<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gembong Narkoba Paling Berkuasa di Dunia (Bagian I)</title><description>Pergerakan mereka terbilang rapi dan terorganisir, sehingga otoritas setempat bahkan agen keamanan internasional sekalipun dibuat kesulitan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/20/18/1292393/gembong-narkoba-paling-berkuasa-di-dunia-bagian-i</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/20/18/1292393/gembong-narkoba-paling-berkuasa-di-dunia-bagian-i"/><item><title>Gembong Narkoba Paling Berkuasa di Dunia (Bagian I)</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/20/18/1292393/gembong-narkoba-paling-berkuasa-di-dunia-bagian-i</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/20/18/1292393/gembong-narkoba-paling-berkuasa-di-dunia-bagian-i</guid><pubDate>Rabu 20 Januari 2016 07:20 WIB</pubDate><dc:creator>Silviana Dharma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/20/18/1292393/gembong-narkoba-paling-berkuasa-di-dunia-bagian-i-dpbEZgN7UB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi gembong narkoba (Foto: Thefederalist.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/20/18/1292393/gembong-narkoba-paling-berkuasa-di-dunia-bagian-i-dpbEZgN7UB.jpg</image><title>Ilustrasi gembong narkoba (Foto: Thefederalist.com)</title></images><description>DALAM kamus besar bahasa Indonesia, gembong merujuk pada tiga arti. Pertama ialah harimau yang bulunya belang-belang. Kedua berarti jagoan dan ketiga dimaksudkan sebagai orang terkemuka. Gelar gembong, dengan demikian tidak dapat disematkan kepada semua orang. Terutama ketika kita membahas soal narkoba.
Gembong narkoba adalah raja di dunia obat-obatan terlarang. Dalam hal ini, mereka adalah orang-orang terkemuka, sekaligus harimau belang dan jagoan dalam dunia perdagangan gelap narkotika yang berkuasa atas sejumlah sindikat.
Beberapa juga menyebut mereka sebagai mafia atau godfather. Sebab selain perdagang obat-obatan terlarang secara ilegal, para raja narkoba ini sering kali terlibat dalam serangkaian aksi kriminalitas jalanan hingga tingkat elite.
Pergerakan mereka terbilang rapi dan terorganisir dengan baik, sehingga otoritas setempat bahkan agen keamanan internasional sekalipun dibuat kesulitan untuk menangkap mereka.
Kembali ditangkapnya gembong narkoba kelas kakap, Joaqu&amp;iacute;n &amp;lsquo;El Chapo&amp;rsquo; Guzm&amp;aacute;n Loera yang kabur dua kali dari penjara super ketat di Altiplano, Meksiko, merupakan insiden memalukan bagi Presiden Enrique Pe&amp;ntilde;a Nieto. Sedikitnya 30 sipir penjara diinterogasi karena diduga kuat terlibat dalam pelarian bos kartel narkotika yang satu ini.
El Chapo tentunya hanya satu dari puluhan gembong narkoba di seluruh penjuru dunia. Berikut, Okezone merangkum sepuluh gembong narkoba paling berkuasa yang terkenal keji sekaligus kaya di dunia:1.	Joaqu&amp;iacute;n &amp;lsquo;El Chapo&amp;rsquo; Guzm&amp;aacute;n Loera

