<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lima Budaya Unik Khas India</title><description>Okezone merangkum lima budaya unik yang menjadi khas di India.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/05/18/1305029/lima-budaya-unik-khas-india</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/05/18/1305029/lima-budaya-unik-khas-india"/><item><title>Lima Budaya Unik Khas India</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/05/18/1305029/lima-budaya-unik-khas-india</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/05/18/1305029/lima-budaya-unik-khas-india</guid><pubDate>Jum'at 05 Februari 2016 06:07 WIB</pubDate><dc:creator>Emirald Julio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/04/18/1305029/lima-budaya-unik-khas-india-VYqUpHFrpY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">India terkenal sebagai negara festival (Foto: International congress aiesec)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/04/18/1305029/lima-budaya-unik-khas-india-VYqUpHFrpY.jpg</image><title>India terkenal sebagai negara festival (Foto: International congress aiesec)</title></images><description>INDIA, sebuah negara di benua Asia yang dipenuhi budaya dan warna dalam tradisinya. Negara ini juga dikenal dengan sejarah hingga kisahnya dibuat menjadi buku cerita dan film yang cukup terkenal di republik kita ini.
Namun, India juga memiliki budaya khas yang unik dan tidak ditemukan di negara lain. Banyak pihak, khususnya dari negara Barat, melihat kultur budaya ini menjadi suatu daya tarik yang mengundang mereka untuk menengok Negeri Bollywood tersebut.
Karena itu, Okezone akan merangkum lima budaya unik yang membuat India terkenal dan menjadi identik khas Negeri Bollywood ini.

Namaste (Budaya Salam di India)

Namaste mungkin salah satu budaya khas dan unik di India. Banyak kepala negara atau beberapa pihak menggunakan budaya salam ini, namun setiap orang yang melihatnya pasti tahu bahwa ini adalah cara salam di Negeri Bollywood.
Namaste atau namaskar adalah satu dari lima bentuk tradisional cara salam yang &amp;nbsp;disebutkan dalam kitab kuno di Hindu yang bernama Vedas.
Ternyata namaste secara harfiah berarti &amp;lsquo;saya menunduk kepada Anda&amp;rsquo; lalu mengucap salam kepada satu sama lain dengan mengatakan &amp;lsquo;semoga pikiran kita dapat menyatu (bertemu)&amp;rsquo; yang diindikasikan dengan menangkupkan tangan di dekat dada.

Kata dasar &amp;lsquo;namaha&amp;rsquo; dari namaste bisa diartikan &amp;lsquo;bukan saya&amp;rsquo; yang dilihat sebagai pengurangan ego di diri masing-masing yang bertemu.
Dilaporkan, Presiden Amerika Serikat Barack Obama pernah menggunakan salam namaste di beberapa pertemuan, bahkan Sekjen PBB Ban Ki-moon menyapa orang-orang yang merayakan internasional Yoga di Time&amp;rsquo;s Square New York, AS, dengan menggunakan salam khas India ini.
Seni dari Kuil India

Bila bertandang atau mendengar negara India, pasti ada yang terbersit dalam benak mengenai kuil-kuil yang memiliki bentuk khas yang berdasarkan budaya Hindu. Namun, ternyata kuil ini dibangun tidak sembarangan karena harus mengikuti garis gelombang magnet bumi, karena dipercaya dapat membantu meningkatkan energi positif yang berada di dalam kuil.
Pelat tembaga yang dinamakan Garbhagriha atau Moolasthan ditanam di bawah patung dewa yang berada dalam kuil. Dikabarkan, pelat tembaga ini berfungsi untuk menyebarkan energi yang ada di sekitar kuil.
Warga negara India percaya jika kerap pergi ke kuil maka individu akan memiliki pikiran positif dan mendapatkan banyak energi positif, dengan ini dipercaya maka individu itu juga memiliki kesehatan yang lebih baik.
Seperti mendatangi Masjid, di India jika ingin masuk ke kuil maka setiap orang harus membuka alas kaki karena agar tidak mengotori kuil yang dianggap suci .

Atithi Devo Bhavah 

Di India ada istilah &amp;lsquo;Atithi Devo Bhava&amp;rsquo; yang berarti tamu sama seperti dewa atau disamakan seperti dewa. Istilah ini diambil dari bahasa Sanskerta yang berasal dari tulisan di Hindu dalam tata cara menjamu tamu.
Dalam praktiknya bila berdasarkan istilah ini terdapat lima tahap dalam menyambut tamu, yaitu ;

