<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mangkal di Mediterranean, Kapal Perang Rusia Lacak Kapal Selam</title><description>Rusia mendatangkan satu cruiser dan satu destroyer ke timur Laut Mediterranean dan mengaku sempat melacak beberapa kapal selam musuh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/22/18/1294408/mangkal-di-mediterranean-kapal-perang-rusia-lacak-kapal-selam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/22/18/1294408/mangkal-di-mediterranean-kapal-perang-rusia-lacak-kapal-selam"/><item><title>Mangkal di Mediterranean, Kapal Perang Rusia Lacak Kapal Selam</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/22/18/1294408/mangkal-di-mediterranean-kapal-perang-rusia-lacak-kapal-selam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/22/18/1294408/mangkal-di-mediterranean-kapal-perang-rusia-lacak-kapal-selam</guid><pubDate>Jum'at 22 Januari 2016 11:26 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/22/18/1294408/mangkal-di-mediterranean-kapal-perang-rusia-lacak-kapal-selam-c4L3JTChOh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapal Perusak Kelas Udaloy &quot;Laksamana Kulakov-626&quot; (Foto: Wikipedia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/22/18/1294408/mangkal-di-mediterranean-kapal-perang-rusia-lacak-kapal-selam-c4L3JTChOh.jpg</image><title>Kapal Perusak Kelas Udaloy &quot;Laksamana Kulakov-626&quot; (Foto: Wikipedia)</title></images><description>LATTAKIA &amp;ndash; Dua kapal perang Rusia, nampak &amp;lsquo;mondar-mandir&amp;rsquo; di Laut Mediterranean. Salah satunya membawa komandan armada, Kapten Kelas I Stanislav Varik, sekaligus &amp;lsquo;mangkal&amp;rsquo; dan show off force di pesisir Suriah, dekat Kota Lattakia.
Rusia mendatangkan dua kapal perangnya, Kapal Destroyer Kelas Udaloy, &amp;ldquo;Laksamana Madya Kulakov-626&amp;rdquo;, dan Kapal Penjelajah Kelas Slava, &amp;ldquo;Varyag-011&amp;rdquo; dengan misi-misi tertentu, seolah mengingatkan kembali seperti di era Uni Soviet, di mana kapal-kapal mereka sering patroli ke luar perbatasan Rusia.
Destroyer atau Kapal Perusak Kulakov yang dilengkapi misil anti-kapal, torpedo dan meriam penangkal udara itu sendiri, sedianya merupakan salah satu bagian dari Armada Utara yang berangkat dari Pangkalan Severomorsk, Semenanjung Kola.
Sementara Kapal Penjelajah Varyag yang dilengkapi misil anti-kapal jarak jauh dan sistem pertahanan udara itu, didatangkan dari Armada Pasifik.Kapten Varik memaparkan kepada sejumlah wartawan yang diajak naik ke  Kapal Perusak Kulakov, bahwa kedatangan mereka untuk melindungi  kapal-kapal kargo sebagai supply bagi militer Rusia yang melancarkan  operasi-operasi anti-ISIS di Suriah.
Selain itu, Varik juga menjabarkan bahwa mereka punya misi lain  untuk memburu kapal-kapal selam milik negara lain yang sekiranya bisa  mengancam. Varik juga mengklaim sudah bisa melacak kapal-kapal selam  tersebut.

&amp;ldquo;Kapal perang saya berada di (laut) Mediterranean Timur untuk  melindungi dan mempertahankan kapal-kapal (perang) lain, serta kapal  kargo, sekaligus menyediakan pencarian dan penyelamatan di laut jika  dibutuhkan,&amp;rdquo; jelas Varik, dilansir  The Guardian, Jumat (22/1/2016).
&amp;ldquo;Di sisi lain, ada sejumlah kapal selam milik negara lain di sini  dan sudah kami temukan posisinya, kami identifikasi kelasnya dan kami  lacak beberapa di antara mereka,&amp;rdquo; tandasnya singkat tanpa memberi detail  lebih lanjut.</description><content:encoded>LATTAKIA &amp;ndash; Dua kapal perang Rusia, nampak &amp;lsquo;mondar-mandir&amp;rsquo; di Laut Mediterranean. Salah satunya membawa komandan armada, Kapten Kelas I Stanislav Varik, sekaligus &amp;lsquo;mangkal&amp;rsquo; dan show off force di pesisir Suriah, dekat Kota Lattakia.
Rusia mendatangkan dua kapal perangnya, Kapal Destroyer Kelas Udaloy, &amp;ldquo;Laksamana Madya Kulakov-626&amp;rdquo;, dan Kapal Penjelajah Kelas Slava, &amp;ldquo;Varyag-011&amp;rdquo; dengan misi-misi tertentu, seolah mengingatkan kembali seperti di era Uni Soviet, di mana kapal-kapal mereka sering patroli ke luar perbatasan Rusia.
Destroyer atau Kapal Perusak Kulakov yang dilengkapi misil anti-kapal, torpedo dan meriam penangkal udara itu sendiri, sedianya merupakan salah satu bagian dari Armada Utara yang berangkat dari Pangkalan Severomorsk, Semenanjung Kola.
Sementara Kapal Penjelajah Varyag yang dilengkapi misil anti-kapal jarak jauh dan sistem pertahanan udara itu, didatangkan dari Armada Pasifik.Kapten Varik memaparkan kepada sejumlah wartawan yang diajak naik ke  Kapal Perusak Kulakov, bahwa kedatangan mereka untuk melindungi  kapal-kapal kargo sebagai supply bagi militer Rusia yang melancarkan  operasi-operasi anti-ISIS di Suriah.
Selain itu, Varik juga menjabarkan bahwa mereka punya misi lain  untuk memburu kapal-kapal selam milik negara lain yang sekiranya bisa  mengancam. Varik juga mengklaim sudah bisa melacak kapal-kapal selam  tersebut.

&amp;ldquo;Kapal perang saya berada di (laut) Mediterranean Timur untuk  melindungi dan mempertahankan kapal-kapal (perang) lain, serta kapal  kargo, sekaligus menyediakan pencarian dan penyelamatan di laut jika  dibutuhkan,&amp;rdquo; jelas Varik, dilansir  The Guardian, Jumat (22/1/2016).
&amp;ldquo;Di sisi lain, ada sejumlah kapal selam milik negara lain di sini  dan sudah kami temukan posisinya, kami identifikasi kelasnya dan kami  lacak beberapa di antara mereka,&amp;rdquo; tandasnya singkat tanpa memberi detail  lebih lanjut.</content:encoded></item></channel></rss>
