<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gelombang Kedatangan Ribuan Eks Gafatar ke Pontianak Terus Berlanjut</title><description>Pemprov Kalbar mulai kewalahan  dalam menangani eks anggota Gafatar. Sebab, gelombang arus evakuasi ke kamp pengungsian masih berlanjut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/22/340/1294277/gelombang-kedatangan-ribuan-eks-gafatar-ke-pontianak-terus-berlanjut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/22/340/1294277/gelombang-kedatangan-ribuan-eks-gafatar-ke-pontianak-terus-berlanjut"/><item><title>Gelombang Kedatangan Ribuan Eks Gafatar ke Pontianak Terus Berlanjut</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/22/340/1294277/gelombang-kedatangan-ribuan-eks-gafatar-ke-pontianak-terus-berlanjut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/22/340/1294277/gelombang-kedatangan-ribuan-eks-gafatar-ke-pontianak-terus-berlanjut</guid><pubDate>Jum'at 22 Januari 2016 07:54 WIB</pubDate><dc:creator>Dina Prihatini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/22/340/1294277/gelombang-kedatangan-ribuan-eks-gafatar-ke-pontianak-terus-berlanjut-T1M4XOABGU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Eks pengikut Gafatar di kamp penampungan. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/22/340/1294277/gelombang-kedatangan-ribuan-eks-gafatar-ke-pontianak-terus-berlanjut-T1M4XOABGU.jpg</image><title>Eks pengikut Gafatar di kamp penampungan. (Foto: Antara)</title></images><description>PONTIANAK &amp;ndash; Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) mulai kewalahan dalam menangani eks anggota organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di kamp penampungan di Pontianak. Sebab, gelombang arus evakuasi eks Gafatar dari berbagai daerah ke kamp masih berlanjut.
Kepala Kesbangpol Pemprov Kalbar Aliuk mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah meminta pemerintah kabupaten untuk secara bergantian menangani para eks Gafatar. Sebab, di kamp mereka sudah sekira 3.000 orang dan akan bertambah lagi.
&quot;Kemarin, eks gafatar datang dari Kabupaten Bengkayang  ke kamp dengan diangkut delapan truk dan dua bus . Pagi ini akan datang lagi dari Kabupaten Melawi dan Kabupaten Sintang,&quot; ujarnya, Jumat (22/01/2016).
Aliuk menambahkan, jika gelombang eks Gafatar terus berlanjut dalam rentang waktu yang pendek, maka pihaknya akan kesulitan mendatanya. Belum lagi Pemprov Kalbar bakal mengalami keterbatasan tempat.
&quot;Pengungsi banyak anak-anak dan ibu hamil. Kalau tempatnya tidak memadai dan tidak layak, kan kasihan mereka. Seharusnya masing-masing Kabupaten sabar menunggu. Kami sebenarnya menginginkan para pengungsi datang lagi sekira tanggal 25 Januari, tetapi mereka sudah ada yang dalam perjalanan kemari,&quot; terangnya.
</description><content:encoded>PONTIANAK &amp;ndash; Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) mulai kewalahan dalam menangani eks anggota organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di kamp penampungan di Pontianak. Sebab, gelombang arus evakuasi eks Gafatar dari berbagai daerah ke kamp masih berlanjut.
Kepala Kesbangpol Pemprov Kalbar Aliuk mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah meminta pemerintah kabupaten untuk secara bergantian menangani para eks Gafatar. Sebab, di kamp mereka sudah sekira 3.000 orang dan akan bertambah lagi.
&quot;Kemarin, eks gafatar datang dari Kabupaten Bengkayang  ke kamp dengan diangkut delapan truk dan dua bus . Pagi ini akan datang lagi dari Kabupaten Melawi dan Kabupaten Sintang,&quot; ujarnya, Jumat (22/01/2016).
Aliuk menambahkan, jika gelombang eks Gafatar terus berlanjut dalam rentang waktu yang pendek, maka pihaknya akan kesulitan mendatanya. Belum lagi Pemprov Kalbar bakal mengalami keterbatasan tempat.
&quot;Pengungsi banyak anak-anak dan ibu hamil. Kalau tempatnya tidak memadai dan tidak layak, kan kasihan mereka. Seharusnya masing-masing Kabupaten sabar menunggu. Kami sebenarnya menginginkan para pengungsi datang lagi sekira tanggal 25 Januari, tetapi mereka sudah ada yang dalam perjalanan kemari,&quot; terangnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
