<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bulan Depan, Koran Independent Berhenti Cetak</title><description>Setelah 30 tahun berdiri, surat kabar The Independent bakal menghentikan edisi cetaknya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/13/18/1310974/bulan-depan-koran-independent-berhenti-cetak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/13/18/1310974/bulan-depan-koran-independent-berhenti-cetak"/><item><title>Bulan Depan, Koran Independent Berhenti Cetak</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/13/18/1310974/bulan-depan-koran-independent-berhenti-cetak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/13/18/1310974/bulan-depan-koran-independent-berhenti-cetak</guid><pubDate>Sabtu 13 Februari 2016 00:54 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/13/18/1310974/bulan-depan-koran-independent-berhenti-cetak-WnsGYn6VPc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Surat Kabar The Independent akan berhenti cetak pada pertengahan Maret mendatang (Foto: Stephen Hird/REUTERS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/13/18/1310974/bulan-depan-koran-independent-berhenti-cetak-WnsGYn6VPc.jpg</image><title>Surat Kabar The Independent akan berhenti cetak pada pertengahan Maret mendatang (Foto: Stephen Hird/REUTERS)</title></images><description>LONDON &amp;ndash; Arus jurnalisme digital kembali memakan korban. Setelah Majalah Penthouse tutup, media cetak asing lainnya yang berbasis di London, Inggris, &amp;ldquo;The Independent&amp;rdquo;, juga akan tutup dan menghentikan edisi cetaknya.
Koran harian The Independent serta tabloid mingguan, Independent on Sunday, sudah akan menghentikan edisi cetak mereka bulan depan.
Edisi cetak terakhir koran harian The Independent akan diterbitkan 26 Maret dan tabloid Independent on Sunday, juga akan merilis edisi cetak terakhirnya pada 20 Maret 2016.
Untuk seterusnya, dua pemilik media tersebut, Alexander dan Evgeny Lebedev, akan &amp;ldquo;mewariskan&amp;rdquo; The Independent ke edisi online &amp;ldquo;The i&amp;rdquo; di website yang sudah di-branded ulang, &amp;ldquo;indy100.com,&amp;rdquo; yang sudah dibeli Johnston Press seharga 24 juta poundsterling (Rp468 miliar).&amp;ldquo;Pada saat jurnalisme kami dibaca dan dihormati lebih banyak orang di  lebih banyak tempat dari masa-masa sebelumnya, kami (sekarang) berpeluk  pada masa depan digital secara ekslusif,&amp;rdquo; ungkap Evgeny Lebedev,  disitat Daily Mail, Sabtu (13/2/2016).
&amp;ldquo;Kami menghadapi sebuah pilihan: terus mengelola edidi cetak,  atau beralih ke digital yang sudah kami buat demi masa depan yang  berkelanjutan dan menuai keuntungan,&amp;rdquo; tambahnya.

Di sisi lain, penutupan edisi cetak ini juga meninggalkan masalah  lain. Meski lebih dari 50 pegawainya akan dikaryakan ke edisi online,  namun mereka masih mengalami surplus sekira 70 staf, di mana 70 staf itu  bakal  menghadapi pemutusan hubungan kerja (PHK).
&amp;ldquo;Saya menyesali hal ini, tapi saya bisa mengonfirmasi bahwa semua  yang dikontrak sebelumnya, akan menerima pesangon dengan masa kerja dua  pekan,&amp;rdquo; tambahnya.
Surat kabar The Independent awalnya didirikan sekira tiga dekade silam (7 Oktober 1986) lalu oleh sejumlah editor senior Inggris, termasuk Andrew Marr dan Rosie Boycott. Edisi cetak pertama mereka terbit pertama kali pada 1990.
Sempat dikuasai Sir Anthony O&amp;rsquo;Reilly, The Independent kemudian dibeli pengusaha Rusia, Alexander Lebedev dan nama surat kabarnya juga dijual ke ESI Media dengan hanya mengucurkan dana 1 pounds!</description><content:encoded>LONDON &amp;ndash; Arus jurnalisme digital kembali memakan korban. Setelah Majalah Penthouse tutup, media cetak asing lainnya yang berbasis di London, Inggris, &amp;ldquo;The Independent&amp;rdquo;, juga akan tutup dan menghentikan edisi cetaknya.
Koran harian The Independent serta tabloid mingguan, Independent on Sunday, sudah akan menghentikan edisi cetak mereka bulan depan.
Edisi cetak terakhir koran harian The Independent akan diterbitkan 26 Maret dan tabloid Independent on Sunday, juga akan merilis edisi cetak terakhirnya pada 20 Maret 2016.
Untuk seterusnya, dua pemilik media tersebut, Alexander dan Evgeny Lebedev, akan &amp;ldquo;mewariskan&amp;rdquo; The Independent ke edisi online &amp;ldquo;The i&amp;rdquo; di website yang sudah di-branded ulang, &amp;ldquo;indy100.com,&amp;rdquo; yang sudah dibeli Johnston Press seharga 24 juta poundsterling (Rp468 miliar).&amp;ldquo;Pada saat jurnalisme kami dibaca dan dihormati lebih banyak orang di  lebih banyak tempat dari masa-masa sebelumnya, kami (sekarang) berpeluk  pada masa depan digital secara ekslusif,&amp;rdquo; ungkap Evgeny Lebedev,  disitat Daily Mail, Sabtu (13/2/2016).
&amp;ldquo;Kami menghadapi sebuah pilihan: terus mengelola edidi cetak,  atau beralih ke digital yang sudah kami buat demi masa depan yang  berkelanjutan dan menuai keuntungan,&amp;rdquo; tambahnya.

Di sisi lain, penutupan edisi cetak ini juga meninggalkan masalah  lain. Meski lebih dari 50 pegawainya akan dikaryakan ke edisi online,  namun mereka masih mengalami surplus sekira 70 staf, di mana 70 staf itu  bakal  menghadapi pemutusan hubungan kerja (PHK).
&amp;ldquo;Saya menyesali hal ini, tapi saya bisa mengonfirmasi bahwa semua  yang dikontrak sebelumnya, akan menerima pesangon dengan masa kerja dua  pekan,&amp;rdquo; tambahnya.
Surat kabar The Independent awalnya didirikan sekira tiga dekade silam (7 Oktober 1986) lalu oleh sejumlah editor senior Inggris, termasuk Andrew Marr dan Rosie Boycott. Edisi cetak pertama mereka terbit pertama kali pada 1990.
Sempat dikuasai Sir Anthony O&amp;rsquo;Reilly, The Independent kemudian dibeli pengusaha Rusia, Alexander Lebedev dan nama surat kabarnya juga dijual ke ESI Media dengan hanya mengucurkan dana 1 pounds!</content:encoded></item></channel></rss>