Sosok raja narkoba ini layak kita bahas pertama. El Chapo adalah  kartel narkoba Sinaloa yang dijuluki &amp;ldquo;Si Pendek&amp;rdquo;, karena ukuran  tubuhnya. Sebagai gembong, ia terkenal jitu bernegosiasi dan  menyelundupkan barang haram itu dalam skala besar, tidak hanya di  Meksiko melainkan hingga ke Amerika Serikat dan mancanegara.
Oleh karena itu, ia menjadi salah satu bandar narkoba kedua paling  dicari di Amerika Serikat (AS), setelah meninggalnya Osama bin Laden.  Ia sekaligus menjadi kartel narkotik terkaya dalam sejarah menurut  majalah Forbes pada 2009, dengan nilai kekayaan mencapai USD1 triliun.  Itu baru yang diketahui, diduga perolehan finansialnya lebih dari itu.
Meski bertubuh mungil, bandar narkoba ini terkenal kejam dan perayu  ulung. Geng narkobanya sering terlibat dalam perkelahian antar geng,  terutama bersaing keras dengan Geng Zetas yang pernah menewaskan sekira  100 ribu orang.
Secara mengejutkan, istrinya adalah ratu kecantikan Meksiko, Erma  Coronel. Mereka menikah sejak 2007 dan telah dikaruniai dua putri  kembar. Di samping itu, kabar angin yang berhembus mengemukakan, El  Rapido sebenarnya memiliki banyak perempuan simpanan. Salah satunya,  Zulema Hern&amp;aacute;ndez ditemukan berakhir tragis di bagasi mobil pada tahun  2008 dengan ukiran huruf &amp;lsquo;Z&amp;rsquo; di tubuhnya.2.	Frank Lucas

Membahas dunia narkoba, tak lengkap jika tidak mengulik tokoh yang   satu ini. Frank Lucas, bermula dari agen heroin biasa menjadi mafia   narkoba internasional. Lika-liku kehidupannya di bisnis gelap ini telah   difilmkan Hollywood dalam &amp;lsquo;American Gangster&amp;rsquo; yang rilis tahun 2007.
&amp;ldquo;Prestasi&amp;rdquo; terbesar pria kelahiran North Carolina, AS, 9 September   1930 ini, yakni ketika berhasil menyelinapkan sejumlah obat terlarang ke   AS melalui peti mati prajurit AS yang baru saja meninggal dalam medan   perang di Vietnam. Bermarkas di Harlem sejak 1960-1970, jaringan   narkobanya tersebar dari New York hingga Asia Tenggara.
Berbagai cara dihalalkan untuk memuluskan usaha terlarangnya.   Pembunuhan, pemerasan dan penyuapan merupakan modus operandinya.   Dilansir dari Enki Village, Lucas memiliki nilai   kekayaan sekira USD52 miliar.
Pada tahun 1976, ia ditangkap dan didakwa kurungan penjara 70 tahun   atas perdagangan narkotika. Namun ia bebas lima tahun kemudian dan   statusnya diturunkan sebagai saksi yang dilindungi.3.	Manuel Antonio Noriega Moreno

Selain sebagai gembong narkoba, Manuel Noriega dikenal sebagai    diktator militer yang pernah memerintah Panama dari 1983 sampai 1989.    Kejahatannya terkemuka di kalangan CIA (Agensi Intelijen AS), karena    menjadi otak pertukaran senjata, perdagangan narkotik ilegal dan    pencucian uang.
Diwartakan Mirror, ketika AS menginvasi Panama pada tahun 1989,    Noriega akhirnya ditangkap sebagai tawanan perang. Di Miami, ia diadili    dan dihukum karena perdagangan narkoba, pemerasan, dan pencucian uang,    dan dijatuhi hukuman 30 tahun penjara.
Masa hukumannya di AS berakhir pada September 2007. Sambil menunggu    permintaan ekstradisi dari Panama dan Prancis atas dakwaan pembunuhan    pada tahun 1995 dan terlibat kasus pencucian uang pada 1999. Prancis    akhirnya mengabulkan permohonan ekstradisinya pada April 2010.
Ia tiba di Paris seminggu kemudian dan menjalani persidangan ulang,    ia terbukti bersalah dan dihukum penjara tujuh tahun pada Juli 2010.    Pembebasan bersyaratnya dikeluarkan pada 23 September 2011. Ia    diekstradisi kembali ke Panama untuk menjalani sisa 20 tahun masa    hukumannya.
Disitat dari LA Times, jumlah kekayaannya ditaksir lebih dari USD300    juta. Di antara ratusan rekening bank dan sejumlah properti miliknya    yang tersebar di seluruh dunia, diyakini ada sebuah istana seharga  USD27   juta di Prancis Selatan yang dikaburkan kepemilikannya menjadi  atas   nama Vicky Amado, kekasih gelap Noriega.4.	Ochoa Bersaudara

