<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Evakuasi Eks Gafatar di Kalbar, Polda DIY Kirim Pasukan Brimob</title><description>Erwin mengatakan, dari informasi yang dihimpun dari Polda Kalimantan Barat, di kamp Mempawah, ada sekira 50-an warga DIY.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/20/510/1292713/evakuasi-eks-gafatar-di-kalbar-polda-diy-kirim-pasukan-brimob</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/20/510/1292713/evakuasi-eks-gafatar-di-kalbar-polda-diy-kirim-pasukan-brimob"/><item><title>Evakuasi Eks Gafatar di Kalbar, Polda DIY Kirim Pasukan Brimob</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/20/510/1292713/evakuasi-eks-gafatar-di-kalbar-polda-diy-kirim-pasukan-brimob</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/20/510/1292713/evakuasi-eks-gafatar-di-kalbar-polda-diy-kirim-pasukan-brimob</guid><pubDate>Rabu 20 Januari 2016 13:55 WIB</pubDate><dc:creator>Markus Yuwono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/20/510/1292713/evakuasi-eks-gafatar-di-kalbar-polda-diy-kirim-pasukan-brimob-TZOGEaLfBh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga eks gafatar yang disuri dari Kamp Mempawah, Kalimantan Barat (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/20/510/1292713/evakuasi-eks-gafatar-di-kalbar-polda-diy-kirim-pasukan-brimob-TZOGEaLfBh.jpg</image><title>Warga eks gafatar yang disuri dari Kamp Mempawah, Kalimantan Barat (Foto: Antara)</title></images><description>YOGYAKARTA - Untuk melakukan evakuasi terhadap eks anggota organisasi Gerakan Fajar Nusantar (Gafatar) yang diusir dari Mempawah, Kalimantan Barat, Polda DI Yogyakarta memberangkatkan satu kompi pasukan Brimob.
&quot;Kami diminta Mabes Polri untuk mengirim pasukan ke Mempawah. Tim memberangkatkan satu kompi Brimob atau sekira 100 orang, dipimpin komandan Kompi Brimob,&quot; kata Kapolda DIY, Brigjen Pol Erwin Triwanto kepada wartawan di Mapolda DIY, Rabu (20/1/2016).
Erwin mengatakan, dari informasi yang dihimpun dari Polda Kalimantan Barat, di kamp Mempawah, ada sekira 50-an warga DIY, ada lima orang nama yang identik, dari 79 orang yang dilaporkan hilang ke Mapolda DIY. Namun demikian, pihaknya belum bisa memberikan nama yang identik tersebut.
&quot;Hari ini kita diminta mengirim pasukan pengamanan dan juga untuk evakuasi masyarakat di beberapa wilayah,&quot; ucapnya.
Erwin mengungkapkan, beberapa orang yang dilaporkan hilang sudah kembali, namun saat ini tidak bisa di-publish, karena permintaan pribadi. Polisi juga belum bisa melakukan pemeriksaan kepada mereka.
&quot;Kalau dari keterangan dari yang melapor pernah ikut organisasi. Semoga ke depan mereka mau memberikan keterangan,&quot; katanya.
Erwin mengaku, belum bisa memastikan kedatangan warga yang diusir dari Kalimantan Barat tersebut. &quot;Yang pasti kita akan berikan keamanan bagi mereka kalau kembali nanti. Bagaimanapun mereka warga kita juga, kalau mungkin kemarin khilaf,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Untuk melakukan evakuasi terhadap eks anggota organisasi Gerakan Fajar Nusantar (Gafatar) yang diusir dari Mempawah, Kalimantan Barat, Polda DI Yogyakarta memberangkatkan satu kompi pasukan Brimob.
&quot;Kami diminta Mabes Polri untuk mengirim pasukan ke Mempawah. Tim memberangkatkan satu kompi Brimob atau sekira 100 orang, dipimpin komandan Kompi Brimob,&quot; kata Kapolda DIY, Brigjen Pol Erwin Triwanto kepada wartawan di Mapolda DIY, Rabu (20/1/2016).
Erwin mengatakan, dari informasi yang dihimpun dari Polda Kalimantan Barat, di kamp Mempawah, ada sekira 50-an warga DIY, ada lima orang nama yang identik, dari 79 orang yang dilaporkan hilang ke Mapolda DIY. Namun demikian, pihaknya belum bisa memberikan nama yang identik tersebut.
&quot;Hari ini kita diminta mengirim pasukan pengamanan dan juga untuk evakuasi masyarakat di beberapa wilayah,&quot; ucapnya.
Erwin mengungkapkan, beberapa orang yang dilaporkan hilang sudah kembali, namun saat ini tidak bisa di-publish, karena permintaan pribadi. Polisi juga belum bisa melakukan pemeriksaan kepada mereka.
&quot;Kalau dari keterangan dari yang melapor pernah ikut organisasi. Semoga ke depan mereka mau memberikan keterangan,&quot; katanya.
Erwin mengaku, belum bisa memastikan kedatangan warga yang diusir dari Kalimantan Barat tersebut. &quot;Yang pasti kita akan berikan keamanan bagi mereka kalau kembali nanti. Bagaimanapun mereka warga kita juga, kalau mungkin kemarin khilaf,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
