<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Kelompok Warga Bentrokan di Palu</title><description>Aparat kepolsian dibantu aparat TNI masih  berjaga-jaga di perbatasan kedua kelompok warga yang berseberangan jalan  tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/31/340/1301447/dua-kelompok-warga-bentrokan-di-palu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/01/31/340/1301447/dua-kelompok-warga-bentrokan-di-palu"/><item><title>Dua Kelompok Warga Bentrokan di Palu</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/01/31/340/1301447/dua-kelompok-warga-bentrokan-di-palu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/01/31/340/1301447/dua-kelompok-warga-bentrokan-di-palu</guid><pubDate>Minggu 31 Januari 2016 16:23 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Yosvidar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/01/31/340/1301447/dua-kelompok-warga-bentrokan-di-palu-Zky3j6vLjJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/01/31/340/1301447/dua-kelompok-warga-bentrokan-di-palu-Zky3j6vLjJ.jpg</image><title>Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>PALU - Bentrokan antar warga kembali terjadi di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Bentrokan kali ini melibatkan warga Jalan Anoa dan warga Jalan Darussalam, Minggu (31/1/2016) dini hari tadi.
Sejumlah warga dari kedua kelompok diamankan beserta beberapa barang bukti, diantaranya busur, ketapel dan badik diamankan pihak kepolisian. Bahkan, dalam penggeledahan lebih lanjut, polisi menemukan adanya narkoba jenis sabu.
Hingga saat ini, aparat kepolsian dibantu aparat TNI masih berjaga-jaga di perbatasan kedua kelompok warga yang berseberangan jalan tersebut.
Dari informasi yang dihimpun, bentrokan antar warga ini terjadi sekira pukul 04.00 Wita. Aksi saling serang antar kedua kelompok warga ini sempat direkam oleh beberapa warga yang berada di lokasi kejadian.
Masing-masing warga mempersenjatai diri mereka dengan menggunakan berbagai senjata tajam, seperti parang, bom molotov, busur dan petasan.
Aparat kepolisian yang dibantu TNI dari Batalion 711 Raksatama, langsung melakukan penyisiran di pemukiman warga yang terlibat bentrokan. Dari hasil penyisiran ini aparat gabungan TNI/Polri berhasil mengamankan sejumlah barantg bukti diantaranya busur, ketapel, badik serta bom molotov.
Kapolres Palu, AKBP Basya Radyananda mengatakan, bentrokan antar warga ini merupakan bentrokan yang kedua kalinya. Bentrokan bermula saat salah satu kelompok terlibat saling ejek sehingga meluas menjadi bentrokan antar warga.
Akibat bentrokan ini, sejumlah warga dari kedua kelompok pemuda yang terlibat bentrokan terluka akibat terkena peluru senapan angin serta busur. Saat ini ratusan personel gabungan TNI dan Polri masih berjaga-jaga di lokasi kejadian. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya bentrokan susulan.</description><content:encoded>PALU - Bentrokan antar warga kembali terjadi di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Bentrokan kali ini melibatkan warga Jalan Anoa dan warga Jalan Darussalam, Minggu (31/1/2016) dini hari tadi.
Sejumlah warga dari kedua kelompok diamankan beserta beberapa barang bukti, diantaranya busur, ketapel dan badik diamankan pihak kepolisian. Bahkan, dalam penggeledahan lebih lanjut, polisi menemukan adanya narkoba jenis sabu.
Hingga saat ini, aparat kepolsian dibantu aparat TNI masih berjaga-jaga di perbatasan kedua kelompok warga yang berseberangan jalan tersebut.
Dari informasi yang dihimpun, bentrokan antar warga ini terjadi sekira pukul 04.00 Wita. Aksi saling serang antar kedua kelompok warga ini sempat direkam oleh beberapa warga yang berada di lokasi kejadian.
Masing-masing warga mempersenjatai diri mereka dengan menggunakan berbagai senjata tajam, seperti parang, bom molotov, busur dan petasan.
Aparat kepolisian yang dibantu TNI dari Batalion 711 Raksatama, langsung melakukan penyisiran di pemukiman warga yang terlibat bentrokan. Dari hasil penyisiran ini aparat gabungan TNI/Polri berhasil mengamankan sejumlah barantg bukti diantaranya busur, ketapel, badik serta bom molotov.
Kapolres Palu, AKBP Basya Radyananda mengatakan, bentrokan antar warga ini merupakan bentrokan yang kedua kalinya. Bentrokan bermula saat salah satu kelompok terlibat saling ejek sehingga meluas menjadi bentrokan antar warga.
Akibat bentrokan ini, sejumlah warga dari kedua kelompok pemuda yang terlibat bentrokan terluka akibat terkena peluru senapan angin serta busur. Saat ini ratusan personel gabungan TNI dan Polri masih berjaga-jaga di lokasi kejadian. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya bentrokan susulan.</content:encoded></item></channel></rss>
