<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapal Tenggelam di Malaysia, 18 Jenazah WNI Ditemukan</title><description>Jumlah korban tewas dalam kecelakaan perahu imigran di perairan Malaysia pada Selasa 26 Januari 2016, dipastikan bertambah setelah pihak Malaysia menemukan lima jenazah lagi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/27/18/1298236/kapal-tenggelam-di-malaysia-18-jenazah-wni-ditemukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/27/18/1298236/kapal-tenggelam-di-malaysia-18-jenazah-wni-ditemukan"/><item><title>Kapal Tenggelam di Malaysia, 18 Jenazah WNI Ditemukan</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/27/18/1298236/kapal-tenggelam-di-malaysia-18-jenazah-wni-ditemukan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/27/18/1298236/kapal-tenggelam-di-malaysia-18-jenazah-wni-ditemukan</guid><pubDate>Rabu 27 Januari 2016 13:04 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/27/18/1298236/kecelakaan-perahu-wni-18-jenazah-ditemukan-ao3AxCbzpk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/27/18/1298236/kecelakaan-perahu-wni-18-jenazah-ditemukan-ao3AxCbzpk.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Jumlah korban tewas dalam kecelakaan perahu imigran di perairan Malaysia pada Selasa 26 Januari 2016, dipastikan bertambah setelah pihak Malaysia menemukan lima jenazah lagi.
Dengan penemuan tersebut, jumlah korban meninggal yang diketahui menjadi 18 orang, terdiri dari sembilan orang perempuan dan sembilan orang laki-laki.
Sebanyak 13 jenazah lainnya yang ditemukan kemarin di perairan Laut Kelise, Johor, Malaysia saat ini telah selesai divisum di Rumah Sakit Sultan Ismail, Johor Bahru.
Proses identifikasi para korban telah dimulai dengan memverifikasi jenazah dengan 16 dokumen berupa paspor, SIM Malaysia, KTP, dan Kartu Anggota Pramuka yang ditemukan di TKP.
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menugaskan tiga orang anggota tim DVI (Disaster Victim Identification) ke lokasi untuk memberikan bantuan.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir pada Rabu (27/1/2016), mengatakan tidak mengetahui secara pasti jumlah total penumpang kapal yang tenggelam, sehingga jumlah korban masih mungkin bertambah.
Pihak KJRI Johor Bahru dilaporkan telah dihubungi oleh dua keluarga dari Indonesia dan Malaysia yang menduga anggotanya menjadi korban. Meski begitu dia tidak mengetahui
Pihak Malaysia sampai saat ini masih terus melanjutkan upaya pencarian korban dan Tim Perlindungan warga negara Indonesia (WNI) dari KJRI Johor Bahru juga masih berada di lokasi untuk melakukan koordinasi dengan pihak berwenang setempat.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Jumlah korban tewas dalam kecelakaan perahu imigran di perairan Malaysia pada Selasa 26 Januari 2016, dipastikan bertambah setelah pihak Malaysia menemukan lima jenazah lagi.
Dengan penemuan tersebut, jumlah korban meninggal yang diketahui menjadi 18 orang, terdiri dari sembilan orang perempuan dan sembilan orang laki-laki.
Sebanyak 13 jenazah lainnya yang ditemukan kemarin di perairan Laut Kelise, Johor, Malaysia saat ini telah selesai divisum di Rumah Sakit Sultan Ismail, Johor Bahru.
Proses identifikasi para korban telah dimulai dengan memverifikasi jenazah dengan 16 dokumen berupa paspor, SIM Malaysia, KTP, dan Kartu Anggota Pramuka yang ditemukan di TKP.
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah menugaskan tiga orang anggota tim DVI (Disaster Victim Identification) ke lokasi untuk memberikan bantuan.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir pada Rabu (27/1/2016), mengatakan tidak mengetahui secara pasti jumlah total penumpang kapal yang tenggelam, sehingga jumlah korban masih mungkin bertambah.
Pihak KJRI Johor Bahru dilaporkan telah dihubungi oleh dua keluarga dari Indonesia dan Malaysia yang menduga anggotanya menjadi korban. Meski begitu dia tidak mengetahui
Pihak Malaysia sampai saat ini masih terus melanjutkan upaya pencarian korban dan Tim Perlindungan warga negara Indonesia (WNI) dari KJRI Johor Bahru juga masih berada di lokasi untuk melakukan koordinasi dengan pihak berwenang setempat.</content:encoded></item></channel></rss>
