<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Isak Tangis Personel AL AS saat Ditahan Iran</title><description>Pada perayaan peringatan ke-37 revolusi Islam, Iran menyebar video pelaut AS yang menangis saat ditahan pasukan Iran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/12/18/1310101/isak-tangis-personel-al-as-saat-ditahan-iran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/12/18/1310101/isak-tangis-personel-al-as-saat-ditahan-iran"/><item><title>Isak Tangis Personel AL AS saat Ditahan Iran</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/12/18/1310101/isak-tangis-personel-al-as-saat-ditahan-iran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/12/18/1310101/isak-tangis-personel-al-as-saat-ditahan-iran</guid><pubDate>Jum'at 12 Februari 2016 02:24 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/12/18/1310101/isak-tangis-personel-al-as-saat-ditahan-iran-DuVCnDCAb5.png" expression="full" type="image/jpeg">Anggota Angkatan Laut Amerika Serikat yang menangis saat ditahan pasukan Iran (Foto: ABCNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/12/18/1310101/isak-tangis-personel-al-as-saat-ditahan-iran-DuVCnDCAb5.png</image><title>Anggota Angkatan Laut Amerika Serikat yang menangis saat ditahan pasukan Iran (Foto: ABCNews)</title></images><description>WASHINGTON DC &amp;ndash; Momen penangkapan 10 personel Angkatan Laut Amerika Serikat (AL AS) beberapa waktu lalu setelah dinyatakan melanggar kedaulatan laut, ternyata dijadikan bahan propaganda tersendiri oleh Iran.
Pada perayaan kemenangan revolusi Islam Iran, Negeri Persia itu menyebar video yang turut menampilkan serangakaian foto, memperlihatkan isak tangis seorang personel AL AS dalam masa penahanan tentara Iran.
Otoritas AL AS sendiri yang dimintai keterangan hanya menyatakan, bahwa sang pelaut menangis karena marah akibat insiden itu. Namun di sisi lain, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) AS, memaparkan bahwa video itu bukan hal yang pantas untuk disebarkan Iran.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/ut_2DhgsNbU&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
&amp;ldquo;Kami sudah mendapat kejelasan, begitupun Menlu (John Kerry), tentang kemuakan kami melihat foto-foto dan video tentang pelaut-pelaut kami yang digunakan untuk tujuan propaganda,&amp;rdquo; cetus juru bicara Kemenlu AS, John Kirby kepada CNN, Jumat (12/2/2016).
Tidak hanya Kemenlu AS, senator dari Partai Republik, John McCain pun menyesalkan &amp;ldquo;ulah&amp;rdquo; Iran tersebut yang dianggapnya tindakan provokasi.
&amp;ldquo;Rezim Iran merilis gambar-gambar anggota AL AS yang secara ilegal, ditahan tentara Iran, di mana hal itu merepresentasikan provokasi terbaru Iran terhadap AS. Ini juga upaya lain dari mereka untuk mempermalukan personel militer Amerika,&amp;rdquo; timpal McCain.</description><content:encoded>WASHINGTON DC &amp;ndash; Momen penangkapan 10 personel Angkatan Laut Amerika Serikat (AL AS) beberapa waktu lalu setelah dinyatakan melanggar kedaulatan laut, ternyata dijadikan bahan propaganda tersendiri oleh Iran.
Pada perayaan kemenangan revolusi Islam Iran, Negeri Persia itu menyebar video yang turut menampilkan serangakaian foto, memperlihatkan isak tangis seorang personel AL AS dalam masa penahanan tentara Iran.
Otoritas AL AS sendiri yang dimintai keterangan hanya menyatakan, bahwa sang pelaut menangis karena marah akibat insiden itu. Namun di sisi lain, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) AS, memaparkan bahwa video itu bukan hal yang pantas untuk disebarkan Iran.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/ut_2DhgsNbU&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
&amp;ldquo;Kami sudah mendapat kejelasan, begitupun Menlu (John Kerry), tentang kemuakan kami melihat foto-foto dan video tentang pelaut-pelaut kami yang digunakan untuk tujuan propaganda,&amp;rdquo; cetus juru bicara Kemenlu AS, John Kirby kepada CNN, Jumat (12/2/2016).
Tidak hanya Kemenlu AS, senator dari Partai Republik, John McCain pun menyesalkan &amp;ldquo;ulah&amp;rdquo; Iran tersebut yang dianggapnya tindakan provokasi.
&amp;ldquo;Rezim Iran merilis gambar-gambar anggota AL AS yang secara ilegal, ditahan tentara Iran, di mana hal itu merepresentasikan provokasi terbaru Iran terhadap AS. Ini juga upaya lain dari mereka untuk mempermalukan personel militer Amerika,&amp;rdquo; timpal McCain.</content:encoded></item></channel></rss>
