<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Brasil Dilanda Virus Zika, Belum Ada Laporan WNI Terinfeksi</title><description>KBRI terus memonitor WNI yang ada di Brasil terkait merebaknya Virus Zika di Negeri Samba tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/27/18/1298480/brasil-dilanda-virus-zika-belum-ada-laporan-wni-terinfeksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/27/18/1298480/brasil-dilanda-virus-zika-belum-ada-laporan-wni-terinfeksi"/><item><title>Brasil Dilanda Virus Zika, Belum Ada Laporan WNI Terinfeksi</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/27/18/1298480/brasil-dilanda-virus-zika-belum-ada-laporan-wni-terinfeksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/27/18/1298480/brasil-dilanda-virus-zika-belum-ada-laporan-wni-terinfeksi</guid><pubDate>Rabu 27 Januari 2016 16:34 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/27/18/1298480/brasil-dilanda-virus-zika-belum-ada-laporan-wni-terinfeksi-206e8dynCR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Virus Zika menyebabkan bayi lahir dengan kelainan Microcephaly (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/27/18/1298480/brasil-dilanda-virus-zika-belum-ada-laporan-wni-terinfeksi-206e8dynCR.jpg</image><title>Virus Zika menyebabkan bayi lahir dengan kelainan Microcephaly (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Brasil jadi salah satu negara yang paling parah terdampak wabah Virus Zika. Dilaporkan, lebih dari tiga ribu kasus tercatat dan puluhan bayi disebutkan meninggal karenanya di Negeri Samba tersebut.
Bahkan, sejumlah negara di Amerika Selatan sudah mengeluarkan peringatan untuk para wanita, agar menunda kehamilannya.
Pasalnya, virus yang dibawa melalui perantara Nyamuk Aedes Aegypti ini sangat berbahaya buat para wanita hamil.
Jika terinfeksi, maka bayi yang dilahirkannya akan mengalami kelainan Microcephaly, atau kelainan ukuran kepala bayi yang lebih kecil dari ukuran normal.Terkait hal ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Brasil,  dikatakan terus mengawasi kondisi para warga negara Indonesia (WNI) di  Brasil.
&amp;ldquo;Kita masih terus ikuti (wabah Virus Zika) dan berkoordinasi  dengan KBRI Brasil,&amp;rdquo; papar juru bicara Kementerian Luar Negeri RI,  Armanatha Nasir kepada Okezone, Rabu (27/1/2016).

&amp;ldquo;KBRI Brasil sendiri terus memonitor dan belum ada laporan WNI  yang terkena (Virus Zika). Kalau ini jadi satu hal yang membahayakan,  kita akan ambil langkah-langkah selanjutnya,&amp;rdquo; imbuhnya.
Untuk sementara, belum ada kabar bahwa Indonesia menyatakan siaga Virus Zika, sebagaimana yang diterapkan Singapura sebelumnya.
Padahal otoritas Taiwan sempat melaporkan adanya indikasi satu  kasus Virus Zika terhadap warganya, pasca-bepergian ke Thailand, 19  Januari 2016 silam.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Brasil jadi salah satu negara yang paling parah terdampak wabah Virus Zika. Dilaporkan, lebih dari tiga ribu kasus tercatat dan puluhan bayi disebutkan meninggal karenanya di Negeri Samba tersebut.
Bahkan, sejumlah negara di Amerika Selatan sudah mengeluarkan peringatan untuk para wanita, agar menunda kehamilannya.
Pasalnya, virus yang dibawa melalui perantara Nyamuk Aedes Aegypti ini sangat berbahaya buat para wanita hamil.
Jika terinfeksi, maka bayi yang dilahirkannya akan mengalami kelainan Microcephaly, atau kelainan ukuran kepala bayi yang lebih kecil dari ukuran normal.Terkait hal ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Brasil,  dikatakan terus mengawasi kondisi para warga negara Indonesia (WNI) di  Brasil.
&amp;ldquo;Kita masih terus ikuti (wabah Virus Zika) dan berkoordinasi  dengan KBRI Brasil,&amp;rdquo; papar juru bicara Kementerian Luar Negeri RI,  Armanatha Nasir kepada Okezone, Rabu (27/1/2016).

&amp;ldquo;KBRI Brasil sendiri terus memonitor dan belum ada laporan WNI  yang terkena (Virus Zika). Kalau ini jadi satu hal yang membahayakan,  kita akan ambil langkah-langkah selanjutnya,&amp;rdquo; imbuhnya.
Untuk sementara, belum ada kabar bahwa Indonesia menyatakan siaga Virus Zika, sebagaimana yang diterapkan Singapura sebelumnya.
Padahal otoritas Taiwan sempat melaporkan adanya indikasi satu  kasus Virus Zika terhadap warganya, pasca-bepergian ke Thailand, 19  Januari 2016 silam.</content:encoded></item></channel></rss>
