1286976/kisah-fahri-hamzah-bersentuhan-dengan-gafatar</guid><pubDate>Rabu 13 Januari 2016 11:11 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/13/337/1286976/kisah-fahri-hamzah-yang-nyaris-gabung-gafatar-T3geo5ILHx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/13/337/1286976/kisah-fahri-hamzah-yang-nyaris-gabung-gafatar-T3geo5ILHx.jpg</image><title>Foto: Antara</title></images><description>JAKARTA - Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) sedang menjadi topik hangat di Indonesia. Hal itu terutama setelah peristiwa hilangnya Dokter Rica Tri Handayani pada 30 Desember 2015.
Rupanya, Gafatar tak hanya merekrut orang-orang biasa, tapi juga politikus besar. Fakta tersebut seperti diungkapkan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah yang menyebut bahwa pimpinan dan Sekjen Gafatar pernah mendatanginya sekira tiga bulan lalu.
&quot;Ya itu mereka pernah kirim surat, leaflet, dan tabloid,&quot; kata Fahri di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/1/2016).
Kronologi pertemuannya, kata Fahri, pihak Gafatar mengirim surat ke Kesekjenan DPR RI. Saat itu, Gafatar mengaku sebagai organisasi petani dan nelayan. Karena dianggap tak ada masalah, Fahri menerima pertemuan tersebut.
&quot;Kira-kira tiga bulan lalu, datang ke saya. Awalnya bawa surat bahwa ada gerakan petani dan nelayan. Saya bilang ke staf, atur saja waktu, terus datang tiga sampai empat orang,&quot; ceritanya.
Namun tak lama setelah mengobrol, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menangkap hal-hal aneh dari organisasi tersebut.
&quot;Ngobrol sebentar dan lihat, dan wah kitakan orang pernah aktivis juga, LSM juga, maka tahu arahnya mana mau ke mana, tahu juga, dan enggak sampai direkrut,&quot; ungkapnya.
Keanehan yang ditangkap Fahri adalah organisasi tersebut tidak pernah terdengar tapi sudah punya foto-foto kegiatan yang lengkap. &quot;Memang saya lihat sesuatu dari awal sudah aneh. Jadi, ada orang tidak pernah terdengar tapi fotonya banyak, seolah kader di mana-mana. Dan itu saja, anehnya waktu diajak ngomong, enggak terlalu interest, ini orang bikin organisasi buat maksud tertentu,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) sedang menjadi topik hangat di Indonesia. Hal itu terutama setelah peristiwa hilangnya Dokter Rica Tri Handayani pada 30 Desember 2015.
Rupanya, Gafatar tak hanya merekrut orang-orang biasa, tapi juga politikus besar. Fakta tersebut seperti diungkapkan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah yang menyebut bahwa pimpinan dan Sekjen Gafatar pernah mendatanginya sekira tiga bulan lalu.
&quot;Ya itu mereka pernah kirim surat, leaflet, dan tabloid,&quot; kata Fahri di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/1/2016).
Kronologi pertemuannya, kata Fahri, pihak Gafatar mengirim surat ke Kesekjenan DPR RI. Saat itu, Gafatar mengaku sebagai organisasi petani dan nelayan. Karena dianggap tak ada masalah, Fahri menerima pertemuan tersebut.
&quot;Kira-kira tiga bulan lalu, datang ke saya. Awalnya bawa surat bahwa ada gerakan petani dan nelayan. Saya bilang ke staf, atur saja waktu, terus datang tiga sampai empat orang,&quot; ceritanya.
Namun tak lama setelah mengobrol, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menangkap hal-hal aneh dari organisasi tersebut.
&quot;Ngobrol sebentar dan lihat, dan wah kitakan orang pernah aktivis juga, LSM juga, maka tahu arahnya mana mau ke mana, tahu juga, dan enggak sampai direkrut,&quot; ungkapnya.
Keanehan yang ditangkap Fahri adalah organisasi tersebut tidak pernah terdengar tapi sudah punya foto-foto kegiatan yang lengkap. &quot;Memang saya lihat sesuatu dari awal sudah aneh. Jadi, ada orang tidak pernah terdengar tapi fotonya banyak, seolah kader di mana-mana. Dan itu saja, anehnya waktu diajak ngomong, enggak terlalu interest, ini orang bikin organisasi buat maksud tertentu,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
