<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sistem Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden AS</title><description>Okezone merangkum mengenai sistem pemilihan presiden dan wakil presiden Amerika Serikat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/16/18/1313040/sistem-pemilihan-presiden-dan-wakil-presiden-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/16/18/1313040/sistem-pemilihan-presiden-dan-wakil-presiden-as"/><item><title>Sistem Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden AS</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/16/18/1313040/sistem-pemilihan-presiden-dan-wakil-presiden-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/16/18/1313040/sistem-pemilihan-presiden-dan-wakil-presiden-as</guid><pubDate>Selasa 16 Februari 2016 07:09 WIB</pubDate><dc:creator>Silviana Dharma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/16/18/1313040/sistem-pemilihan-presiden-dan-wakil-presiden-as-RKcmnpvuUw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para bakal calon dari masing-masing partai yang akan memperebutkan kursi nomor satu di Negeri Paman Sam (Foto: VOA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/16/18/1313040/sistem-pemilihan-presiden-dan-wakil-presiden-as-RKcmnpvuUw.jpg</image><title>Para bakal calon dari masing-masing partai yang akan memperebutkan kursi nomor satu di Negeri Paman Sam (Foto: VOA)</title></images><description>SETIAP empat tahun sekali, Amerika Serikat mengadakan kontestasi politik untuk membenahi rumah tangga mereka. Memilih presiden dan wakil presiden melalui pemilihan umum yang dipenuhi pidato politik dan kampanye selama satu tahun penuh.
Sejauh ini, pemilihan presiden AS sendiri sudah berlangsung untuk yang ke-45 kalinya. Di mana sejak 1856, hanya ada dua partai besar yang bertarung memperebutkan kursi tertinggi di negara adi daya, yakni Republik (yang didirikan pada 1824) dan Demokrat (yang didirikan pada 1854).
Pemilihan umum yang ada di Negeri Paman Sam terbilang rumit, jika dibandingkan dengan pilpres di Indonesia. Dengan kondisi, rakyat langsung memilih sepaket presiden dan wakil presiden yang sudah berkoalisi partai pengusungnya. Sementara di AS, pemilihannya tidak benar-benar langsung dari rakyat kepada capres-cawapresnya, melainkan melalui lembaga pemilih yang disebut Ellectoral College.
Ellectoral college akan memegang peranan penting untuk menentukan presiden dan wakil presiden yang baru.
Sistem pemilu AS terdiri dari dua jenis, yakni pemilihan pendahuluan berserta kaukus (primary election dan caucuses) dan pemilihan presiden.

Pemilu Pendahuluan
Pada bulan Januari sampai Juni pada tahun genap, warga negara bagian  AS mengikuti pemilihan umum yang diselenggarakan oleh masing-masing  partai. Kebijakan tertulis sebenarnya tidak pernah ada mengenai  kepastian tata cara dilaksanakannya pemilu pendahuluan. Oleh karena itu,  pelaksanaannya diatur sendiri oleh tim pemilu partai, guna menentukan  satu bakal capres untuk mewakili partainya di antara banyaknya nominasi  kandidat.
Pada tahun 2016 ini misalnya, Hillary Clinton dan Bernie Sanders  bersaing untuk mendapatkan posisi capres dari Partai Demokrat. Sedangkan  dari kubu Republik, ada Donald J Trump, Ted Cruz, Marco Rubio, Ben  Carson, Jeb Bush dan Kasich yang saling tempur memperebutkan gelar  capres.
Faktanya, tidak semua negara bagian mengikuti pemilihan pendahuluan,  sebagian ada yang mengikuti kaukus saja. Walau ada juga beberapa wilayah  yang berpartisipasi dalam kedua rangkai pemilu awal ini. Kaukus  biasanya diadakan di kalangan para pendukung utama partai politik  tertentu saja. Seperti yang diadakan di Iowa, sedangkan pemilu yang  digelar di New Hampshire termasuk pemilu pendahuluan.
Dalam tahap ini, bakal capres akan berkeliling ke 50 negara bagian  untuk mendulang suara. Selain berkampanye di hadapan pendukungnya  sendiri, para kandidat disibukkan dengan padatnya jadwal debat capres di  berbagai stasiun televisi dan lembaga penyiaran lainnya di AS.
Dari hasil debat itulah, pemilih dapat mengenal program-program,  visi-misi, keunggulan dan kelemahan para kandidat presiden sekaligus.  Perhatian publik akan banyak tersedot ke acara-acara seperti ini selama  pemilu karena serunya diskusi antara mereka, di mana ada saling tuding  dan ungkit luka lama atau menguliti 'borok' masing-masing.