Seperti kita ketahui Columbia adalah pusat perdagangan narkoba     terbesar di dunia. Penguasa jaringan obat-obatan terlarang di Medell&amp;iacute;n     ialah tiga bersaudara Ochoa, yakni yang tertua Juan David Ochoa   V&amp;aacute;squez,   diikuti Jorge Luis dan Fabio, yang berasal dari kalangan   menengah ke   atas dan berpendidikan.
Dari bisnis haram ini, diperkirakan USD6 miliar berhasil diraup     ketiga bersaudara tersebut. Mereka ditangkap pada tahun 1991 dan keluar     dari penjara pada tahun 1996. Pada tahun 1999, si bungsu ditangkap   lagi   dan dijatuhi hukuman penjara selama 30 tahun.
Jaringannya tersebar luas hingga ke AS dan negara-negara lain di     dunia. Kekuasaannya di Medellin berbagi dengan gembong narkoba lain     sekelas Pablo Escobar dan Carlos Lehder Rivas.
Ketika dipenjara selama lima tahun bersama-sama, mereka tidak pernah     menelan makanan yang disediakan sipir penjara karena takut diracuni.    Ibu  merekalah yang membawakan makanan khusus setiap waktu ke penjara.
Setelah keluar dari penjara, mereka mengaku pensiun dari bisnis haram     tersebut dan beralih ternak kuda. Diwartakan New York Times, Kakak     tertua Ochoa, Juan David meninggal pada usia 65 tahun pada Juli 2013     akibat serangan jantung.5.	Carlos Enrique Lehder Rivas

Lahir dari ayah berkebangsaan Jerman dan Ibu Kolombia, bandar narkoba      kelas kakap ini mampu mendulang kekayaan hingga USD2,7 miliar.  Rivas     sendiri masuk kategori gembong narkotik kedua di Kolombia,  setelah   kakak   beradik Ochoa.
Pria kelahiran Armenia ini berkutat dalam bisnis kokain dan      mengomandoi satu pulau kecil di Bahama, yang digunakan untuk memasok      obat ke banyak tempat. Ia juga memegang kendali atas markas      penyelundupan obat-obatan adiktif terlarang yang memiliki satu set      lengkap pasukan bersenjata dan beberapa algojo hukuman gantung.
Dia menggunakan pesawat pribadi untuk menyelundupkan bisnis gelapnya.      Pengagum John Lennon dan Adolf Hitler ini dijatuhi hukuman penjara      selama 135 tahun pada tahun 1987. Akan tetapi, ia ditawari  pembebasan     bersyarat dan perlindungan sebagai saksi pada tahun 1992,  yang  membuat    hukuman seumur hidupnya dikurangi menjadi 55 tahun.</description><content:encoded>DALAM kamus besar bahasa Indonesia, gembong merujuk pada tiga arti. Pertama ialah harimau yang bulunya belang-belang. Kedua berarti jagoan dan ketiga dimaksudkan sebagai orang terkemuka. Gelar gembong, dengan demikian tidak dapat disematkan kepada semua orang. Terutama ketika kita membahas soal narkoba.
Gembong narkoba adalah raja di dunia obat-obatan terlarang. Dalam hal ini, mereka adalah orang-orang terkemuka, sekaligus harimau belang dan jagoan dalam dunia perdagangan gelap narkotika yang berkuasa atas sejumlah sindikat.
Beberapa juga menyebut mereka sebagai mafia atau godfather. Sebab selain perdagang obat-obatan terlarang secara ilegal, para raja narkoba ini sering kali terlibat dalam serangkaian aksi kriminalitas jalanan hingga tingkat elite.
Pergerakan mereka terbilang rapi dan terorganisir dengan baik, sehingga otoritas setempat bahkan agen keamanan internasional sekalipun dibuat kesulitan untuk menangkap mereka.
Kembali ditangkapnya gembong narkoba kelas kakap, Joaqu&amp;iacute;n &amp;lsquo;El Chapo&amp;rsquo; Guzm&amp;aacute;n Loera yang kabur dua kali dari penjara super ketat di Altiplano, Meksiko, merupakan insiden memalukan bagi Presiden Enrique Pe&amp;ntilde;a Nieto. Sedikitnya 30 sipir penjara diinterogasi karena diduga kuat terlibat dalam pelarian bos kartel narkotika yang satu ini.
El Chapo tentunya hanya satu dari puluhan gembong narkoba di seluruh penjuru dunia. Berikut, Okezone merangkum sepuluh gembong narkoba paling berkuasa yang terkenal keji sekaligus kaya di dunia:1.	Joaqu&amp;iacute;n &amp;lsquo;El Chapo&amp;rsquo; Guzm&amp;aacute;n Loera