Dhupa, jika orang India menerima tamu maka tuan rumah harus mengondisikan ruangan penerima tamu harum. Karena warga India percaya aroma yang harum dapat menyebabkan tamu yang datang memiliki humor yang bagus
Dipa, jika tamu datang maka lampu ruangan yang di dekat tuan rumah dan tamu haru menyala, agar bahasa tubuh dan ekspresi lebih terlihat jelas. Karena dengan penerangan, maka tamu dan&amp;nbsp; tuan rumah dianggap tidak memiliki gap atau batasan.
Naivedya, buah-buahan dan permen yang terbuat dari susu dijadikan sebagai jamuan untuk menyambut tamu.
Akshata, ini adalah tradisi penerimaan tamu, tilak yang biasanya terbuat dari pasta merah terang dan satu butir beras ditaruh di kening dari tamu. Penyambutan ini dipercaya sebagai penyambutan paling terhormat di keluarga India yang beraliran Hindu.
Pushpa, bunga diberikan kepada tamu oleh tuan rumah sebagai bentuk iktikad baik. Bunga ini menjadi simbolisasi ingatan yang indah dari tamu ketika ia tinggal selama beberapa hari di rumah tuan rumah.




India Negara Festival 

Negara India selalu mengadakan festival yang cukup banyak setiap tahunnya. Selain festival dari Hindu, India juga merayakan perayaan dari banyak agama lain yang berada di negara tersebut.
Muslim di India dihormati ketika mereka mengadakan Idul Fitri, Kristen juga dihormati ketika merayakan Natal dan Paskah. Namun, ada juga perayaan dari agama Sikhs yaitu Baisakhi (perayaan hasil panen) lalu ada ulang tahun dari Sang Guru Sikhs yang selalu dirayakan.
Hindu di India memiliki perayaan Diwali, Holi, Makar Sakranti. Agama Jains memiliki Mahavir Jayanthi, agama Buddha di sana juga merayakan kelahiran Sang Buddha di perayaan yang dinamakan Buddha Poornima dan masih banyak lagi. Karena India cukup terkenal di mata dunia sering mengadakan banyak perayaan, sehingga banyak yang melihat Negeri Bollywood ini sebagai negara festival.

Pakaian tradisional India 

Mungkin di Indonesia tidak asing lagi dengan pakaian dari para perempuan India yang dinamakan &amp;lsquo;sari&amp;rsquo;. Kain sari sendiri sebenarnya adalah kain panjang yang tidak perlu dijahit dan selalu mudah dibuat serta nyaman untuk digunakan.
Namun, satu hal yang pasti sari harus terbuat sesuai dengan etiket beragama. Tradisi Sari ini berasal dari tradisi Hindu dan mulai menyebar di beberapa agama lain di India akibat akulturasi.
Prinsip dari sari juga diterapkan dengan &amp;lsquo;Kurta-Pyjama&amp;rsquo;, dan pakaian seremonial dari &amp;lsquo;Sherwani&amp;rsquo; yang digunakan oleh pria di India dari berbagai agama. Terdapat beberapa kunci dari pakaian tradisional dan budaya unik di masyarakat India, yang dimaksud kunci ini adalah harus sesuai dengan kesopanan, harus beradap, dan harus saling menghormati.
</description><content:encoded>INDIA, sebuah negara di benua Asia yang dipenuhi budaya dan warna dalam tradisinya. Negara ini juga dikenal dengan sejarah hingga kisahnya dibuat menjadi buku cerita dan film yang cukup terkenal di republik kita ini.
Namun, India juga memiliki budaya khas yang unik dan tidak ditemukan di negara lain. Banyak pihak, khususnya dari negara Barat, melihat kultur budaya ini menjadi suatu daya tarik yang mengundang mereka untuk menengok Negeri Bollywood tersebut.
Karena itu, Okezone akan merangkum lima budaya unik yang membuat India terkenal dan menjadi identik khas Negeri Bollywood ini.

Namaste (Budaya Salam di India)

Namaste mungkin salah satu budaya khas dan unik di India. Banyak kepala negara atau beberapa pihak menggunakan budaya salam ini, namun setiap orang yang melihatnya pasti tahu bahwa ini adalah cara salam di Negeri Bollywood.
Namaste atau namaskar adalah satu dari lima bentuk tradisional cara salam yang &amp;nbsp;disebutkan dalam kitab kuno di Hindu yang bernama Vedas.
Ternyata namaste secara harfiah berarti &amp;lsquo;saya menunduk kepada Anda&amp;rsquo; lalu mengucap salam kepada satu sama lain dengan mengatakan &amp;lsquo;semoga pikiran kita dapat menyatu (bertemu)&amp;rsquo; yang diindikasikan dengan menangkupkan tangan di dekat dada.