Dengan adanya sistem pemilu seperti ini, bakal calon bisa lebih fokus  mengampanyekan dan menjalankan strategi yang berbeda di masing-masing  kota tujuan. Bukan serampangan berorasi serentak di 50 negara bagian,  tetapi dijajaki satu per satu. Mulai dari Iowa sampai District of  Columbia.
Beberapa pemilihan pendahuluan diadakan kedua partai pada hari yang  sama. Ada juga yang diadakan pada hari yang berbeda, seperti yang akan  berlangsung pada pemilihan pendahuluan di Nevada dan South Carolina.
Partai Demokrat akan menggelar kaukus di Nevada pada 20 Februari,  sementara Republik menggadakan pemilihan pendahuluan di South Carolina.  Baru pada tanggal 23 Februari, gantian GOP (sebutan komite Partai Republik) yang membuka kaukus di  Nevada, dan Partai Demokrat melangsungkan pemilihan pendahuluan di South  Carolina empat hari kemudian.
Hasil pemungutan suara dari pemilu pendahulan dan kaukus akan  mengeluarkan satu nama kandidat dari masing-masing partai, untuk  selanjutnya dinobatkan sebagai capres resmi dalam Konvensi Nasional,  yang dihelat pada Agustus-September.Pemilu Presiden
Pada tahap ini, calon wakil presiden AS sudah terpilih. Seperti di  Indonesia, capres dan cawapres akan diusung sepaket. Bersama-sama, dua  pasang pimpinan Negeri Hollywood ini akan melancarkan kampanye  besar-besaran melalui media massa dan media sosial.
Sejak 1845, pemilu presiden diadakan setiap hari Selasa setelah Senin  pertama bulan November. Tahun ini, tanggal pilpres jatuh pada Selasa 8  November 2016. Bertepatan dengan pemilihan umum lainnya di berbagai  federal, negara bagian, dan ras lokal untuk macam-macam jabatan  pemerintahan di AS.
Pada tahap terakhir ini, ada dua pemilihan utama yang patut  diketahui, yaitu pengambilan suara sebagai pasangan capres dan cawapres  terfavorit (popular vote) dan berikutnya ditetapkan melalui dukungan  dari Electoral College.
Electoral College adalah lembaga pemilu akhir yang diisi oleh  orang-orang pilihan dari masing-masing negara bagian, untuk menentukan  presiden dan wapres terbaik bagi masyarakat AS. Jumlah perwakilannya  tidak sama rata di setiap negara bagian, yang pasti jumlahnya harus sama  dengan jumlah anggota kongres AS, sebanyak 538 orang.
Jika popular vote dilangsungkan pada November, Electoral College akan  memberikan suara mereka pada hari Senin pertama setelah Rabu minggu  kedua di Bulan Desember.
Berbeda dengan Indonesia yang akan langsung memenangkan pasangan yang  memperoleh suara terbanyak dari rakyat, AS akan menobatkan dua orang  utama di negaranya setelah mendengar keputusan Electoral College.
Jadi pasangan yang menang dalam popular vote, belum tentu maju sebagai presiden dan wakil presiden AS yang sebenar-benarnya.</description><content:encoded>SETIAP empat tahun sekali, Amerika Serikat mengadakan kontestasi politik untuk membenahi rumah tangga mereka. Memilih presiden dan wakil presiden melalui pemilihan umum yang dipenuhi pidato politik dan kampanye selama satu tahun penuh.
Sejauh ini, pemilihan presiden AS sendiri sudah berlangsung untuk yang ke-45 kalinya. Di mana sejak 1856, hanya ada dua partai besar yang bertarung memperebutkan kursi tertinggi di negara adi daya, yakni Republik (yang didirikan pada 1824) dan Demokrat (yang didirikan pada 1854).
Pemilihan umum yang ada di Negeri Paman Sam terbilang rumit, jika dibandingkan dengan pilpres di Indonesia. Dengan kondisi, rakyat langsung memilih sepaket presiden dan wakil presiden yang sudah berkoalisi partai pengusungnya. Sementara di AS, pemilihannya tidak benar-benar langsung dari rakyat kepada capres-cawapresnya, melainkan melalui lembaga pemilih yang disebut Ellectoral College.
Ellectoral college akan memegang peranan penting untuk menentukan presiden dan wakil presiden yang baru.
Sistem pemilu AS terdiri dari dua jenis, yakni pemilihan pendahuluan berserta kaukus (primary election dan caucuses) dan pemilihan presiden.

Pemilu Pendahuluan
Pada bulan Januari sampai Juni pada tahun genap, warga negara bagian  AS mengikuti pemilihan umum yang diselenggarakan oleh masing-masing  partai. Kebijakan tertulis sebenarnya tidak pernah ada mengenai  kepastian tata cara dilaksanakannya pemilu pendahuluan. Oleh karena itu,  pelaksanaannya diatur sendiri oleh tim pemilu partai, guna menentukan  satu bakal capres untuk mewakili partainya di antara banyaknya nominasi  kandidat.
