<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peluncuran Satelit Korut &amp; Kiriman Tisu Toilet Bekas ke Korsel</title><description>Satelit yang dinamakan Kwangmyongsong itu, rencananya akan diluncurkan Korut antara 8-25 Februari 2016 mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/03/18/1303386/peluncuran-satelit-korut-kiriman-tisu-toilet-bekas-ke-korsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/03/18/1303386/peluncuran-satelit-korut-kiriman-tisu-toilet-bekas-ke-korsel"/><item><title>Peluncuran Satelit Korut &amp; Kiriman Tisu Toilet Bekas ke Korsel</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/03/18/1303386/peluncuran-satelit-korut-kiriman-tisu-toilet-bekas-ke-korsel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/03/18/1303386/peluncuran-satelit-korut-kiriman-tisu-toilet-bekas-ke-korsel</guid><pubDate>Rabu 03 Februari 2016 02:17 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/03/18/1303386/peluncuran-satelit-korut-kiriman-tisu-toilet-bekas-ke-korsel-ZaFgJWddl2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Satelit Korea Utara, Kwangmyongsong yang akan diluncurkan pekan depan (Foto: Xinhua)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/03/18/1303386/peluncuran-satelit-korut-kiriman-tisu-toilet-bekas-ke-korsel-ZaFgJWddl2.jpg</image><title>Satelit Korea Utara, Kwangmyongsong yang akan diluncurkan pekan depan (Foto: Xinhua)</title></images><description>PYONGYANG &amp;ndash; Seolah tidak puas dengan aktivitas militer mereka pasca-uji bom hidrogen pada Januari lalu, Korea Utara (Korut) menyatakan niatnya untuk meluncurkan sebuah satelit observasi bulan ini.
Satelit yang dinamakan &amp;ldquo;Kwangmyongsong&amp;rdquo; itu, rencananya akan diluncurkan Korut antara 8-25 Februari 2016 mendatang. Hal ini pun sudah dilaporkan Korut ke IMO atau Organisasi Maritim Internasional.
&amp;ldquo;Kami telah menerima informas dari Republik Rakyat Demokratik Korea (Korut), terkait peluncuran satelit observasi bumi, &amp;lsquo;Kwangmyongsong&amp;rsquo; pada tanggal antara 8-25 Februari,&amp;rdquo; ungkap pernyataan IMO, dinukil Daily Star, Rabu (3/2/2016).
Di saat yang bersamaan, muncul laporan dan keluhan kubu Korea Selatan (Korsel), terhadap aksi Korut mengirimkan balon-balon yang membawa tisu-tisu toilet bekas, punting-puntung rokok dan selebaran psywar atau perang urat syaraf.Pengiriman balon-balon itu diketahui para personel keamanan Korsel di  perbatasan, di mana mereka juga menerima selebaran yang menyebutkan  Presiden Korsel, Park Geun-hye, sebagai politikus kotor.
Seoul lewat seorang juru bicara, sontak mengecam aksi Korut itu  yang dianggap sebagai tindakan kekanak-kanakan. Pengiriman balon yang  sempat dikhawatirkan membawa senjata biokimia itu juga mendapat sorotan  tajam media Negeri Ginseng tersebut.

&amp;ldquo;Terdapat kecemasan bahwa Korut mungkin mengirim benda-benda  biokimia untuk menyakiti rakyat kami. Tapi setelah menganalisa dan  memeriksanya, ternyata itu hanya sampah,&amp;rdquo; tulis surat kabar Korsel,  Joong Ang.</description><content:encoded>PYONGYANG &amp;ndash; Seolah tidak puas dengan aktivitas militer mereka pasca-uji bom hidrogen pada Januari lalu, Korea Utara (Korut) menyatakan niatnya untuk meluncurkan sebuah satelit observasi bulan ini.
Satelit yang dinamakan &amp;ldquo;Kwangmyongsong&amp;rdquo; itu, rencananya akan diluncurkan Korut antara 8-25 Februari 2016 mendatang. Hal ini pun sudah dilaporkan Korut ke IMO atau Organisasi Maritim Internasional.
&amp;ldquo;Kami telah menerima informas dari Republik Rakyat Demokratik Korea (Korut), terkait peluncuran satelit observasi bumi, &amp;lsquo;Kwangmyongsong&amp;rsquo; pada tanggal antara 8-25 Februari,&amp;rdquo; ungkap pernyataan IMO, dinukil Daily Star, Rabu (3/2/2016).
Di saat yang bersamaan, muncul laporan dan keluhan kubu Korea Selatan (Korsel), terhadap aksi Korut mengirimkan balon-balon yang membawa tisu-tisu toilet bekas, punting-puntung rokok dan selebaran psywar atau perang urat syaraf.Pengiriman balon-balon itu diketahui para personel keamanan Korsel di  perbatasan, di mana mereka juga menerima selebaran yang menyebutkan  Presiden Korsel, Park Geun-hye, sebagai politikus kotor.
Seoul lewat seorang juru bicara, sontak mengecam aksi Korut itu  yang dianggap sebagai tindakan kekanak-kanakan. Pengiriman balon yang  sempat dikhawatirkan membawa senjata biokimia itu juga mendapat sorotan  tajam media Negeri Ginseng tersebut.

&amp;ldquo;Terdapat kecemasan bahwa Korut mungkin mengirim benda-benda  biokimia untuk menyakiti rakyat kami. Tapi setelah menganalisa dan  memeriksanya, ternyata itu hanya sampah,&amp;rdquo; tulis surat kabar Korsel,  Joong Ang.</content:encoded></item></channel></rss>
