<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erdogan Frustrasi Lihat AS Mesra dengan Kurdi</title><description>Erdogan sewot lihat hubungan erat AS dengan musuh bebuyutannya, Kurdi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/11/18/1309263/erdogan-frustrasi-lihat-as-mesra-dengan-kurdi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/11/18/1309263/erdogan-frustrasi-lihat-as-mesra-dengan-kurdi"/><item><title>Erdogan Frustrasi Lihat AS Mesra dengan Kurdi</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/11/18/1309263/erdogan-frustrasi-lihat-as-mesra-dengan-kurdi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/11/18/1309263/erdogan-frustrasi-lihat-as-mesra-dengan-kurdi</guid><pubDate>Kamis 11 Februari 2016 08:09 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/11/18/1309263/erdogan-frustrasi-lihat-as-mesra-dengan-kurdi-GRHpwC9fgc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (Foto: Janine Costa/REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/11/18/1309263/erdogan-frustrasi-lihat-as-mesra-dengan-kurdi-GRHpwC9fgc.jpg</image><title>Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (Foto: Janine Costa/REUTERS)</title></images><description>ANKARA &amp;ndash; Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, kembali mengungkapkan kejengkelannya melihat &amp;ldquo;kemesraan&amp;rdquo; mitranya, Amerika Serikat dengan musuhnya yang dianggap teroris, Partai Persatuan Demokratik Suriah-Kurdi (PYD).
Kemesraan AS dengan musuh bebuyutan Turki itu ditunjukkan dengan kedatangan Brett McGurk, utusan Presiden AS, Barack Obama pada 2 Februari 2016 lalu ke basis PYD di Koban&amp;icirc;, Suriah Utara.
Kunjungan AS itu merupakan bentuk dukungan moril terhadap Kurdi, yang diklaim AS turut membantu peperangan terhadap kelompok teroris ISIS.
Ditambah, juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) AS, John Kirby pada Senin, 8 Februari 2016 lalu, menegaskan bahwa AS tak menganggap PYD berada di dalam daftar hitam kelompok teroris.Sehari setelahnya pada Selasa, 9 Februari 2016, Kemenlu Turki  kemudian menyampaikan nota protes mereka terhadap pernyataan Kirby  tersebut, kepada Duta Besar AS untuk Turki, John Bass.
Kini, Erdogan kembali menekankan rasa frustrasinya, bahwa AS  harus memilih &amp;ldquo;kawan&amp;rdquo;, antara Turki atau Kurdi yang selama ini jadi  momok tersendiri buat Erdogan.

&amp;ldquo;Amerika, berapa kali saya bertanya pada kalian: pilih kami atau  PYD? Kemitraan yang kita punya ini seolah jadi aneh,&amp;rdquo; kesal Erdogan,  disitat Sputnik, Kamis (11/2/2016).
&amp;ldquo;Terlepas dari fakta penjelasan semuanya kepada mereka (AS),  mereka masih bilang bahwa PYD bukan teroris Tapi mereka (PYD)  jelas-jelas teroris. Kalian (AS) masih saja belum mengerti hal ini.  Namun kalian harus mendengarkan seruan ini dengan baik,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>ANKARA &amp;ndash; Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, kembali mengungkapkan kejengkelannya melihat &amp;ldquo;kemesraan&amp;rdquo; mitranya, Amerika Serikat dengan musuhnya yang dianggap teroris, Partai Persatuan Demokratik Suriah-Kurdi (PYD).
Kemesraan AS dengan musuh bebuyutan Turki itu ditunjukkan dengan kedatangan Brett McGurk, utusan Presiden AS, Barack Obama pada 2 Februari 2016 lalu ke basis PYD di Koban&amp;icirc;, Suriah Utara.
Kunjungan AS itu merupakan bentuk dukungan moril terhadap Kurdi, yang diklaim AS turut membantu peperangan terhadap kelompok teroris ISIS.
Ditambah, juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) AS, John Kirby pada Senin, 8 Februari 2016 lalu, menegaskan bahwa AS tak menganggap PYD berada di dalam daftar hitam kelompok teroris.Sehari setelahnya pada Selasa, 9 Februari 2016, Kemenlu Turki  kemudian menyampaikan nota protes mereka terhadap pernyataan Kirby  tersebut, kepada Duta Besar AS untuk Turki, John Bass.
Kini, Erdogan kembali menekankan rasa frustrasinya, bahwa AS  harus memilih &amp;ldquo;kawan&amp;rdquo;, antara Turki atau Kurdi yang selama ini jadi  momok tersendiri buat Erdogan.

&amp;ldquo;Amerika, berapa kali saya bertanya pada kalian: pilih kami atau  PYD? Kemitraan yang kita punya ini seolah jadi aneh,&amp;rdquo; kesal Erdogan,  disitat Sputnik, Kamis (11/2/2016).
&amp;ldquo;Terlepas dari fakta penjelasan semuanya kepada mereka (AS),  mereka masih bilang bahwa PYD bukan teroris Tapi mereka (PYD)  jelas-jelas teroris. Kalian (AS) masih saja belum mengerti hal ini.  Namun kalian harus mendengarkan seruan ini dengan baik,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