Pada tahun 2016 ini misalnya, Hillary Clinton dan Bernie Sanders  bersaing untuk mendapatkan posisi capres dari Partai Demokrat. Sedangkan  dari kubu Republik, ada Donald J Trump, Ted Cruz, Marco Rubio, Ben  Carson, Jeb Bush dan Kasich yang saling tempur memperebutkan gelar  capres.
Faktanya, tidak semua negara bagian mengikuti pemilihan pendahuluan,  sebagian ada yang mengikuti kaukus saja. Walau ada juga beberapa wilayah  yang berpartisipasi dalam kedua rangkai pemilu awal ini. Kaukus  biasanya diadakan di kalangan para pendukung utama partai politik  tertentu saja. Seperti yang diadakan di Iowa, sedangkan pemilu yang  digelar di New Hampshire termasuk pemilu pendahuluan.
Dalam tahap ini, bakal capres akan berkeliling ke 50 negara bagian  untuk mendulang suara. Selain berkampanye di hadapan pendukungnya  sendiri, para kandidat disibukkan dengan padatnya jadwal debat capres di  berbagai stasiun televisi dan lembaga penyiaran lainnya di AS.
Dari hasil debat itulah, pemilih dapat mengenal program-program,  visi-misi, keunggulan dan kelemahan para kandidat presiden sekaligus.  Perhatian publik akan banyak tersedot ke acara-acara seperti ini selama  pemilu karena serunya diskusi antara mereka, di mana ada saling tuding  dan ungkit luka lama atau menguliti 'borok' masing-masing.
Dengan adanya sistem pemilu seperti ini, bakal calon bisa lebih fokus  mengampanyekan dan menjalankan strategi yang berbeda di masing-masing  kota tujuan. Bukan serampangan berorasi serentak di 50 negara bagian,  tetapi dijajaki satu per satu. Mulai dari Iowa sampai District of  Columbia.
Beberapa pemilihan pendahuluan diadakan kedua partai pada hari yang  sama. Ada juga yang diadakan pada hari yang berbeda, seperti yang akan  berlangsung pada pemilihan pendahuluan di Nevada dan South Carolina.
Partai Demokrat akan menggelar kaukus di Nevada pada 20 Februari,  sementara Republik menggadakan pemilihan pendahuluan di South Carolina.  Baru pada tanggal 23 Februari, gantian GOP (sebutan komite Partai Republik) yang membuka kaukus di  Nevada, dan Partai Demokrat melangsungkan pemilihan pendahuluan di South  Carolina empat hari kemudian.
Hasil pemungutan suara dari pemilu pendahulan dan kaukus akan  mengeluarkan satu nama kandidat dari masing-masing partai, untuk  selanjutnya dinobatkan sebagai capres resmi dalam Konvensi Nasional,  yang dihelat pada Agustus-September.Pemilu Presiden
Pada tahap ini, calon wakil presiden AS sudah terpilih. Seperti di  Indonesia, capres dan cawapres akan diusung sepaket. Bersama-sama, dua  pasang pimpinan Negeri Hollywood ini akan melancarkan kampanye  besar-besaran melalui media massa dan media sosial.
Sejak 1845, pemilu presiden diadakan setiap hari Selasa setelah Senin  pertama bulan November. Tahun ini, tanggal pilpres jatuh pada Selasa 8  November 2016. Bertepatan dengan pemilihan umum lainnya di berbagai  federal, negara bagian, dan ras lokal untuk macam-macam jabatan  pemerintahan di AS.
Pada tahap terakhir ini, ada dua pemilihan utama yang patut  diketahui, yaitu pengambilan suara sebagai pasangan capres dan cawapres  terfavorit (popular vote) dan berikutnya ditetapkan melalui dukungan  dari Electoral College.
Electoral College adalah lembaga pemilu akhir yang diisi oleh  orang-orang pilihan dari masing-masing negara bagian, untuk menentukan  presiden dan wapres terbaik bagi masyarakat AS. Jumlah perwakilannya  tidak sama rata di setiap negara bagian, yang pasti jumlahnya harus sama  dengan jumlah anggota kongres AS, sebanyak 538 orang.
Jika popular vote dilangsungkan pada November, Electoral College akan  memberikan suara mereka pada hari Senin pertama setelah Rabu minggu  kedua di Bulan Desember.
Berbeda dengan Indonesia yang akan langsung memenangkan pasangan yang  memperoleh suara terbanyak dari rakyat, AS akan menobatkan dua orang  utama di negaranya setelah mendengar keputusan Electoral College.
Jadi pasangan yang menang dalam popular vote, belum tentu maju sebagai presiden dan wakil presiden AS yang sebenar-benarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
