<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prancis Ungkap Hasil Identifikasi Pembunuh Anjing Diesel</title><description>Penyidik dari Prancis baru-baru ini mengumumkan hasil identifikasi DNA pelaku bom bunuh diri yang tewas dalam baku tembak di Saint Dennis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/16/18/1289375/prancis-ungkap-hasil-identifikasi-pembunuh-anjing-diesel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/16/18/1289375/prancis-ungkap-hasil-identifikasi-pembunuh-anjing-diesel"/><item><title>Prancis Ungkap Hasil Identifikasi Pembunuh Anjing Diesel</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/16/18/1289375/prancis-ungkap-hasil-identifikasi-pembunuh-anjing-diesel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/16/18/1289375/prancis-ungkap-hasil-identifikasi-pembunuh-anjing-diesel</guid><pubDate>Sabtu 16 Januari 2016 01:01 WIB</pubDate><dc:creator>Silviana Dharma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/15/18/1289375/prancis-ungkap-hasil-identifikasi-pembunuh-anjing-diesel-rX33xd4KKG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Chakib Akrouh (25), pelaku teror Paris. (Foto: Express)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/15/18/1289375/prancis-ungkap-hasil-identifikasi-pembunuh-anjing-diesel-rX33xd4KKG.jpg</image><title>Chakib Akrouh (25), pelaku teror Paris. (Foto: Express)</title></images><description>PARIS &amp;ndash; Penyidik dari Prancis baru-baru ini mengumumkan hasil identifikasi DNA pelaku bom bunuh diri yang tewas dalam baku tembak di Saint Dennis pada 18 November 2015. Hari di mana Diesel, anjing polisi yang menjadi korban dalam penyergapan pasca-teror Paris yang menewaskan 130 orang.
Dilansir dari Reuters, Sabtu (16/1/2016), pelaku diketahui bernama Chakib Akrouh adalah keturunan Belgia-Maroko, ia berusia 25 tahun. Identitasnya terungkap setelah dilakukan uji DNA dari bagian tubuhnya yang ditemukan di apartemen tempat ia meledakkan diri. Hasilnya dicocokan dengan DNA ibunya.
Hasil ini diumumkan oleh Francois Molins, dua bulan setelah pengepungan yang berlangsung selama empat jam di Saint Dennis. Dengan demikian, Akroukh menjadi teroris ketiga yang terungkap identitasnya. Setelah Abdelhamid Abaaoud, otak serangan di Paris dan sepupu perempuannya, Hasna Aitboulahcen.
Total pelaku ada sembilan orang, mereka tersebar di beberapa tempat berbeda. Serangan paling mematikan pada 13 November berlokasi di Bataclan, tiga penyerang tewas setelah membunuh 90 penonton konser.
Di luar Bataclan dan serangan di kafe, kelompok ketiga dari tiga pembom bunuh diri meledakkan diri mereka di luar stadion olahraga Stade de France di utara Paris. Dua dari tiga identitas pelaku masih belum jelas.
Tersangka pertama yang teridentifikasi dari rekaman CCTV adalah Salah Abdeslam. Surat perintah penangkapan untuknya juga telah dikeluarkan. Namun hingga kini, ia masih menjadi orang paling dicari di Eropa.
Ia terakhir kali terlihat di jalanan Belgia. Menurut kesaksian seorang kerabat dekatnya, Abdeslam kabur dari ISIS karena takut mendapatkan hukuman dan balas dendam dari mantan kelompoknya, setelah ia melarikan diri dari tugasnya.</description><content:encoded>PARIS &amp;ndash; Penyidik dari Prancis baru-baru ini mengumumkan hasil identifikasi DNA pelaku bom bunuh diri yang tewas dalam baku tembak di Saint Dennis pada 18 November 2015. Hari di mana Diesel, anjing polisi yang menjadi korban dalam penyergapan pasca-teror Paris yang menewaskan 130 orang.
Dilansir dari Reuters, Sabtu (16/1/2016), pelaku diketahui bernama Chakib Akrouh adalah keturunan Belgia-Maroko, ia berusia 25 tahun. Identitasnya terungkap setelah dilakukan uji DNA dari bagian tubuhnya yang ditemukan di apartemen tempat ia meledakkan diri. Hasilnya dicocokan dengan DNA ibunya.
Hasil ini diumumkan oleh Francois Molins, dua bulan setelah pengepungan yang berlangsung selama empat jam di Saint Dennis. Dengan demikian, Akroukh menjadi teroris ketiga yang terungkap identitasnya. Setelah Abdelhamid Abaaoud, otak serangan di Paris dan sepupu perempuannya, Hasna Aitboulahcen.
Total pelaku ada sembilan orang, mereka tersebar di beberapa tempat berbeda. Serangan paling mematikan pada 13 November berlokasi di Bataclan, tiga penyerang tewas setelah membunuh 90 penonton konser.
Di luar Bataclan dan serangan di kafe, kelompok ketiga dari tiga pembom bunuh diri meledakkan diri mereka di luar stadion olahraga Stade de France di utara Paris. Dua dari tiga identitas pelaku masih belum jelas.
Tersangka pertama yang teridentifikasi dari rekaman CCTV adalah Salah Abdeslam. Surat perintah penangkapan untuknya juga telah dikeluarkan. Namun hingga kini, ia masih menjadi orang paling dicari di Eropa.
Ia terakhir kali terlihat di jalanan Belgia. Menurut kesaksian seorang kerabat dekatnya, Abdeslam kabur dari ISIS karena takut mendapatkan hukuman dan balas dendam dari mantan kelompoknya, setelah ia melarikan diri dari tugasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
