<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petugas RS Polri Kembali Pindahkan Tujuh Jenazah dari Peti Es</title><description>Pantauan Okezone, Sabtu (16/1/2016), tampak para petugas mengeluarkan dan memindahkan satu-persatu jenazah yang dimuat dalam kantung mayat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/16/338/1289735/petugas-rs-polri-kembali-pindahkan-tujuh-jenazah-dari-peti-es</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/16/338/1289735/petugas-rs-polri-kembali-pindahkan-tujuh-jenazah-dari-peti-es"/><item><title>Petugas RS Polri Kembali Pindahkan Tujuh Jenazah dari Peti Es</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/16/338/1289735/petugas-rs-polri-kembali-pindahkan-tujuh-jenazah-dari-peti-es</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/16/338/1289735/petugas-rs-polri-kembali-pindahkan-tujuh-jenazah-dari-peti-es</guid><pubDate>Sabtu 16 Januari 2016 13:35 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/16/338/1289735/petugas-rs-polri-kembali-pindahkan-tujuh-jenazah-dari-peti-es-ZCRaBovN6T.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petugas RS Polri memindahkan jenazah korban bom Sarinah (Syamsul Anwar Khoemaeni/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/16/338/1289735/petugas-rs-polri-kembali-pindahkan-tujuh-jenazah-dari-peti-es-ZCRaBovN6T.jpg</image><title>Petugas RS Polri memindahkan jenazah korban bom Sarinah (Syamsul Anwar Khoemaeni/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pihak Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, kembali memindahkan ketujuh jenazah korban bom Sarinah, dari peti es ke kamar ruang instalasi forensik.
Pantauan Okezone, Sabtu (16/1/2016), tampak para petugas mengeluarkan dan memindahkan satu-persatu jenazah yang dimasukan ke dalam kantung mayat berwarna oranye tersebut.
Hingga kini, belum tampak aktivitas apapun di ruang jenazah RS Polri Kramatjati. Sementara, di posko ante mortem yang berada di depan IGD juga tampak lengang.
Terakhir, sekira pukul 10.00 WIB tadi, seorang keluarga korban bom kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat asal Tegal, Jawa Tengah sempat mendatangi posko ante mortem. Namun, ia bungkam saat dikonfirmasi awak media terkait apakah kerabatnya termasuk diantara tujuh korban ledakan.
Sementara, salah seorang petugas Disaster Victim Identification (DVI) mengaku, tidak mengetahui secara pasti jadwal kedatangan lanjutan. Pihaknya mengaku, hanya bersiaga untuk melayani pendataan ante mortem.
&quot;Kita belum monitor yang datang lagi, kita hanya melayani,&quot; ujar petugas yang enggan disebut namanya itu.</description><content:encoded>JAKARTA - Pihak Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, kembali memindahkan ketujuh jenazah korban bom Sarinah, dari peti es ke kamar ruang instalasi forensik.
Pantauan Okezone, Sabtu (16/1/2016), tampak para petugas mengeluarkan dan memindahkan satu-persatu jenazah yang dimasukan ke dalam kantung mayat berwarna oranye tersebut.
Hingga kini, belum tampak aktivitas apapun di ruang jenazah RS Polri Kramatjati. Sementara, di posko ante mortem yang berada di depan IGD juga tampak lengang.
Terakhir, sekira pukul 10.00 WIB tadi, seorang keluarga korban bom kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat asal Tegal, Jawa Tengah sempat mendatangi posko ante mortem. Namun, ia bungkam saat dikonfirmasi awak media terkait apakah kerabatnya termasuk diantara tujuh korban ledakan.
Sementara, salah seorang petugas Disaster Victim Identification (DVI) mengaku, tidak mengetahui secara pasti jadwal kedatangan lanjutan. Pihaknya mengaku, hanya bersiaga untuk melayani pendataan ante mortem.
&quot;Kita belum monitor yang datang lagi, kita hanya melayani,&quot; ujar petugas yang enggan disebut namanya itu.</content:encoded></item></channel></rss>
