<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ngompol di Tempat Tidur, Paman Tega Bakar Kemaluan Ponakan</title><description>Baru empat bulan ditinggal orangtuanya pergi ke Malaysia menjadi TKI, selama itu pula A menanggung tindak kekerasan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/17/340/1314266/ngompol-di-tempat-tidur-paman-tega-bakar-kemaluan-ponakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/17/340/1314266/ngompol-di-tempat-tidur-paman-tega-bakar-kemaluan-ponakan"/><item><title>Ngompol di Tempat Tidur, Paman Tega Bakar Kemaluan Ponakan</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/17/340/1314266/ngompol-di-tempat-tidur-paman-tega-bakar-kemaluan-ponakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/17/340/1314266/ngompol-di-tempat-tidur-paman-tega-bakar-kemaluan-ponakan</guid><pubDate>Rabu 17 Februari 2016 12:19 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/17/340/1314266/ngompol-di-tempat-tidur-paman-tega-bakar-kemaluan-ponakan-Bua5OU4MVD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Facebook</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/17/340/1314266/ngompol-di-tempat-tidur-paman-tega-bakar-kemaluan-ponakan-Bua5OU4MVD.jpg</image><title>Foto: Facebook</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini balita berinisial A (2) jadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh paman dan bibinya.
Penganiayaan terhadap A ini terkuak di media sosial Facebook. Dalam posting-an akun Diana Dian terlihat tubuh A yang dipenuhi luka akibat tindakan paman dan bibinya. Balita A dititipkan orangtuanya kepada pamannya di Dusun Bukit Panjang, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang. Namun nahas dia justru bulan-bulanan paman dan bibinya.
Baru empat bulan ditinggal orangtuanya pergi ke Malaysia menjadi TKI, selama itu pula A menanggung tindak kekerasan. Balita tersebut disiksa, dipukul, dicaci maki, dipukul menggunakan penggorengan, bahkan digigit oleh bibinya yang kesal kepada pamannya. Akibat perbuatan tersebut, A mengalami patah kaki karena dipukul menggunakan kayu.
Tak hanya itu, karena mengompol di tempat tidur, kemaluan A dibakar menggunakan obat nyamuk. Tindakan brutal itu harus diterima oleh balita tersebut. Bahkan, pamannya juga tak segan-segan menyudutkan rokok ke seluruh tubuh A.
Perbuatan sadis yang dilakukan paman dan bibinya tersebut diduga karena orangtua tidak mengirimkan uang kepada mereka.
Posting-an yang telah di-share 6.907 kali dan disukai 45 orang tersebut mengundang simpati netizen. Akun Saputra berkomentar bahwa ia sedih melihat kondisi yang menimpa A.
&amp;ldquo;Sedih. ksian dy,&amp;rdquo; tulisnya.
Sementara itu, ada pula netizen lain yang tergerak untuk memberikan bantuan.
&amp;ldquo;Mba ini spt nya lg diraqat. Dirawat dmn mba....serius aq mau bantu mba RS mana,&amp;rdquo; tulis akun Trya Oke.

  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              
JAKARTA &amp;ndash; Kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini balita berinisial A (2) jadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh paman dan bibinya.
Penganiayaan terhadap A ini terkuak di media sosial Facebook. Dalam posting-an akun Diana Dian terlihat tubuh A yang dipenuhi luka akibat tindakan paman dan bibinya. Balita A dititipkan orangtuanya kepada pamannya di Dusun Bukit Panjang, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang. Namun nahas dia justru bulan-bulanan paman dan bibinya.
Baru empat bulan ditinggal orangtuanya pergi ke Malaysia menjadi TKI, selama itu pula A menanggung tindak kekerasan. Balita tersebut disiksa, dipukul, dicaci maki, dipukul menggunakan penggorengan, bahkan digigit oleh bibinya yang kesal kepada pamannya. Akibat perbuatan tersebut, A mengalami patah kaki karena dipukul menggunakan kayu.
