<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>China Kirim Rudal Canggih ke Pulau Sengketa LCS</title><description>China diyakini mengirim rudal canggih ke pulau sengketa di Laut China Selatan&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/17/18/1314113/china-kirim-rudal-canggih-ke-pulau-sengketa-lcs</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/17/18/1314113/china-kirim-rudal-canggih-ke-pulau-sengketa-lcs"/><item><title>China Kirim Rudal Canggih ke Pulau Sengketa LCS</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/17/18/1314113/china-kirim-rudal-canggih-ke-pulau-sengketa-lcs</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/17/18/1314113/china-kirim-rudal-canggih-ke-pulau-sengketa-lcs</guid><pubDate>Rabu 17 Februari 2016 09:38 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/17/18/1314113/beijing-kirim-rudal-canggih-ke-pulau-sengketa-lcs-2TL2pMqptS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sistem rudal pertahanan HQ-9 milik China (Foto: Business Insider)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/17/18/1314113/beijing-kirim-rudal-canggih-ke-pulau-sengketa-lcs-2TL2pMqptS.jpg</image><title>Sistem rudal pertahanan HQ-9 milik China (Foto: Business Insider)</title></images><description>WASHINGTON &amp;ndash; Militer China diyakini telah mengirim rudal kendali darat ke udara canggih ke salah satu pulau sengketa di Laut China Selatan (LCS). Keyakinan itu diperkuat data dari citra satelit warga sipil.
Gambar dari ImageSat International itu menunjukkan ada dua deret peluncur untuk delapan rudal kendali darat ke udara beserta sistem radar ke Pulau Woody yang berada di kepulauan Paralel. Pulau Woody diketahui juga diklaim kepemilikannya oleh Taiwan dan Vietnam.
&amp;ldquo;Meski saya tidak bisa mengomentari urusan yang berhubungan dengan intelijen, tapi kami menaruh perhatian sangat besar terhadap urusan ini,&amp;rdquo; ujar juru bicara Pentagon Bill Urban, seperti diberitakan Reuters, Rabu (17/2/2016).
Rudal tersebut diyakini tiba di Pulau Woody pada akhir pekan lalu. Berdasarkan citra satelit, rudal-rudal itu terlihat pada Minggu 14 Februari. Keakuratan foto tersebut dikonfirmasi oleh salah seorang pejabat Amerika Serikat (AS).
Menurut pejabat itu, gambar menunjukkan rudal sistem pertahanan udara berjenis HQ-9 yang dapat mencapai jarak 200 kilometer dan merupakan ancaman nyata bagi pesawat jenis apa pun yang melintas di dekatnya.
Laporan tersebut datang di tengah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang turut dihadiri Presiden AS Barack Obama di Kanada. Dalam konferensi pers, pria kelahiran Hawaii itu menyatakan dirinya bersama para pemimpin ASEAN berdiskusi untuk meredakan ketegangan di LCS dan setuju bahwa sengketa di wilayah mana pun harus diakhiri secara damai.</description><content:encoded>WASHINGTON &amp;ndash; Militer China diyakini telah mengirim rudal kendali darat ke udara canggih ke salah satu pulau sengketa di Laut China Selatan (LCS). Keyakinan itu diperkuat data dari citra satelit warga sipil.
Gambar dari ImageSat International itu menunjukkan ada dua deret peluncur untuk delapan rudal kendali darat ke udara beserta sistem radar ke Pulau Woody yang berada di kepulauan Paralel. Pulau Woody diketahui juga diklaim kepemilikannya oleh Taiwan dan Vietnam.
&amp;ldquo;Meski saya tidak bisa mengomentari urusan yang berhubungan dengan intelijen, tapi kami menaruh perhatian sangat besar terhadap urusan ini,&amp;rdquo; ujar juru bicara Pentagon Bill Urban, seperti diberitakan Reuters, Rabu (17/2/2016).
Rudal tersebut diyakini tiba di Pulau Woody pada akhir pekan lalu. Berdasarkan citra satelit, rudal-rudal itu terlihat pada Minggu 14 Februari. Keakuratan foto tersebut dikonfirmasi oleh salah seorang pejabat Amerika Serikat (AS).
Menurut pejabat itu, gambar menunjukkan rudal sistem pertahanan udara berjenis HQ-9 yang dapat mencapai jarak 200 kilometer dan merupakan ancaman nyata bagi pesawat jenis apa pun yang melintas di dekatnya.
Laporan tersebut datang di tengah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang turut dihadiri Presiden AS Barack Obama di Kanada. Dalam konferensi pers, pria kelahiran Hawaii itu menyatakan dirinya bersama para pemimpin ASEAN berdiskusi untuk meredakan ketegangan di LCS dan setuju bahwa sengketa di wilayah mana pun harus diakhiri secara damai.</content:encoded></item></channel></rss>