Sosok raja narkoba ini layak kita bahas pertama. El Chapo adalah  kartel narkoba Sinaloa yang dijuluki &amp;ldquo;Si Pendek&amp;rdquo;, karena ukuran  tubuhnya. Sebagai gembong, ia terkenal jitu bernegosiasi dan  menyelundupkan barang haram itu dalam skala besar, tidak hanya di  Meksiko melainkan hingga ke Amerika Serikat dan mancanegara.
Oleh karena itu, ia menjadi salah satu bandar narkoba kedua paling  dicari di Amerika Serikat (AS), setelah meninggalnya Osama bin Laden.  Ia sekaligus menjadi kartel narkotik terkaya dalam sejarah menurut  majalah Forbes pada 2009, dengan nilai kekayaan mencapai USD1 triliun.  Itu baru yang diketahui, diduga perolehan finansialnya lebih dari itu.
Meski bertubuh mungil, bandar narkoba ini terkenal kejam dan perayu  ulung. Geng narkobanya sering terlibat dalam perkelahian antar geng,  terutama bersaing keras dengan Geng Zetas yang pernah menewaskan sekira  100 ribu orang.
Secara mengejutkan, istrinya adalah ratu kecantikan Meksiko, Erma  Coronel. Mereka menikah sejak 2007 dan telah dikaruniai dua putri  kembar. Di samping itu, kabar angin yang berhembus mengemukakan, El  Rapido sebenarnya memiliki banyak perempuan simpanan. Salah satunya,  Zulema Hern&amp;aacute;ndez ditemukan berakhir tragis di bagasi mobil pada tahun  2008 dengan ukiran huruf &amp;lsquo;Z&amp;rsquo; di tubuhnya.2.	Frank Lucas

Membahas dunia narkoba, tak lengkap jika tidak mengulik tokoh yang   satu ini. Frank Lucas, bermula dari agen heroin biasa menjadi mafia   narkoba internasional. Lika-liku kehidupannya di bisnis gelap ini telah   difilmkan Hollywood dalam &amp;lsquo;American Gangster&amp;rsquo; yang rilis tahun 2007.
&amp;ldquo;Prestasi&amp;rdquo; terbesar pria kelahiran North Carolina, AS, 9 September   1930 ini, yakni ketika berhasil menyelinapkan sejumlah obat terlarang ke   AS melalui peti mati prajurit AS yang baru saja meninggal dalam medan   perang di Vietnam. Bermarkas di Harlem sejak 1960-1970, jaringan   narkobanya tersebar dari New York hingga Asia Tenggara.
Berbagai cara dihalalkan untuk memuluskan usaha terlarangnya.   Pembunuhan, pemerasan dan penyuapan merupakan modus operandinya.   Dilansir dari Enki Village, Lucas memiliki nilai   kekayaan sekira USD52 miliar.
Pada tahun 1976, ia ditangkap dan didakwa kurungan penjara 70 tahun   atas perdagangan narkotika. Namun ia bebas lima tahun kemudian dan   statusnya diturunkan sebagai saksi yang dilindungi.3.	Manuel Antonio Noriega Moreno