Tak hanya itu, karena mengompol di tempat tidur, kemaluan A dibakar menggunakan obat nyamuk. Tindakan brutal itu harus diterima oleh balita tersebut. Bahkan, pamannya juga tak segan-segan menyudutkan rokok ke seluruh tubuh A.
Perbuatan sadis yang dilakukan paman dan bibinya tersebut diduga karena orangtua tidak mengirimkan uang kepada mereka.
Posting-an yang telah di-share 6.907 kali dan disukai 45 orang tersebut mengundang simpati netizen. Akun Saputra berkomentar bahwa ia sedih melihat kondisi yang menimpa A.
&amp;ldquo;Sedih. ksian dy,&amp;rdquo; tulisnya.
Sementara itu, ada pula netizen lain yang tergerak untuk memberikan bantuan.
&amp;ldquo;Mba ini spt nya lg diraqat. Dirawat dmn mba....serius aq mau bantu mba RS mana,&amp;rdquo; tulis akun Trya Oke.

JAKARTA &amp;ndash; Kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini balita berinisial A (2) jadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh paman dan bibinya. 
Penganiayaan terhadap A ini terkuak di media sosial Facebook. Dalam posting-an akun Diana Dian terlihat tubuh A yang dipenuhi luka akibat tindakan paman dan bibinya. Balita A dititipkan orangtuanya kepada pamannya di Dusun Bukit Panjang, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang. Namun nahas dia justru bulan-bulanan paman dan bibinya.
Baru empat bulan ditinggal orangtuanya pergi ke Malaysia menjadi TKI, selama itu pula A menanggung tindak kekerasan. Balita tersebut disiksa, dipukul, dicaci maki, dipukul menggunakan penggorengan, bahkan digigit oleh bibinya yang kesal kepada pamannya. Akibat perbuatan tersebut, A mengalami patah kaki karena dipukul menggunakan kayu.
Tak hanya itu, karena mengompol di tempat tidur, kemaluan A dibakar menggunakan obat nyamuk. Tindakan brutal itu harus diterima oleh balita tersebut. Bahkan, pamannya juga tak segan-segan menyudutkan rokok ke seluruh tubuh A.
Perbuatan sadis yang dilakukan paman dan bibinya tersebut diduga karena orangtua tidak mengirimkan uang kepada mereka. 
Posting-an yang telah di-share 6.907 kali dan disukai 45 orang tersebut mengundang simpati netizen. Akun Saputra berkomentar bahwa ia sedih melihat kondisi yang menimpa A. 
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Sedih. ksian dy,&amp;rdquo; tulisnya. 
Sementara itu, ada pula netizen lain yang tergerak untuk memberikan bantuan.
&amp;ldquo;Mba ini spt nya lg diraqat. Dirawat dmn mba....serius aq mau bantu mba RS mana,&amp;rdquo; tulis akun Trya Oke.
                                                                                                                                             
JAKARTA &amp;ndash; Kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini balita berinisial A (2) jadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh paman dan bibinya.
Penganiayaan terhadap A ini terkuak di media sosial Facebook. Dalam posting-an akun Diana Dian terlihat tubuh A yang dipenuhi luka akibat tindakan paman dan bibinya. Balita A dititipkan orangtuanya kepada pamannya di Dusun Bukit Panjang, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang. Namun nahas dia justru bulan-bulanan paman dan bibinya.
Baru empat bulan ditinggal orangtuanya pergi ke Malaysia menjadi TKI, selama itu pula A menanggung tindak kekerasan. Balita tersebut disiksa, dipukul, dicaci maki, dipukul menggunakan penggorengan, bahkan digigit oleh bibinya yang kesal kepada pamannya. Akibat perbuatan tersebut, A mengalami patah kaki karena dipukul menggunakan kayu.
Tak hanya itu, karena mengompol di tempat tidur, kemaluan A dibakar menggunakan obat nyamuk. Tindakan brutal itu harus diterima oleh balita tersebut. Bahkan, pamannya juga tak segan-segan menyudutkan rokok ke seluruh tubuh A.
Perbuatan sadis yang dilakukan paman dan bibinya tersebut diduga karena orangtua tidak mengirimkan uang kepada mereka.
