<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri Akan Cek DNA Afif, Penembak Polisi di Sarinah</title><description>Tito mengaku akan mengecek kebenaran tersebut dengan melakukan pengecekan ulang tes DNA.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/15/337/1289029/polri-akan-cek-dna-afif-penembak-polisi-di-sarinah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/15/337/1289029/polri-akan-cek-dna-afif-penembak-polisi-di-sarinah"/><item><title>Polri Akan Cek DNA Afif, Penembak Polisi di Sarinah</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/15/337/1289029/polri-akan-cek-dna-afif-penembak-polisi-di-sarinah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/15/337/1289029/polri-akan-cek-dna-afif-penembak-polisi-di-sarinah</guid><pubDate>Jum'at 15 Januari 2016 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Regina Fiardini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/15/337/1289029/polri-akan-cek-dna-afif-penembak-polisi-di-sarinah-zDJQUpCYWD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/15/337/1289029/polri-akan-cek-dna-afif-penembak-polisi-di-sarinah-zDJQUpCYWD.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Aksi salah satu pelaku teror yang menggunakan topi, kaos hitam dan tas ransel tertangkap kamera wartawan. Saat itu, dia melakukan aksinya dengan melayangkan tembakan secara mambabi buta kepada masyarakat.
Kapolri Badrodin Haiti mengatakan, dia adalah Afif salah seorang warga Solo. Diduga, dia adalah adik dari Bahrun Naim, otak di balik serangan bom di Sarinah.
&quot;Itu sudah teridentifikasi, tapi kayanya bukan itu. Sepertinya bukan itu ya, tapi kita sudah teridentifikasi,&quot; kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Jumat (15/1/2016).
Meski demikian, lanjut Tito, pihaknya akan mengecek kebenaran tersebut dengan melakukan pengecekan ulang tes DNA.
&quot;Kita belum mau umumkan sebelum nantinya pasti ada sidik jari. Cek beberapa teman-temannya, saudaranya, DNA-nya mungkin, baru kita umumkan,&quot; tutupnya.
Sebagai informasi, nama Bahrun Naim muncul saat pengungkapan teroris di Bekasi. Saat itu Densus 88 Antiteror menangkap seorang warga suku Uighur, Xinjiang, sebuah wilayah otonom di China.
Warga negara asing tersebut menggunakan nama Alli. Aparat yang menggeledah kosan Alli di Perumahan Boulevard Hijau, Taman Harapan Indah, Bekasi, sekira pukul 16.30 WIB, 23 Desember 2015, tidak menemukan paspor Alli. Polisi menemukan bom bunuh diri yang dirancang di rompi.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNi8wMS8xNS8yMi82NzM1OS8zL08xaUozODNjMXdJ&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded>JAKARTA - Aksi salah satu pelaku teror yang menggunakan topi, kaos hitam dan tas ransel tertangkap kamera wartawan. Saat itu, dia melakukan aksinya dengan melayangkan tembakan secara mambabi buta kepada masyarakat.
Kapolri Badrodin Haiti mengatakan, dia adalah Afif salah seorang warga Solo. Diduga, dia adalah adik dari Bahrun Naim, otak di balik serangan bom di Sarinah.
&quot;Itu sudah teridentifikasi, tapi kayanya bukan itu. Sepertinya bukan itu ya, tapi kita sudah teridentifikasi,&quot; kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Jumat (15/1/2016).
Meski demikian, lanjut Tito, pihaknya akan mengecek kebenaran tersebut dengan melakukan pengecekan ulang tes DNA.
&quot;Kita belum mau umumkan sebelum nantinya pasti ada sidik jari. Cek beberapa teman-temannya, saudaranya, DNA-nya mungkin, baru kita umumkan,&quot; tutupnya.
Sebagai informasi, nama Bahrun Naim muncul saat pengungkapan teroris di Bekasi. Saat itu Densus 88 Antiteror menangkap seorang warga suku Uighur, Xinjiang, sebuah wilayah otonom di China.
Warga negara asing tersebut menggunakan nama Alli. Aparat yang menggeledah kosan Alli di Perumahan Boulevard Hijau, Taman Harapan Indah, Bekasi, sekira pukul 16.30 WIB, 23 Desember 2015, tidak menemukan paspor Alli. Polisi menemukan bom bunuh diri yang dirancang di rompi.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNi8wMS8xNS8yMi82NzM1OS8zL08xaUozODNjMXdJ&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
