<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Telisik CCTV, Ini Kronologi Bom Sarinah Versi Polisi</title><description>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Muhammad Iqbal memaparkan kronologi Bom Sarinah pada Kamis 14 Januari kemarin</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/15/337/1289424/telisik-cctv-ini-kronologi-bom-sarinah-versi-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/15/337/1289424/telisik-cctv-ini-kronologi-bom-sarinah-versi-polisi"/><item><title>Telisik CCTV, Ini Kronologi Bom Sarinah Versi Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/15/337/1289424/telisik-cctv-ini-kronologi-bom-sarinah-versi-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/15/337/1289424/telisik-cctv-ini-kronologi-bom-sarinah-versi-polisi</guid><pubDate>Jum'at 15 Januari 2016 23:21 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/15/337/1289424/telisik-cctv-ini-kronologi-bom-sarinah-versi-polisi-N2nuUOsWHB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasca-ledakan di Pos Polisi Sarinah (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/15/337/1289424/telisik-cctv-ini-kronologi-bom-sarinah-versi-polisi-N2nuUOsWHB.jpg</image><title>Pasca-ledakan di Pos Polisi Sarinah (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Muhammad Iqbal memaparkan kronologi Bom Sarinah pada Kamis 14 Januari kemarin. Tragedi yang menewaskan tujuh orang dan melukai 24 lainnya tersebut disebut Iqbal ditandai dengan ledakan pertama di Starbuck Sarinah, Jakarta Pusat.

Dari hasil pengamatan rekaman Closed Circuit Television (CCTV), kejadian tersebut dimulai pada pukul 10.40 WIB dengan ledakan pertama di Starbucks Cafe Gedung Cakrawala, Jakarta Pusat.
&amp;nbsp;
Pos Polisi Sarinah Pasca-ledakan (Foto: Dok. Okezone)

&quot;Dilihat CCTV pada pukul 10.40 WIB terjadi ledakan pertama di Starbucks Cafe Gedung Cakrawala. 20 detik kemudian, terjadi lagi ledakan di Pos Lantas depan Sarinah. Jaraknya ledakan pertama dan kedua 20 detik,&quot; ujar Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (15/1/2016).

Selanjutnya, Iqbal menjelaskan, selang lima menit, petugas kepolisian menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) Pos Polantas Sarinah untuk melakukan proses pengalihan arus akibat ledakan tersebut.
&amp;nbsp;
Kepanikan Usai Ledakan di Pos Polisi Sarinah (Foto: Dok. Okezone)

&quot;Walau petugas kami tak tahu ada teror, meski ada ledakan, dengan itu petugas lakukan proses lalin untuk masyarakat tidak dekat dengan lokasi. Tapi lokasi dipenuhi masyarakat, Ini tak bisa dihindari. Ini jadi pelajaran kita semua. Tolong kalau terjadi peristiwa, jangan mendekat,&quot; tegas Iqbal.

Iqbal juga menambahkan, usai ledakan terjadi di Starbucks dan juga Pos Lantas Sarinah, petugas akhirnya menyisir lokasi kejadian dan terjadilah tembakan terhadap petugas kepolisian yang sedang menyisir.

&quot;Penembakan langsung terarah pada petugas kami yang kebanyakan dari Polantas dan Provost di TKP yang tujuan petugas lakukan pengaturan lalin,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Polisi Evakuasi Korban Penembakan (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)

Dirinya pun menerangkan, petugas kepolisian yang bergerak sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang langsung bergerak untuk mengamankan lokasi. Namun, memang kembali terjadi baku tembak di Starbucks Cafe, Gedung Cakrawala.

&quot;Terjadi penembakan pada petugas kami, langsung petugas datang. Setelah penembakan, dua pelaku langsung ke area parkir di Starbucks, dikepung dua penjuru yang menyerang pelaku. Pelaku sangat terdesak dan terlihat di CCTV tidak bisa bangun. Saat itu pelaku ingin melemparkan yang diduga alat peledak yang selesai kami lakukan proses analisa, peledak rakitan pakai sumbu,&quot; paparnya.
&amp;nbsp;
Terduga Teroris yang Melakukan Penembakan (Foto: Dok Okezone)

Diketahui, pada saat terjadi baku tembak antara petugas kepolisian dengan dua pelaku terduga teroris sempat terjadi dua kali ledakan yang terjadi di dekat Cafe Starbucks.

