<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gafatar Terindikasi Reinkarnasi Aliran Ahmad Musadeq</title><description>Gafatar hadir sebagai organisasi sosial yang mengusung&amp;nbsp; kegiatan sosial seperti pembinaan petani, pengobatan gratis dan pembagian  sembako.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/13/525/1287323/gafatar-terindikasi-reinkarnasi-aliran-ahmad-musadeq</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/13/525/1287323/gafatar-terindikasi-reinkarnasi-aliran-ahmad-musadeq"/><item><title>Gafatar Terindikasi Reinkarnasi Aliran Ahmad Musadeq</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/13/525/1287323/gafatar-terindikasi-reinkarnasi-aliran-ahmad-musadeq</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/13/525/1287323/gafatar-terindikasi-reinkarnasi-aliran-ahmad-musadeq</guid><pubDate>Rabu 13 Januari 2016 16:20 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/13/525/1287323/gafatar-terindikasi-reinkarnasi-aliran-ahmad-musadeq-Gr8OJL9ZHC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi logo Gafatar (foto: kriminalitas.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/13/525/1287323/gafatar-terindikasi-reinkarnasi-aliran-ahmad-musadeq-Gr8OJL9ZHC.jpg</image><title>Ilustrasi logo Gafatar (foto: kriminalitas.com)</title></images><description>BANDUNG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat menyatakan ada indikasi organisasi masyarakat Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) merupakan reinkarnasi dari aliran Al-Qiyadah Al-Islamiyah pimpinan Ahmad Musadeq.

&quot;Jadi dua tahun lalu ketika Gafatar muncul, kami melakukan pengamatan dan sudah disampaikan ke pemerintah supaya dipantau. Kenapa karena dari awal kami mencium sepertinya Gafatar itu reinkarnasi dari aliran Al-Qiyadah Al Islamiyah,&quot; kata Sekretaris Umum MUI Provinsi Jawa Barat Rafani Achyar, di Bandung, Rabu, (13/1/2016).

Ia mengatakan diawal kemunculannya dua tahun lalu Gafatar hadir sebagai organisasi sosial yang mengusung kegiatan-kegiatan sosial seperti pembinaan petani, pengobatan gratis dan pembagian sembako.

&quot;Seperti di Subang itu mereka membina petani, memang benar-benar dibina karena ada yang ahli pertanian, kabarnya juga warga dibantu pupuk, bibit, dari sisi pelaksanaan harus demikian,&quot; kata Rafani.

Pembinaan terhadap masyarakat yang dilakukan oleh Gafatar tersebut, menurut dia, berjalan dengan sangat baik sehingga mudah untuk didoktrin faham-faham dari organisasi masyarakat tersebut.

&quot;Jadi lama kelamaan masyarakat yang jadi binaan mereka seperti hari ini dibagi sembako, otomatis masyarakat berinterakhir terus, selama itu pula masyarakat didongkrit akhirnya meledak sekarang. Banyak laporan,&quot; ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta kepada kepolisian untuk segera membongkar dan menuntaskan kasus Gafatar terutama di wilayah Provinsi Jawa Barat.

&quot;Menurut saya ini kesempatan aparat untuk membongkar, Untuk aparat ini momentum ada untuk membongkar, kalau memang sama seperti dokumen Al-Qiyadah Al-Islamiyah kan gampang tangkap tokohnya, organisasi dibubarkan, dan jamaah dibina lagi. Kami dari MUI siap (membina),&quot; katanya.

Ia menambahkan, hari ini MUI Jawa Barat juga diundang oleh Polda Jawa Barat untuk menghadiri rapat koordinasi terkait fenomena Gafatar. &quot;Dan laporan terbaru, ada warga Garut yang dikabarkan hilang diduga karena ikut ini (Gafatar),&quot; ujar dia. (ant)
</description><content:encoded>BANDUNG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat menyatakan ada indikasi organisasi masyarakat Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) merupakan reinkarnasi dari aliran Al-Qiyadah Al-Islamiyah pimpinan Ahmad Musadeq.

&quot;Jadi dua tahun lalu ketika Gafatar muncul, kami melakukan pengamatan dan sudah disampaikan ke pemerintah supaya dipantau. Kenapa karena dari awal kami mencium sepertinya Gafatar itu reinkarnasi dari aliran Al-Qiyadah Al Islamiyah,&quot; kata Sekretaris Umum MUI Provinsi Jawa Barat Rafani Achyar, di Bandung, Rabu, (13/1/2016).

Ia mengatakan diawal kemunculannya dua tahun lalu Gafatar hadir sebagai organisasi sosial yang mengusung kegiatan-kegiatan sosial seperti pembinaan petani, pengobatan gratis dan pembagian sembako.

&quot;Seperti di Subang itu mereka membina petani, memang benar-benar dibina karena ada yang ahli pertanian, kabarnya juga warga dibantu pupuk, bibit, dari sisi pelaksanaan harus demikian,&quot; kata Rafani.

Pembinaan terhadap masyarakat yang dilakukan oleh Gafatar tersebut, menurut dia, berjalan dengan sangat baik sehingga mudah untuk didoktrin faham-faham dari organisasi masyarakat tersebut.

&quot;Jadi lama kelamaan masyarakat yang jadi binaan mereka seperti hari ini dibagi sembako, otomatis masyarakat berinterakhir terus, selama itu pula masyarakat didongkrit akhirnya meledak sekarang. Banyak laporan,&quot; ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta kepada kepolisian untuk segera membongkar dan menuntaskan kasus Gafatar terutama di wilayah Provinsi Jawa Barat.

&quot;Menurut saya ini kesempatan aparat untuk membongkar, Untuk aparat ini momentum ada untuk membongkar, kalau memang sama seperti dokumen Al-Qiyadah Al-Islamiyah kan gampang tangkap tokohnya, organisasi dibubarkan, dan jamaah dibina lagi. Kami dari MUI siap (membina),&quot; katanya.

Ia menambahkan, hari ini MUI Jawa Barat juga diundang oleh Polda Jawa Barat untuk menghadiri rapat koordinasi terkait fenomena Gafatar. &quot;Dan laporan terbaru, ada warga Garut yang dikabarkan hilang diduga karena ikut ini (Gafatar),&quot; ujar dia. (ant)
</content:encoded></item></channel></rss>