Selain sebagai gembong narkoba, Manuel Noriega dikenal sebagai    diktator militer yang pernah memerintah Panama dari 1983 sampai 1989.    Kejahatannya terkemuka di kalangan CIA (Agensi Intelijen AS), karena    menjadi otak pertukaran senjata, perdagangan narkotik ilegal dan    pencucian uang.
Diwartakan Mirror, ketika AS menginvasi Panama pada tahun 1989,    Noriega akhirnya ditangkap sebagai tawanan perang. Di Miami, ia diadili    dan dihukum karena perdagangan narkoba, pemerasan, dan pencucian uang,    dan dijatuhi hukuman 30 tahun penjara.
Masa hukumannya di AS berakhir pada September 2007. Sambil menunggu    permintaan ekstradisi dari Panama dan Prancis atas dakwaan pembunuhan    pada tahun 1995 dan terlibat kasus pencucian uang pada 1999. Prancis    akhirnya mengabulkan permohonan ekstradisinya pada April 2010.
Ia tiba di Paris seminggu kemudian dan menjalani persidangan ulang,    ia terbukti bersalah dan dihukum penjara tujuh tahun pada Juli 2010.    Pembebasan bersyaratnya dikeluarkan pada 23 September 2011. Ia    diekstradisi kembali ke Panama untuk menjalani sisa 20 tahun masa    hukumannya.
Disitat dari LA Times, jumlah kekayaannya ditaksir lebih dari USD300    juta. Di antara ratusan rekening bank dan sejumlah properti miliknya    yang tersebar di seluruh dunia, diyakini ada sebuah istana seharga  USD27   juta di Prancis Selatan yang dikaburkan kepemilikannya menjadi  atas   nama Vicky Amado, kekasih gelap Noriega.4.	Ochoa Bersaudara

Seperti kita ketahui Columbia adalah pusat perdagangan narkoba     terbesar di dunia. Penguasa jaringan obat-obatan terlarang di Medell&amp;iacute;n     ialah tiga bersaudara Ochoa, yakni yang tertua Juan David Ochoa   V&amp;aacute;squez,   diikuti Jorge Luis dan Fabio, yang berasal dari kalangan   menengah ke   atas dan berpendidikan.
Dari bisnis haram ini, diperkirakan USD6 miliar berhasil diraup     ketiga bersaudara tersebut. Mereka ditangkap pada tahun 1991 dan keluar     dari penjara pada tahun 1996. Pada tahun 1999, si bungsu ditangkap   lagi   dan dijatuhi hukuman penjara selama 30 tahun.
Jaringannya tersebar luas hingga ke AS dan negara-negara lain di     dunia. Kekuasaannya di Medellin berbagi dengan gembong narkoba lain     sekelas Pablo Escobar dan Carlos Lehder Rivas.
Ketika dipenjara selama lima tahun bersama-sama, mereka tidak pernah     menelan makanan yang disediakan sipir penjara karena takut diracuni.    Ibu  merekalah yang membawakan makanan khusus setiap waktu ke penjara.
Setelah keluar dari penjara, mereka mengaku pensiun dari bisnis haram     tersebut dan beralih ternak kuda. Diwartakan New York Times, Kakak     tertua Ochoa, Juan David meninggal pada usia 65 tahun pada Juli 2013     akibat serangan jantung.5.	Carlos Enrique Lehder Rivas

Lahir dari ayah berkebangsaan Jerman dan Ibu Kolombia, bandar narkoba      kelas kakap ini mampu mendulang kekayaan hingga USD2,7 miliar.  Rivas     sendiri masuk kategori gembong narkotik kedua di Kolombia,  setelah   kakak   beradik Ochoa.
Pria kelahiran Armenia ini berkutat dalam bisnis kokain dan      mengomandoi satu pulau kecil di Bahama, yang digunakan untuk memasok      obat ke banyak tempat. Ia juga memegang kendali atas markas      penyelundupan obat-obatan adiktif terlarang yang memiliki satu set      lengkap pasukan bersenjata dan beberapa algojo hukuman gantung.
Dia menggunakan pesawat pribadi untuk menyelundupkan bisnis gelapnya.      Pengagum John Lennon dan Adolf Hitler ini dijatuhi hukuman penjara      selama 135 tahun pada tahun 1987. Akan tetapi, ia ditawari  pembebasan     bersyarat dan perlindungan sebagai saksi pada tahun 1992,  yang  membuat    hukuman seumur hidupnya dikurangi menjadi 55 tahun.</content:encoded></item></channel></rss>
