<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kuba Kembalikan Rudal AS yang Salah Kirim</title><description>Pemerintah Kuba telah mengembalikan rudal Hellfire milik miiter AS yang secara tidak sengaja dikirimkan kepada mereka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/14/18/1311593/kuba-kembalikan-rudal-as-yang-salah-kirim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/14/18/1311593/kuba-kembalikan-rudal-as-yang-salah-kirim"/><item><title>Kuba Kembalikan Rudal AS yang Salah Kirim</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/14/18/1311593/kuba-kembalikan-rudal-as-yang-salah-kirim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/14/18/1311593/kuba-kembalikan-rudal-as-yang-salah-kirim</guid><pubDate>Minggu 14 Februari 2016 10:05 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/14/18/1311593/kuba-kembalikan-rudal-as-yang-salah-kirim-pDiQ9L4GS0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AGM-114R Hellfire II. (Foto: Wikipedia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/14/18/1311593/kuba-kembalikan-rudal-as-yang-salah-kirim-pDiQ9L4GS0.jpg</image><title>AGM-114R Hellfire II. (Foto: Wikipedia)</title></images><description>WASHINGTON &amp;ndash; Pemerintah Kuba telah mengembalikan rudal Hellfire milik angkatan bersenjata Amerika Serikat (AS) yang secara tidak sengaja dikirimkan kepada mereka. Rudal itu semula digunakan dalam latihan militer NATO di Spanyol sebelum dikirim kembali ke AS, namun, karena suatu sebab terjadi kesalahan pengiriman.
&amp;ldquo;Kami dapat katakan, tanpa menyebutkan detil spesifiknya bahwa rudal latihan tak berbahaya ini telah dikembalikan dengan kerjasama dari Pemerintah Kuba,&amp;rdquo; demikian pernyataan dari Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS, Mark Toner, sebagaimana dilansir Sputnik, Minggu (14/2/2016).
Rudal yang tidak berhulu ledak tersebut dikirimkan oleh produsennya, Lockheed Martin ke Spanyol dari Bandara Internasional Orlando ke Spanyol untuk kepentingan latihan gabungan NATO pada 2014. Usai latihan, rudal itu dikirimkan ke Jerman dan seharusnya dikirimkan kembali ke Florida, AS, namun, kemudian diketahui bahwa benda itu justru dimuat  dalam penerbangan Air France ke Paris, Prancis, kemudian ke Havana, Kuba karena suatu alasan yang tidak diketahui.
Setibanya di Havana, rudal itu ditahan oleh Pemerintah Kuba tanpa diketahui oleh publik. Pulihnya hubungan antara AS dan Kuba, dan dibukanya Kedutaan Besar AS di Havana pada 2015, memungkinkan kedua negara bernegosiasi untuk pengembalian rudal tersebut.
Penyelidikan mengenai kesalahan ini tengah dilakukan untuk mengetahui apakah hal ini merupakan tindak kriminal atau bukan.
</description><content:encoded>WASHINGTON &amp;ndash; Pemerintah Kuba telah mengembalikan rudal Hellfire milik angkatan bersenjata Amerika Serikat (AS) yang secara tidak sengaja dikirimkan kepada mereka. Rudal itu semula digunakan dalam latihan militer NATO di Spanyol sebelum dikirim kembali ke AS, namun, karena suatu sebab terjadi kesalahan pengiriman.
&amp;ldquo;Kami dapat katakan, tanpa menyebutkan detil spesifiknya bahwa rudal latihan tak berbahaya ini telah dikembalikan dengan kerjasama dari Pemerintah Kuba,&amp;rdquo; demikian pernyataan dari Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS, Mark Toner, sebagaimana dilansir Sputnik, Minggu (14/2/2016).
Rudal yang tidak berhulu ledak tersebut dikirimkan oleh produsennya, Lockheed Martin ke Spanyol dari Bandara Internasional Orlando ke Spanyol untuk kepentingan latihan gabungan NATO pada 2014. Usai latihan, rudal itu dikirimkan ke Jerman dan seharusnya dikirimkan kembali ke Florida, AS, namun, kemudian diketahui bahwa benda itu justru dimuat  dalam penerbangan Air France ke Paris, Prancis, kemudian ke Havana, Kuba karena suatu alasan yang tidak diketahui.
Setibanya di Havana, rudal itu ditahan oleh Pemerintah Kuba tanpa diketahui oleh publik. Pulihnya hubungan antara AS dan Kuba, dan dibukanya Kedutaan Besar AS di Havana pada 2015, memungkinkan kedua negara bernegosiasi untuk pengembalian rudal tersebut.
Penyelidikan mengenai kesalahan ini tengah dilakukan untuk mengetahui apakah hal ini merupakan tindak kriminal atau bukan.
</content:encoded></item></channel></rss>
