<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buaya Kerap Muncul di Sungai Ijo</title><description>Buaya kerap muncul di Sungai Ijo, Desa Nusadadi, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/02/512/1302777/buaya-kerap-muncul-di-sungai-ijo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/02/512/1302777/buaya-kerap-muncul-di-sungai-ijo"/><item><title>Buaya Kerap Muncul di Sungai Ijo</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/02/512/1302777/buaya-kerap-muncul-di-sungai-ijo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/02/512/1302777/buaya-kerap-muncul-di-sungai-ijo</guid><pubDate>Selasa 02 Februari 2016 12:16 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/02/512/1302777/buaya-kerap-muncul-di-sungai-ijo-vniTEkuWSw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (dok.Redbuble)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/02/512/1302777/buaya-kerap-muncul-di-sungai-ijo-vniTEkuWSw.jpg</image><title>Ilustrasi. (dok.Redbuble)</title></images><description>BANYUMAS &amp;ndash; Buaya kerap muncul di Sungai Ijo, Desa Nusadadi, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Pemerintah setempat sendiri berlum mengetahui jumlah buaya di sana.
Sementara warga di sekitar Sungai Ijo mengharapkan agar lokasi kemunculan buaya muara dijadikan destinasi wisata. Harapan itu disampaikan Kepala Desa Nusadadi, Ngalimin.
&quot;Bilamana ada kemungkinan-kemungkinan ke arah itu (menjadikan lokasi kemunculan buaya sebagai destinasi wisata), kami sangat mengharapkannya,&quot; ujarnya, Selasa (2/2/2016).
Menurut dia, keinginan menjadikan lokasi kemunculan buaya itu sebagai destinasi wisata juga telah disampaikan kepada petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jateng.
Sementara Koordinator Polisi Hutan BKSDA Jateng Seksi Konservasi Wilayah II Cilacap-Pemalang Rahmat Hidayat mengakui adanya keinginan dari warga untuk menjadikan lokasi kemunculan buaya di Sungai Ijo dijadikan sebagai destinasi wisata.
&quot;Masyarakat setempat sebenarnya memahami bahwa buaya tersebut merupakan satwa yang dilindungi dan langka sehingga ada keinginan daerah itu dijadikan sebagai tempat wisata. Tempat itu harus dilokalisasi dulu sehingga masyarakat yang biasa beraktivitas di sungai dapat menjalankan aktivitasnya seperti biasa,&quot; tuturnya.
&quot;Kemungkinan kawanan buaya itu merupakan buaya-buaya yang sebelumnya muncul di Sungai Bodo, Desa Candirenggo, Kecamatan Ayah, Kebumen, karena lokasinya sangat dekat,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>BANYUMAS &amp;ndash; Buaya kerap muncul di Sungai Ijo, Desa Nusadadi, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Pemerintah setempat sendiri berlum mengetahui jumlah buaya di sana.
Sementara warga di sekitar Sungai Ijo mengharapkan agar lokasi kemunculan buaya muara dijadikan destinasi wisata. Harapan itu disampaikan Kepala Desa Nusadadi, Ngalimin.
&quot;Bilamana ada kemungkinan-kemungkinan ke arah itu (menjadikan lokasi kemunculan buaya sebagai destinasi wisata), kami sangat mengharapkannya,&quot; ujarnya, Selasa (2/2/2016).
Menurut dia, keinginan menjadikan lokasi kemunculan buaya itu sebagai destinasi wisata juga telah disampaikan kepada petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jateng.
Sementara Koordinator Polisi Hutan BKSDA Jateng Seksi Konservasi Wilayah II Cilacap-Pemalang Rahmat Hidayat mengakui adanya keinginan dari warga untuk menjadikan lokasi kemunculan buaya di Sungai Ijo dijadikan sebagai destinasi wisata.
&quot;Masyarakat setempat sebenarnya memahami bahwa buaya tersebut merupakan satwa yang dilindungi dan langka sehingga ada keinginan daerah itu dijadikan sebagai tempat wisata. Tempat itu harus dilokalisasi dulu sehingga masyarakat yang biasa beraktivitas di sungai dapat menjalankan aktivitasnya seperti biasa,&quot; tuturnya.
&quot;Kemungkinan kawanan buaya itu merupakan buaya-buaya yang sebelumnya muncul di Sungai Bodo, Desa Candirenggo, Kecamatan Ayah, Kebumen, karena lokasinya sangat dekat,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
