<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ritual ketika Roh Dewa-dewi Pergi</title><description>Jelang perayaan Imlek 2562 yang jatuh pada 8  februari 2016, warga Tiong Hoa melakukan ritual ketika dewa-dewi pergi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/04/519/1303757/ritual-ketika-roh-dewa-dewi-pergi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/04/519/1303757/ritual-ketika-roh-dewa-dewi-pergi"/><item><title>Ritual ketika Roh Dewa-dewi Pergi</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/04/519/1303757/ritual-ketika-roh-dewa-dewi-pergi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/04/519/1303757/ritual-ketika-roh-dewa-dewi-pergi</guid><pubDate>Kamis 04 Februari 2016 00:07 WIB</pubDate><dc:creator>Sholahudin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/03/519/1303757/ritual-ketika-roh-dewa-dewi-pergi-pR0E9SjlBk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mandi rupang jelang Imlek. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/03/519/1303757/ritual-ketika-roh-dewa-dewi-pergi-pR0E9SjlBk.jpg</image><title>Mandi rupang jelang Imlek. (Foto: Antara)</title></images><description>MOJOKERTO - Jelang Tahun Baru China atau perayaan Imlek 2562 yang jatuh pada 8 februari 2016, warga Tiong Hoa di Klenteng Hok Sian Kiong, Kota Mojokerto, melakukan ritual mandi rupang.
Ritual mandi rupang yaitu memandikan patung dewa-dewi yang ada di klenteng. Diperlukan syarat khusus bagi yang memandikan patung, yaitu diharuskan melakukan vegetarian selama tiga hari sebelum memandikannya.
Rtual mandi rupang tersebut dilakukan pada saat seluruh roh dalam patung dalam keadaan kosong. Dengan cara membasuhnya dengan air yang dicampur bunga mawar, melati, dan gading.
Salah satu yang dibersihkan warga Tion Hoa di Klenteng Hok Sian Kiong  adalah patung Dewa Mak Cho dan Dewi Kwan Im serta patung Bhiksu Tong Zam Chong. Semuanya dianggap sebagai dewa dan dewi berkedudukan tertinggi.
Sebelum melakukan ritual tersebut, umat Tridharma diwajibkan untuk melakukan sembahyang dan bersuci diri. Sebab, di dalam patung tersebut  diyakini bersemayam ruh dewa-dewi yang sangat suci.
Dalam kepercayaan umat Tridharma, menjelang perayaan Imlek, ruh para dewa-dewi meninggalkan patung. Pada saat itulah waktu yang tepat untuk membersihkannya.
Pengurus Klenteng Hok Sian Kiong, Bambang Candroso mengatakan penyucian patung dewa-dewi ini merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada Tuhan. Sebab telah memberi berkah kepada umat Tridharma.
Puncak perayaan Imlek di Klenteng Hok Sian Kiong akan dilakukan dengan cara bersembahyang dengan diikuti sekitar dua ribu umat Tridharma. Perayaan Imlek juga akan dilakukan dengan pawai barongsai.
</description><content:encoded>MOJOKERTO - Jelang Tahun Baru China atau perayaan Imlek 2562 yang jatuh pada 8 februari 2016, warga Tiong Hoa di Klenteng Hok Sian Kiong, Kota Mojokerto, melakukan ritual mandi rupang.
Ritual mandi rupang yaitu memandikan patung dewa-dewi yang ada di klenteng. Diperlukan syarat khusus bagi yang memandikan patung, yaitu diharuskan melakukan vegetarian selama tiga hari sebelum memandikannya.
Rtual mandi rupang tersebut dilakukan pada saat seluruh roh dalam patung dalam keadaan kosong. Dengan cara membasuhnya dengan air yang dicampur bunga mawar, melati, dan gading.
Salah satu yang dibersihkan warga Tion Hoa di Klenteng Hok Sian Kiong  adalah patung Dewa Mak Cho dan Dewi Kwan Im serta patung Bhiksu Tong Zam Chong. Semuanya dianggap sebagai dewa dan dewi berkedudukan tertinggi.
Sebelum melakukan ritual tersebut, umat Tridharma diwajibkan untuk melakukan sembahyang dan bersuci diri. Sebab, di dalam patung tersebut  diyakini bersemayam ruh dewa-dewi yang sangat suci.
Dalam kepercayaan umat Tridharma, menjelang perayaan Imlek, ruh para dewa-dewi meninggalkan patung. Pada saat itulah waktu yang tepat untuk membersihkannya.
Pengurus Klenteng Hok Sian Kiong, Bambang Candroso mengatakan penyucian patung dewa-dewi ini merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada Tuhan. Sebab telah memberi berkah kepada umat Tridharma.
Puncak perayaan Imlek di Klenteng Hok Sian Kiong akan dilakukan dengan cara bersembahyang dengan diikuti sekitar dua ribu umat Tridharma. Perayaan Imlek juga akan dilakukan dengan pawai barongsai.
</content:encoded></item></channel></rss>