Kata dasar &amp;lsquo;namaha&amp;rsquo; dari namaste bisa diartikan &amp;lsquo;bukan saya&amp;rsquo; yang dilihat sebagai pengurangan ego di diri masing-masing yang bertemu.
Dilaporkan, Presiden Amerika Serikat Barack Obama pernah menggunakan salam namaste di beberapa pertemuan, bahkan Sekjen PBB Ban Ki-moon menyapa orang-orang yang merayakan internasional Yoga di Time&amp;rsquo;s Square New York, AS, dengan menggunakan salam khas India ini.
Seni dari Kuil India

Bila bertandang atau mendengar negara India, pasti ada yang terbersit dalam benak mengenai kuil-kuil yang memiliki bentuk khas yang berdasarkan budaya Hindu. Namun, ternyata kuil ini dibangun tidak sembarangan karena harus mengikuti garis gelombang magnet bumi, karena dipercaya dapat membantu meningkatkan energi positif yang berada di dalam kuil.
Pelat tembaga yang dinamakan Garbhagriha atau Moolasthan ditanam di bawah patung dewa yang berada dalam kuil. Dikabarkan, pelat tembaga ini berfungsi untuk menyebarkan energi yang ada di sekitar kuil.
Warga negara India percaya jika kerap pergi ke kuil maka individu akan memiliki pikiran positif dan mendapatkan banyak energi positif, dengan ini dipercaya maka individu itu juga memiliki kesehatan yang lebih baik.
Seperti mendatangi Masjid, di India jika ingin masuk ke kuil maka setiap orang harus membuka alas kaki karena agar tidak mengotori kuil yang dianggap suci .

Atithi Devo Bhavah 

Di India ada istilah &amp;lsquo;Atithi Devo Bhava&amp;rsquo; yang berarti tamu sama seperti dewa atau disamakan seperti dewa. Istilah ini diambil dari bahasa Sanskerta yang berasal dari tulisan di Hindu dalam tata cara menjamu tamu.
Dalam praktiknya bila berdasarkan istilah ini terdapat lima tahap dalam menyambut tamu, yaitu ;

Dhupa, jika orang India menerima tamu maka tuan rumah harus mengondisikan ruangan penerima tamu harum. Karena warga India percaya aroma yang harum dapat menyebabkan tamu yang datang memiliki humor yang bagus
Dipa, jika tamu datang maka lampu ruangan yang di dekat tuan rumah dan tamu haru menyala, agar bahasa tubuh dan ekspresi lebih terlihat jelas. Karena dengan penerangan, maka tamu dan&amp;nbsp; tuan rumah dianggap tidak memiliki gap atau batasan.
Naivedya, buah-buahan dan permen yang terbuat dari susu dijadikan sebagai jamuan untuk menyambut tamu.
Akshata, ini adalah tradisi penerimaan tamu, tilak yang biasanya terbuat dari pasta merah terang dan satu butir beras ditaruh di kening dari tamu. Penyambutan ini dipercaya sebagai penyambutan paling terhormat di keluarga India yang beraliran Hindu.
Pushpa, bunga diberikan kepada tamu oleh tuan rumah sebagai bentuk iktikad baik. Bunga ini menjadi simbolisasi ingatan yang indah dari tamu ketika ia tinggal selama beberapa hari di rumah tuan rumah.




India Negara Festival 

Negara India selalu mengadakan festival yang cukup banyak setiap tahunnya. Selain festival dari Hindu, India juga merayakan perayaan dari banyak agama lain yang berada di negara tersebut.
Muslim di India dihormati ketika mereka mengadakan Idul Fitri, Kristen juga dihormati ketika merayakan Natal dan Paskah. Namun, ada juga perayaan dari agama Sikhs yaitu Baisakhi (perayaan hasil panen) lalu ada ulang tahun dari Sang Guru Sikhs yang selalu dirayakan.
Hindu di India memiliki perayaan Diwali, Holi, Makar Sakranti. Agama Jains memiliki Mahavir Jayanthi, agama Buddha di sana juga merayakan kelahiran Sang Buddha di perayaan yang dinamakan Buddha Poornima dan masih banyak lagi. Karena India cukup terkenal di mata dunia sering mengadakan banyak perayaan, sehingga banyak yang melihat Negeri Bollywood ini sebagai negara festival.

Pakaian tradisional India 

Mungkin di Indonesia tidak asing lagi dengan pakaian dari para perempuan India yang dinamakan &amp;lsquo;sari&amp;rsquo;. Kain sari sendiri sebenarnya adalah kain panjang yang tidak perlu dijahit dan selalu mudah dibuat serta nyaman untuk digunakan.
Namun, satu hal yang pasti sari harus terbuat sesuai dengan etiket beragama. Tradisi Sari ini berasal dari tradisi Hindu dan mulai menyebar di beberapa agama lain di India akibat akulturasi.
Prinsip dari sari juga diterapkan dengan &amp;lsquo;Kurta-Pyjama&amp;rsquo;, dan pakaian seremonial dari &amp;lsquo;Sherwani&amp;rsquo; yang digunakan oleh pria di India dari berbagai agama. Terdapat beberapa kunci dari pakaian tradisional dan budaya unik di masyarakat India, yang dimaksud kunci ini adalah harus sesuai dengan kesopanan, harus beradap, dan harus saling menghormati.
</content:encoded></item></channel></rss>
