<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolri Imbau Warga Tak Panik Meski Jakarta Siaga 1</title><description>Badrodin memastikan bahwa korban tewas akibat penyerangan tersebut tetap tujuh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/15/337/1288964/kapolri-imbau-warga-tak-panik-meski-jakarta-siaga-1</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/15/337/1288964/kapolri-imbau-warga-tak-panik-meski-jakarta-siaga-1"/><item><title>Kapolri Imbau Warga Tak Panik Meski Jakarta Siaga 1</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/15/337/1288964/kapolri-imbau-warga-tak-panik-meski-jakarta-siaga-1</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/15/337/1288964/kapolri-imbau-warga-tak-panik-meski-jakarta-siaga-1</guid><pubDate>Jum'at 15 Januari 2016 14:24 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/15/337/1288964/kapolri-imbau-warga-tak-panik-meski-jakarta-siaga-1-lhiZ4J8c1e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Jendral Pol Badrodin Haiti (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/15/337/1288964/kapolri-imbau-warga-tak-panik-meski-jakarta-siaga-1-lhiZ4J8c1e.jpg</image><title>Kapolri Jendral Pol Badrodin Haiti (Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pasca-pengeboman yang terjadi di kawasan Sarinah Jalan MH Thamrin, kemarin, 14 Januari 2016, polisi meningkat status Jakarta menjadi siaga 1. Meski begitu, polisi belum bisa memastikan jangka waktu penetapan status tersebut.
&quot;Kita mengantisipasi, nanti kita liat perkembangan situasi, yang tau (siaga 1 atau tidak) itu kepolisian,&quot; tutur Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti saat mengunjungi Rumah Sakit Polri, Jumat (15/1/2016).
Lebih lanjut, Badrodin memastikan bahwa korban tewas akibat penyerangan tersebut tetap tujuh. Sementara korban luka tercatat mencapai 25 orang.
&quot;Korban meninggal tujuh, yang luka ada 25, semua terdata,&quot; ujarnya.
Badrodin mengimbau, agar warga Jakarta tidak panik dan beraktivitas seperti biasa. Ia menyatakan bahwa dari Badan Intelijen Nasioan (BIN) serta Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus berupaya mengantisipasi serangan susulan.
&quot;Situasinya saya katakan cukup aman tidak usah kuatir, takut, aktivitas seperti biasa. Polisi dibantu interlijen (BIN/TNI) lakukan upaya pencegahan dan penindakan ke pelaku yang terkait kasus ini,&quot; papar Badrodin.
Salah satunya, kata dia, akan melakukan antisipasi dengan mendeteksi para pelaku.
&quot;Ini perlu kerja keras untuk antisipasi. Semua kita upayakan semaksimal mungkin,&quot; pungkasnya.
Syamsul
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pasca-pengeboman yang terjadi di kawasan Sarinah Jalan MH Thamrin, kemarin, 14 Januari 2016, polisi meningkat status Jakarta menjadi siaga 1. Meski begitu, polisi belum bisa memastikan jangka waktu penetapan status tersebut.
&quot;Kita mengantisipasi, nanti kita liat perkembangan situasi, yang tau (siaga 1 atau tidak) itu kepolisian,&quot; tutur Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti saat mengunjungi Rumah Sakit Polri, Jumat (15/1/2016).
Lebih lanjut, Badrodin memastikan bahwa korban tewas akibat penyerangan tersebut tetap tujuh. Sementara korban luka tercatat mencapai 25 orang.
&quot;Korban meninggal tujuh, yang luka ada 25, semua terdata,&quot; ujarnya.
Badrodin mengimbau, agar warga Jakarta tidak panik dan beraktivitas seperti biasa. Ia menyatakan bahwa dari Badan Intelijen Nasioan (BIN) serta Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus berupaya mengantisipasi serangan susulan.
&quot;Situasinya saya katakan cukup aman tidak usah kuatir, takut, aktivitas seperti biasa. Polisi dibantu interlijen (BIN/TNI) lakukan upaya pencegahan dan penindakan ke pelaku yang terkait kasus ini,&quot; papar Badrodin.
Salah satunya, kata dia, akan melakukan antisipasi dengan mendeteksi para pelaku.
&quot;Ini perlu kerja keras untuk antisipasi. Semua kita upayakan semaksimal mungkin,&quot; pungkasnya.
Syamsul
</content:encoded></item></channel></rss>
