<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPW Kecam Jaksa Agung Deponering Kasus AS dan BW</title><description>Manuver Jaksa Agung ini sangat berbahaya bagi rasa keadilan publik maupun masa depan perkembangan hukum.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/13/337/1311103/ipw-kecam-jaksa-agung-deponering-kasus-as-dan-bw</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/13/337/1311103/ipw-kecam-jaksa-agung-deponering-kasus-as-dan-bw"/><item><title>IPW Kecam Jaksa Agung Deponering Kasus AS dan BW</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/13/337/1311103/ipw-kecam-jaksa-agung-deponering-kasus-as-dan-bw</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/13/337/1311103/ipw-kecam-jaksa-agung-deponering-kasus-as-dan-bw</guid><pubDate>Sabtu 13 Februari 2016 09:35 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/13/337/1311103/ipw-kecam-jaksa-agung-deponering-kasus-as-dan-bw-MSo7ssAE8K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/13/337/1311103/ipw-kecam-jaksa-agung-deponering-kasus-as-dan-bw-MSo7ssAE8K.jpg</image><title>foto: ilustrasi Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengecam manuver yang dilakukan Jaksa Agung HM Prasetyo dalam kasus Bambang Widjojanto (BW) dan Abraham Samad (AS) lantaran dinilai mempunyai kepentingan politis.
&quot;IPW mengecam sikap Jaksa Agung yang bermanuver dengan mengatakan akan mendeponering kasus BW dan Abraham Samad,&quot; ujar Neta dalam pesan singkatnya, Sabtu (13/2/2016).
Selain itu, Neta menilai, manuver yang dilakukan Jaksa Agung dalam mendeponering kasus Abraham Samad dan Bambang Widjojanto adalah sebuah tindakan seorang politikus demi pencitraan dirinya semata.
&quot;Manuver Jaksa Agung ini sangat berbahaya bagi rasa keadilan publik maupun masa depan perkembangan hukum. Inilah jadinya jika jabatan Jaksa Agung dipegang politikus,&quot; seru Neta.
Atas dasar itu, IPW mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera me-reshuffle Jaksa Agung, sebab sikapnya sudah melecehkan jajaran kepolisian yang bekerja keras dalam menuntaskan kasus.
&quot;Kerja profesionalnya bukan berorientasi pada penegakan hukum, melainkan lebih berorientasi pada kepentingan politik pencitraannya,&quot; serunya.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengecam manuver yang dilakukan Jaksa Agung HM Prasetyo dalam kasus Bambang Widjojanto (BW) dan Abraham Samad (AS) lantaran dinilai mempunyai kepentingan politis.
&quot;IPW mengecam sikap Jaksa Agung yang bermanuver dengan mengatakan akan mendeponering kasus BW dan Abraham Samad,&quot; ujar Neta dalam pesan singkatnya, Sabtu (13/2/2016).
Selain itu, Neta menilai, manuver yang dilakukan Jaksa Agung dalam mendeponering kasus Abraham Samad dan Bambang Widjojanto adalah sebuah tindakan seorang politikus demi pencitraan dirinya semata.
&quot;Manuver Jaksa Agung ini sangat berbahaya bagi rasa keadilan publik maupun masa depan perkembangan hukum. Inilah jadinya jika jabatan Jaksa Agung dipegang politikus,&quot; seru Neta.
Atas dasar itu, IPW mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera me-reshuffle Jaksa Agung, sebab sikapnya sudah melecehkan jajaran kepolisian yang bekerja keras dalam menuntaskan kasus.
&quot;Kerja profesionalnya bukan berorientasi pada penegakan hukum, melainkan lebih berorientasi pada kepentingan politik pencitraannya,&quot; serunya.
</content:encoded></item></channel></rss>
