<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Atasi Tanggul Jebol, PSDA Tamben Cikedung Datangkan Ekskavator</title><description>Jebolnya tanggul tersebut karena kapasitas air yang mencapai 15 kubik, sedangkan tanggul hanya menampung sekira 13 kubik air.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/09/525/1307815/atasi-tanggul-jebol-psda-tamben-cikedung-datangkan-ekskavator</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/09/525/1307815/atasi-tanggul-jebol-psda-tamben-cikedung-datangkan-ekskavator"/><item><title>Atasi Tanggul Jebol, PSDA Tamben Cikedung Datangkan Ekskavator</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/09/525/1307815/atasi-tanggul-jebol-psda-tamben-cikedung-datangkan-ekskavator</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/09/525/1307815/atasi-tanggul-jebol-psda-tamben-cikedung-datangkan-ekskavator</guid><pubDate>Selasa 09 Februari 2016 13:34 WIB</pubDate><dc:creator>Dwi Ayu Artantiani </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/09/525/1307815/atasi-tanggul-jebol-psda-tamben-cikedung-datangkan-ekskavator-oIxWkUN8W3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tanggul jebol di Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung, Indramayu.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/09/525/1307815/atasi-tanggul-jebol-psda-tamben-cikedung-datangkan-ekskavator-oIxWkUN8W3.jpg</image><title>Tanggul jebol di Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung, Indramayu.</title></images><description>INDRAMAYU &amp;ndash; Kepala UPT PSDA Tamben Cikedung Kabupaten Indramayu, Slamet Setiadi mengatakan, pihaknya sudah mendatangkan ekskavator untuk menanggulangi tanggul saluran induk barat di BT-11a Desa Jatisura Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat yang jebol pada Selasa (9/2/2016).
Sebelumnya, tanggul yang jebol merendam areal persawahan di Desa Jambak.
&quot;Air merendam lahan persawahan seluas 430 hektare di Desa Jambak dan 10 hektare di Desa Jatisura,&quot; kata Slamet.
Slamet menuturkan, jebolnya tanggul tersebut karena kapasitas air yang mencapai 15 kubik, sedangkan tanggul hanya menampung sekira 13 kubik air.
&quot;Selain itu, penyebab lainnya sedimentasi yang tinggi dan kondisi
tanggul dangkal. Tanggul tersebut jebol dengan panjang 20 meter, lebar 3 meter, dan kedalaman 8 meter,&quot; tutur Slamet.
Dia pun mengaku kesulitan ketika melakukan penambalan tanggul yang jebol. Pasalnya, penambalan harus menggunakan tanah yang kering, sedangkan bulan ini merupakan musim hujan.
&quot;Sebanyak 140 kubik tanah kami butuhkan. Insya Allah dalam seminggu perbaikan tanggul ini selesai,&quot; ujarnya.

</description><content:encoded>INDRAMAYU &amp;ndash; Kepala UPT PSDA Tamben Cikedung Kabupaten Indramayu, Slamet Setiadi mengatakan, pihaknya sudah mendatangkan ekskavator untuk menanggulangi tanggul saluran induk barat di BT-11a Desa Jatisura Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat yang jebol pada Selasa (9/2/2016).
Sebelumnya, tanggul yang jebol merendam areal persawahan di Desa Jambak.
&quot;Air merendam lahan persawahan seluas 430 hektare di Desa Jambak dan 10 hektare di Desa Jatisura,&quot; kata Slamet.
Slamet menuturkan, jebolnya tanggul tersebut karena kapasitas air yang mencapai 15 kubik, sedangkan tanggul hanya menampung sekira 13 kubik air.
&quot;Selain itu, penyebab lainnya sedimentasi yang tinggi dan kondisi
tanggul dangkal. Tanggul tersebut jebol dengan panjang 20 meter, lebar 3 meter, dan kedalaman 8 meter,&quot; tutur Slamet.
Dia pun mengaku kesulitan ketika melakukan penambalan tanggul yang jebol. Pasalnya, penambalan harus menggunakan tanah yang kering, sedangkan bulan ini merupakan musim hujan.
&quot;Sebanyak 140 kubik tanah kami butuhkan. Insya Allah dalam seminggu perbaikan tanggul ini selesai,&quot; ujarnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
