<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terduga Teroris Ahmad Muhazan Tak Miliki Prestasi di Sekolah</title><description>Polisi menyebut Ahmad Muhazan sebagai salah satu pelaku teror di kawasan Sarinah pada Kamis pekan lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/18/525/1290739/terduga-teroris-ahmad-muhazan-tak-miliki-prestasi-di-sekolah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/18/525/1290739/terduga-teroris-ahmad-muhazan-tak-miliki-prestasi-di-sekolah"/><item><title>Terduga Teroris Ahmad Muhazan Tak Miliki Prestasi di Sekolah</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/18/525/1290739/terduga-teroris-ahmad-muhazan-tak-miliki-prestasi-di-sekolah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/18/525/1290739/terduga-teroris-ahmad-muhazan-tak-miliki-prestasi-di-sekolah</guid><pubDate>Senin 18 Januari 2016 11:55 WIB</pubDate><dc:creator>Toiskandar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/18/525/1290739/terduga-teroris-ahmad-muhazan-tak-miliki-prestasi-di-sekolah-jXQD9Puz5e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/18/525/1290739/terduga-teroris-ahmad-muhazan-tak-miliki-prestasi-di-sekolah-jXQD9Puz5e.jpg</image><title>foto: Antara</title></images><description>INDRAMAYU - Ahmad Muhazan, terduga pelaku teror di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis pekan lalu, dikenal sebagai siswa yang kurang bergaul saat menempuh pendidikan di MTs Negeri di sekitar tempat tinggalnya di Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, Indramayu.
Sejumlah guru yang pernah mengajar Ahmad Muhazan, mengatakan bahwa prestasi Ahmad saat duduk di bangku sekolah tidak terlalu cemerlang. Tak ada yang menonjol dalam diri pria kelahiran 5 juli 1990 tersebut. [Baca: Jenazah Ahmad Muhazan Ditolak Warga Kampung Halamannya]
Para guru yang pernah mengajar Ahmad Muhazan juga mengaku kaget dan tidak menyangka mantan murid mereka itu terlibat jaringan teroris. Saat masih bersekolah, guru tidak melihat keanehan pada diri Ahmad Muhazan.
&amp;ldquo;Benar dia dulu bersekolah di sini angkatan 2006. Selama menempuh pendidikan di sini, dia termasuk murid yang biasa saja,&amp;rdquo; ujar Wakil Kepala MTs Kedungwungu, Sugiro kepada wartawan, Senin (18/1/2016).
Setelah lulus dari sekolah ini, sambung Sugiro, Ahmad Muhazan melanjutkan pendidikan ke Pondok Pesantren Miftahul Huda Buger di Subang. &amp;ldquo;Kami sih percaya dia ikut dalam jaringan itu setelah menyelesaikan sekolah,&amp;rdquo; terangnya.</description><content:encoded>INDRAMAYU - Ahmad Muhazan, terduga pelaku teror di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis pekan lalu, dikenal sebagai siswa yang kurang bergaul saat menempuh pendidikan di MTs Negeri di sekitar tempat tinggalnya di Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, Indramayu.
Sejumlah guru yang pernah mengajar Ahmad Muhazan, mengatakan bahwa prestasi Ahmad saat duduk di bangku sekolah tidak terlalu cemerlang. Tak ada yang menonjol dalam diri pria kelahiran 5 juli 1990 tersebut. [Baca: Jenazah Ahmad Muhazan Ditolak Warga Kampung Halamannya]
Para guru yang pernah mengajar Ahmad Muhazan juga mengaku kaget dan tidak menyangka mantan murid mereka itu terlibat jaringan teroris. Saat masih bersekolah, guru tidak melihat keanehan pada diri Ahmad Muhazan.
&amp;ldquo;Benar dia dulu bersekolah di sini angkatan 2006. Selama menempuh pendidikan di sini, dia termasuk murid yang biasa saja,&amp;rdquo; ujar Wakil Kepala MTs Kedungwungu, Sugiro kepada wartawan, Senin (18/1/2016).
Setelah lulus dari sekolah ini, sambung Sugiro, Ahmad Muhazan melanjutkan pendidikan ke Pondok Pesantren Miftahul Huda Buger di Subang. &amp;ldquo;Kami sih percaya dia ikut dalam jaringan itu setelah menyelesaikan sekolah,&amp;rdquo; terangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
