<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Proses Identifikasi Korban Bom Sarinah Selesai Dua Minggu</title><description>RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, menyebut ada lima tahapan proses identifikasi bagi korban tewas bom di kawasan Sarinah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/16/338/1289602/proses-identifikasi-korban-bom-sarinah-selesai-dua-minggu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/16/338/1289602/proses-identifikasi-korban-bom-sarinah-selesai-dua-minggu"/><item><title>Proses Identifikasi Korban Bom Sarinah Selesai Dua Minggu</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/16/338/1289602/proses-identifikasi-korban-bom-sarinah-selesai-dua-minggu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/16/338/1289602/proses-identifikasi-korban-bom-sarinah-selesai-dua-minggu</guid><pubDate>Sabtu 16 Januari 2016 10:25 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/16/338/1289602/proses-identifikasi-korban-bom-sarinah-selesai-dua-minggu-SP5Deldqo1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Salah satu jasad korban bom di kawasan Sarinah dibawa petugas untuk identifikasi (foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/16/338/1289602/proses-identifikasi-korban-bom-sarinah-selesai-dua-minggu-SP5Deldqo1.jpg</image><title>Salah satu jasad korban bom di kawasan Sarinah dibawa petugas untuk identifikasi (foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Dokter spesialis forensik RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Arif Wahyono menyebut proses pencocokan DNA korban bom kawasan Sarinah, Jakarta Pusat dengan pihak keluarga bakal berlangsung sekira dua minggu. Hal tersebut dilakukan sesuai dengan standar internasional proses identifikasi.
&quot;Paling cepat dua minggu pencocokan DNA,&quot; ujar Arif kepada awak media di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (16/1/2016).

Arif mencontohkan, jasad korban Riko pun saat ini belum direkonsiliasi. Yakni pencocokan data post mortem korban dengan ante mortem yang didapatkan dari pihak keluarga.
&quot;(Jasad) Riko belum direkonsiliasi. Belum ada keluarga yang melihat jenazah korban,&quot; imbuhnya.
Seperti diketahui, terdapat lima tahap proses identifikasi. Pertama ialah pengumpulan bukti dan pencatatan di tempat kejadian perkara. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit untuk diperoleh semua informasi tentang jasad korban.
Ketiga, data tersebut dipararelkan dengan yang ditanyakan kepada keluarga korban. Tahapan keempat, harus dibandingkan atau dimulai proses rekonsiliasi. Terakhir, petugas kemudian menyimpulkan dan menyatakan teridentifikasi.</description><content:encoded>JAKARTA - Dokter spesialis forensik RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Arif Wahyono menyebut proses pencocokan DNA korban bom kawasan Sarinah, Jakarta Pusat dengan pihak keluarga bakal berlangsung sekira dua minggu. Hal tersebut dilakukan sesuai dengan standar internasional proses identifikasi.
&quot;Paling cepat dua minggu pencocokan DNA,&quot; ujar Arif kepada awak media di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (16/1/2016).

Arif mencontohkan, jasad korban Riko pun saat ini belum direkonsiliasi. Yakni pencocokan data post mortem korban dengan ante mortem yang didapatkan dari pihak keluarga.
&quot;(Jasad) Riko belum direkonsiliasi. Belum ada keluarga yang melihat jenazah korban,&quot; imbuhnya.
Seperti diketahui, terdapat lima tahap proses identifikasi. Pertama ialah pengumpulan bukti dan pencatatan di tempat kejadian perkara. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit untuk diperoleh semua informasi tentang jasad korban.
Ketiga, data tersebut dipararelkan dengan yang ditanyakan kepada keluarga korban. Tahapan keempat, harus dibandingkan atau dimulai proses rekonsiliasi. Terakhir, petugas kemudian menyimpulkan dan menyatakan teridentifikasi.</content:encoded></item></channel></rss>
