<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Pengamat Nilai Ada Kelompok Lain di Luar ISIS   </title><description>Pengamat intelijen dan militer, Nuning menilai, atas kejadian tersebut sejumlah badan Intelijen seharusnya sudah dapat memprediksi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/16/337/1289514/pengamat-nilai-ada-kelompok-lain-di-luar-isis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/16/337/1289514/pengamat-nilai-ada-kelompok-lain-di-luar-isis"/><item><title>  Pengamat Nilai Ada Kelompok Lain di Luar ISIS   </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/16/337/1289514/pengamat-nilai-ada-kelompok-lain-di-luar-isis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/16/337/1289514/pengamat-nilai-ada-kelompok-lain-di-luar-isis</guid><pubDate>Sabtu 16 Januari 2016 08:32 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/16/337/1289514/pengamat-nilai-ada-kelompok-lain-di-luar-isis-ZxpY4ZiasM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/16/337/1289514/pengamat-nilai-ada-kelompok-lain-di-luar-isis-ZxpY4ZiasM.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone</title></images><description>
JAKARTA - Sebuah teror ledakan bom yang terjadi di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, pada Kamis 14 Januari 2016, diketahui menewaskan tujuh orang korban dan puluhan lainnya luka-luka.

Pengamat intelijen dan militer, Susaningtyas Kertopati atau kerap disapa Nuning itu menilai, atas kejadian tersebut sejumlah badan Intelijen seharusnya sudah dapat memprediksi penyebab terjadinya insiden tersebut.

&quot;Kita harus berangkat dari sedemikian sporadisnya terorisme di Indonesia. Ini yang oleh BIN, BAIS, BIK mengendus embrionya. Kan penyebab radikalisme dan terorisme itu antara lain kemiskinan, kekecewaan, ideologi atau agama, ketidakadilan, regulasi yang tak menampung aspirasi mereka, ini mau tak mau harus dientaskan,&quot; ujar Nuning kepada Okezone di Jakarta, Sabtu (16/1/2016).

Selain itu, dirinya juga menjelaskan, setelah pihak kepolisian dapat menganalisa pelaku serta kelompok teror tersebut seharusnya ada pengecekan lebih lanjut, karena menurutnya, terdapat dugaan lain selain kelompok ISIS yang melakukan pengeboman tersebut.

&quot;Ketepatan analisa untuk menentukan siapa pelakunya butuh mengukur variable penentu dan karakter dari organisasinya. Saat polisi menyatakan ISIS itu sah-sah saja, tetapi menurut saya harus tetap reserve itu bukan ISIS saja tetapi bisa saja kelompok lain, bisa jadi JI atau sel terputus lainnya,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Sebuah teror ledakan bom yang terjadi di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, pada Kamis 14 Januari 2016, diketahui menewaskan tujuh orang korban dan puluhan lainnya luka-luka.

Pengamat intelijen dan militer, Susaningtyas Kertopati atau kerap disapa Nuning itu menilai, atas kejadian tersebut sejumlah badan Intelijen seharusnya sudah dapat memprediksi penyebab terjadinya insiden tersebut.

&quot;Kita harus berangkat dari sedemikian sporadisnya terorisme di Indonesia. Ini yang oleh BIN, BAIS, BIK mengendus embrionya. Kan penyebab radikalisme dan terorisme itu antara lain kemiskinan, kekecewaan, ideologi atau agama, ketidakadilan, regulasi yang tak menampung aspirasi mereka, ini mau tak mau harus dientaskan,&quot; ujar Nuning kepada Okezone di Jakarta, Sabtu (16/1/2016).

Selain itu, dirinya juga menjelaskan, setelah pihak kepolisian dapat menganalisa pelaku serta kelompok teror tersebut seharusnya ada pengecekan lebih lanjut, karena menurutnya, terdapat dugaan lain selain kelompok ISIS yang melakukan pengeboman tersebut.

&quot;Ketepatan analisa untuk menentukan siapa pelakunya butuh mengukur variable penentu dan karakter dari organisasinya. Saat polisi menyatakan ISIS itu sah-sah saja, tetapi menurut saya harus tetap reserve itu bukan ISIS saja tetapi bisa saja kelompok lain, bisa jadi JI atau sel terputus lainnya,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