&quot;Dua kali dilempar, salah satunya meledak dekat mobil Karo ops. Tembak menembak terus berlangsung dan hanya sekitar 10 menit di dalam CCTV kita berhasil lakukan pelumpuhan. Jadi setelah kami cek benar terkena peluru petugas kami. dua pelaku berhasil dilumpuhkan 1 menit setelah tembak menembak,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Muhammad Iqbal memaparkan kronologi Bom Sarinah pada Kamis 14 Januari kemarin. Tragedi yang menewaskan tujuh orang dan melukai 24 lainnya tersebut disebut Iqbal ditandai dengan ledakan pertama di Starbuck Sarinah, Jakarta Pusat.

Dari hasil pengamatan rekaman Closed Circuit Television (CCTV), kejadian tersebut dimulai pada pukul 10.40 WIB dengan ledakan pertama di Starbucks Cafe Gedung Cakrawala, Jakarta Pusat.
&amp;nbsp;
Pos Polisi Sarinah Pasca-ledakan (Foto: Dok. Okezone)

&quot;Dilihat CCTV pada pukul 10.40 WIB terjadi ledakan pertama di Starbucks Cafe Gedung Cakrawala. 20 detik kemudian, terjadi lagi ledakan di Pos Lantas depan Sarinah. Jaraknya ledakan pertama dan kedua 20 detik,&quot; ujar Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (15/1/2016).

Selanjutnya, Iqbal menjelaskan, selang lima menit, petugas kepolisian menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) Pos Polantas Sarinah untuk melakukan proses pengalihan arus akibat ledakan tersebut.
&amp;nbsp;
Kepanikan Usai Ledakan di Pos Polisi Sarinah (Foto: Dok. Okezone)

&quot;Walau petugas kami tak tahu ada teror, meski ada ledakan, dengan itu petugas lakukan proses lalin untuk masyarakat tidak dekat dengan lokasi. Tapi lokasi dipenuhi masyarakat, Ini tak bisa dihindari. Ini jadi pelajaran kita semua. Tolong kalau terjadi peristiwa, jangan mendekat,&quot; tegas Iqbal.

Iqbal juga menambahkan, usai ledakan terjadi di Starbucks dan juga Pos Lantas Sarinah, petugas akhirnya menyisir lokasi kejadian dan terjadilah tembakan terhadap petugas kepolisian yang sedang menyisir.

&quot;Penembakan langsung terarah pada petugas kami yang kebanyakan dari Polantas dan Provost di TKP yang tujuan petugas lakukan pengaturan lalin,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Polisi Evakuasi Korban Penembakan (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)

Dirinya pun menerangkan, petugas kepolisian yang bergerak sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang langsung bergerak untuk mengamankan lokasi. Namun, memang kembali terjadi baku tembak di Starbucks Cafe, Gedung Cakrawala.

&quot;Terjadi penembakan pada petugas kami, langsung petugas datang. Setelah penembakan, dua pelaku langsung ke area parkir di Starbucks, dikepung dua penjuru yang menyerang pelaku. Pelaku sangat terdesak dan terlihat di CCTV tidak bisa bangun. Saat itu pelaku ingin melemparkan yang diduga alat peledak yang selesai kami lakukan proses analisa, peledak rakitan pakai sumbu,&quot; paparnya.
&amp;nbsp;
Terduga Teroris yang Melakukan Penembakan (Foto: Dok Okezone)

Diketahui, pada saat terjadi baku tembak antara petugas kepolisian dengan dua pelaku terduga teroris sempat terjadi dua kali ledakan yang terjadi di dekat Cafe Starbucks.

&quot;Dua kali dilempar, salah satunya meledak dekat mobil Karo ops. Tembak menembak terus berlangsung dan hanya sekitar 10 menit di dalam CCTV kita berhasil lakukan pelumpuhan. Jadi setelah kami cek benar terkena peluru petugas kami. dua pelaku berhasil dilumpuhkan 1 menit setelah tembak menembak,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
