<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Perampokan di Medan Dibuang ke Ladang Sawit</title><description>Mulut korban dibekap dan kedua tangan diikat</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/16/340/1289854/korban-perampokan-di-medan-dibuang-ke-ladang-sawit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/16/340/1289854/korban-perampokan-di-medan-dibuang-ke-ladang-sawit"/><item><title>Korban Perampokan di Medan Dibuang ke Ladang Sawit</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/16/340/1289854/korban-perampokan-di-medan-dibuang-ke-ladang-sawit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/16/340/1289854/korban-perampokan-di-medan-dibuang-ke-ladang-sawit</guid><pubDate>Sabtu 16 Januari 2016 17:06 WIB</pubDate><dc:creator>Erie Prasetyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/16/340/1289854/korban-perampokan-di-medan-dibuang-ke-ladang-sawit-vbDFeNfBTD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/16/340/1289854/korban-perampokan-di-medan-dibuang-ke-ladang-sawit-vbDFeNfBTD.jpg</image><title>ilustrasi (foto: Okezone)</title></images><description>MEDAN - Seorang pemilik mobil rental menjadi korban perampokan di Jalan Pancing, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara.
Ahmad (55) warga Sei Blutu, Kecamatan Medan Sun, Medan yang menjadi korba mengaku, rugi ratusan juta rupiah akibat aksi perampokan tersebut.
&quot;Saya dirampok, mobil saya dilarikan serta dompet dan dua unit handphone milik saya digeledah para pelaku lalu dibawa kabur. Saya dibuang di kawasan ladang sawit di Marelan dengan kondisi mulut dibekap dan tangan terikat,&quot; tutur Ahmad saat membuat laporan resmi di Polsek Percut Sei Tuan, Sabtu (16/1/2016).
Setelah ditinggalkan oleh para pelaku selama setengah jam di ladang sawit, korban mencoba melepaskan diri. Dari situ, ia meminta pertolongan warga dan menghubungi pihak keluarga sebelum melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi.
Ahmed menjelaskan pelaku menggunakan obeng saat melakukan aksi perampokan itu.
&quot;Saya sempat ingin melawan Bang, tapi langsung diancam pisau dari dua orang yang turun dari mobil Xenia. Lalu penumpang yang merupakan kawanan perampok disamping saya juga menodongkan obeng ke arah saya. Mulut saya lalu dibekap dan kedua tangan saya diikat. Saya dimasukan ke dalam mobil kemudian dibawa para perampok ke Jalan Marelan. Untungnya saya tidak dibunuh,&quot; papar Ahmad.
Atas kejadian tersebut, Polsek Percut Sei Tuan mengerahkan anggotanya untuk meninjau lokasi dan menelusuri keberadaaan para perampok.
&quot;Iya, korban sudah buat laporannya malam itu. Kita juga sudah meninjau lokasi TKP sampai ke tempat korban dibuang, saat ini masih dalam penyelidikan,&quot; tutur Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, AKP Syawal Zufri Siregar.</description><content:encoded>MEDAN - Seorang pemilik mobil rental menjadi korban perampokan di Jalan Pancing, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara.
Ahmad (55) warga Sei Blutu, Kecamatan Medan Sun, Medan yang menjadi korba mengaku, rugi ratusan juta rupiah akibat aksi perampokan tersebut.
&quot;Saya dirampok, mobil saya dilarikan serta dompet dan dua unit handphone milik saya digeledah para pelaku lalu dibawa kabur. Saya dibuang di kawasan ladang sawit di Marelan dengan kondisi mulut dibekap dan tangan terikat,&quot; tutur Ahmad saat membuat laporan resmi di Polsek Percut Sei Tuan, Sabtu (16/1/2016).
Setelah ditinggalkan oleh para pelaku selama setengah jam di ladang sawit, korban mencoba melepaskan diri. Dari situ, ia meminta pertolongan warga dan menghubungi pihak keluarga sebelum melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi.
Ahmed menjelaskan pelaku menggunakan obeng saat melakukan aksi perampokan itu.
&quot;Saya sempat ingin melawan Bang, tapi langsung diancam pisau dari dua orang yang turun dari mobil Xenia. Lalu penumpang yang merupakan kawanan perampok disamping saya juga menodongkan obeng ke arah saya. Mulut saya lalu dibekap dan kedua tangan saya diikat. Saya dimasukan ke dalam mobil kemudian dibawa para perampok ke Jalan Marelan. Untungnya saya tidak dibunuh,&quot; papar Ahmad.
Atas kejadian tersebut, Polsek Percut Sei Tuan mengerahkan anggotanya untuk meninjau lokasi dan menelusuri keberadaaan para perampok.
&quot;Iya, korban sudah buat laporannya malam itu. Kita juga sudah meninjau lokasi TKP sampai ke tempat korban dibuang, saat ini masih dalam penyelidikan,&quot; tutur Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, AKP Syawal Zufri Siregar.</content:encoded></item></channel></rss>
