<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Psikolog Forensik Sebut Korban Sesungguhnya Kopi Sianida Bukan Mirna</title><description>Psikolog Forensik, Reza Indragiri mengungkapkan bahwa jika dirunut, kasus kematian Mirna bisa mengungkap sesuatu yang lebih  &quot;besar&quot;</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/30/338/1300948/psikolog-forensik-sebut-korban-sesungguhnya-kopi-sianida-bukan-mirna</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/30/338/1300948/psikolog-forensik-sebut-korban-sesungguhnya-kopi-sianida-bukan-mirna"/><item><title>Psikolog Forensik Sebut Korban Sesungguhnya Kopi Sianida Bukan Mirna</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/30/338/1300948/psikolog-forensik-sebut-korban-sesungguhnya-kopi-sianida-bukan-mirna</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/30/338/1300948/psikolog-forensik-sebut-korban-sesungguhnya-kopi-sianida-bukan-mirna</guid><pubDate>Sabtu 30 Januari 2016 14:29 WIB</pubDate><dc:creator>Khafid Mardiyansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/30/338/1300948/psikolog-forensik-sebut-korban-sesungguhnya-kopi-sianida-bukan-mirna-1AmRLzf6UD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jessica Kumala Wongso (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/30/338/1300948/psikolog-forensik-sebut-korban-sesungguhnya-kopi-sianida-bukan-mirna-1AmRLzf6UD.jpg</image><title>Jessica Kumala Wongso (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Psikolog Forensik, Reza Indragiri mengungkapkan bahwa jika dirunut secara mendalam, kasus kematian Mirna bisa mengungkap sesuatu yang lebih &quot;besar&quot;. Bahkan, Indra mengungkapkan bahwa korban sesungguhnya dari kopi beracun tersebut bukan Mirna.

&quot;Kita runut dari awal, Mirna bukanlah siapa-siapa, sama seperti saya, lantas mengapa untuk membunuh orang biasa harus dengan sianida dengan jumlah 15 gram, sianida dengan kadar 200 miligram saja sudah bisa membunuh orang, ini sampai 15 gram,&quot; jelas Reza saat menghadiri talk show di iNews, Sabtu (30/1/2016).

&quot;Dari situ saya yakin, korban sesungguhnya pasti bukan Mirna. Karena dalam kasus sianida di dunia, hanya ada belasan dan itu pun kasus-kasus yang melibatkan tokoh-tokoh besar, lantas, siapa Mirna?,&quot; papar Reza.

Reza juga mengungkapkan bahwa untuk mendapatkan racun sianida harus secara online dengan mengisi begitu banyak identitas dan keperluan. Oleh karena itu, Reza sangat meyakini bahwa Mirna adalah korban &quot;salah bunuh&quot; dari tersangka yang sesungguhnya.

&quot;Dari situ saya yakin bahwa Mirna adalah orang yang salah orang, salah tempat dan salah waktu, hingga akhirnya di jadi korban sianida tersebut,&quot; terang Reza.
</description><content:encoded>JAKARTA - Psikolog Forensik, Reza Indragiri mengungkapkan bahwa jika dirunut secara mendalam, kasus kematian Mirna bisa mengungkap sesuatu yang lebih &quot;besar&quot;. Bahkan, Indra mengungkapkan bahwa korban sesungguhnya dari kopi beracun tersebut bukan Mirna.

&quot;Kita runut dari awal, Mirna bukanlah siapa-siapa, sama seperti saya, lantas mengapa untuk membunuh orang biasa harus dengan sianida dengan jumlah 15 gram, sianida dengan kadar 200 miligram saja sudah bisa membunuh orang, ini sampai 15 gram,&quot; jelas Reza saat menghadiri talk show di iNews, Sabtu (30/1/2016).

&quot;Dari situ saya yakin, korban sesungguhnya pasti bukan Mirna. Karena dalam kasus sianida di dunia, hanya ada belasan dan itu pun kasus-kasus yang melibatkan tokoh-tokoh besar, lantas, siapa Mirna?,&quot; papar Reza.

Reza juga mengungkapkan bahwa untuk mendapatkan racun sianida harus secara online dengan mengisi begitu banyak identitas dan keperluan. Oleh karena itu, Reza sangat meyakini bahwa Mirna adalah korban &quot;salah bunuh&quot; dari tersangka yang sesungguhnya.

&quot;Dari situ saya yakin bahwa Mirna adalah orang yang salah orang, salah tempat dan salah waktu, hingga akhirnya di jadi korban sianida tersebut,&quot; terang Reza.
</content:encoded></item></channel></rss>
