<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bom Sarinah, Busyro: Negara Kecolongan</title><description>Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Kebijakan PP Muhammadiyah, Busyro Muqoddas menilai pemerintah kecolongan aksi  teror bom Sarinah, Jakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/14/337/1288291/bom-sarinah-busyro-negara-kecolongan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/14/337/1288291/bom-sarinah-busyro-negara-kecolongan"/><item><title>Bom Sarinah, Busyro: Negara Kecolongan</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/14/337/1288291/bom-sarinah-busyro-negara-kecolongan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/14/337/1288291/bom-sarinah-busyro-negara-kecolongan</guid><pubDate>Kamis 14 Januari 2016 17:35 WIB</pubDate><dc:creator>Markus Yuwono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/14/337/1288291/bom-sarinah-busyro-negara-kecolongan-nD1rYwJmIu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Busyro Muqoddas (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/14/337/1288291/bom-sarinah-busyro-negara-kecolongan-nD1rYwJmIu.jpg</image><title>Busyro Muqoddas (foto: Okezone)</title></images><description>YOGYAKARTA - Ketua Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Kebijakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Publik Busyro Muqoddas menilai pemerintah kecolongan aksi teror bom di Sarinah, Jakarta yang menimbulkan sejumlah korban jiwa.

&quot;Kewaspadaan yang beberapa waktu terakhir dinyatakan tak sepenuhnya dijalankan aparat. Pemerintah kecolongan,&quot; kata Busyro di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Kamis (14/1/2016).

Mantan pemimpin KPK ini menambahkan, setiap kali ada aksi terorisme, pelakunya ditembak mati, sehingga tidak bisa terungkap. Selain itu, perlu adanya pendekatan untuk pencegahan aksi teror.

&quot;Kepolisian tidak boleh menyembunyikan siapa yang berada di balik semua kejadian terorisme,&quot; tegasnya.

Busyro berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mengambil peran membuka dan menyelidiki kasus ini hingga tuntas. &quot;Jangan sampai ada yang tersembunyi,&quot; jelasnya.

Sementara Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi informasi yang beredar.

&quot;Kami mengimbau masyrakat tetap tenang dan memercayakan keamanan kepada aparat,&quot; pungkas Haedar.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNi8wMS8xNC8xLzY3MzM1LzAvZ0dSaEJaaUhtUHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Ketua Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Kebijakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Publik Busyro Muqoddas menilai pemerintah kecolongan aksi teror bom di Sarinah, Jakarta yang menimbulkan sejumlah korban jiwa.

&quot;Kewaspadaan yang beberapa waktu terakhir dinyatakan tak sepenuhnya dijalankan aparat. Pemerintah kecolongan,&quot; kata Busyro di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Kamis (14/1/2016).

Mantan pemimpin KPK ini menambahkan, setiap kali ada aksi terorisme, pelakunya ditembak mati, sehingga tidak bisa terungkap. Selain itu, perlu adanya pendekatan untuk pencegahan aksi teror.

&quot;Kepolisian tidak boleh menyembunyikan siapa yang berada di balik semua kejadian terorisme,&quot; tegasnya.

Busyro berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mengambil peran membuka dan menyelidiki kasus ini hingga tuntas. &quot;Jangan sampai ada yang tersembunyi,&quot; jelasnya.

Sementara Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi informasi yang beredar.

&quot;Kami mengimbau masyrakat tetap tenang dan memercayakan keamanan kepada aparat,&quot; pungkas Haedar.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNi8wMS8xNC8xLzY3MzM1LzAvZ0dSaEJaaUhtUHc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