Posting-an yang telah di-share 6.907 kali dan disukai 45 orang tersebut mengundang simpati netizen. Akun Saputra berkomentar bahwa ia sedih melihat kondisi yang menimpa A.
&amp;ldquo;Sedih. ksian dy,&amp;rdquo; tulisnya.
Sementara itu, ada pula netizen lain yang tergerak untuk memberikan bantuan.
&amp;ldquo;Mba ini spt nya lg diraqat. Dirawat dmn mba....serius aq mau bantu mba RS mana,&amp;rdquo; tulis akun Trya Oke.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini balita berinisial A (2) jadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh paman dan bibinya.
Penganiayaan terhadap A ini terkuak di media sosial Facebook. Dalam posting-an akun Diana Dian terlihat tubuh A yang dipenuhi luka akibat tindakan paman dan bibinya. Balita A dititipkan orangtuanya kepada pamannya di Dusun Bukit Panjang, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang. Namun nahas dia justru bulan-bulanan paman dan bibinya.
Baru empat bulan ditinggal orangtuanya pergi ke Malaysia menjadi TKI, selama itu pula A menanggung tindak kekerasan. Balita tersebut disiksa, dipukul, dicaci maki, dipukul menggunakan penggorengan, bahkan digigit oleh bibinya yang kesal kepada pamannya. Akibat perbuatan tersebut, A mengalami patah kaki karena dipukul menggunakan kayu.
Tak hanya itu, karena mengompol di tempat tidur, kemaluan A dibakar menggunakan obat nyamuk. Tindakan brutal itu harus diterima oleh balita tersebut. Bahkan, pamannya juga tak segan-segan menyudutkan rokok ke seluruh tubuh A.
Perbuatan sadis yang dilakukan paman dan bibinya tersebut diduga karena orangtua tidak mengirimkan uang kepada mereka.
Posting-an yang telah di-share 6.907 kali dan disukai 45 orang tersebut mengundang simpati netizen. Akun Saputra berkomentar bahwa ia sedih melihat kondisi yang menimpa A.
&amp;ldquo;Sedih. ksian dy,&amp;rdquo; tulisnya.
Sementara itu, ada pula netizen lain yang tergerak untuk memberikan bantuan.
&amp;ldquo;Mba ini spt nya lg diraqat. Dirawat dmn mba....serius aq mau bantu mba RS mana,&amp;rdquo; tulis akun Trya Oke.

  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              
JAKARTA &amp;ndash; Kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini balita berinisial A (2) jadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh paman dan bibinya.
Penganiayaan terhadap A ini terkuak di media sosial Facebook. Dalam posting-an akun Diana Dian terlihat tubuh A yang dipenuhi luka akibat tindakan paman dan bibinya. Balita A dititipkan orangtuanya kepada pamannya di Dusun Bukit Panjang, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang. Namun nahas dia justru bulan-bulanan paman dan bibinya.
Baru empat bulan ditinggal orangtuanya pergi ke Malaysia menjadi TKI, selama itu pula A menanggung tindak kekerasan. Balita tersebut disiksa, dipukul, dicaci maki, dipukul menggunakan penggorengan, bahkan digigit oleh bibinya yang kesal kepada pamannya. Akibat perbuatan tersebut, A mengalami patah kaki karena dipukul menggunakan kayu.
Tak hanya itu, karena mengompol di tempat tidur, kemaluan A dibakar menggunakan obat nyamuk. Tindakan brutal itu harus diterima oleh balita tersebut. Bahkan, pamannya juga tak segan-segan menyudutkan rokok ke seluruh tubuh A.
Perbuatan sadis yang dilakukan paman dan bibinya tersebut diduga karena orangtua tidak mengirimkan uang kepada mereka.
Posting-an yang telah di-share 6.907 kali dan disukai 45 orang tersebut mengundang simpati netizen. Akun Saputra berkomentar bahwa ia sedih melihat kondisi yang menimpa A.
&amp;ldquo;Sedih. ksian dy,&amp;rdquo; tulisnya.
Sementara itu, ada pula netizen lain yang tergerak untuk memberikan bantuan.
&amp;ldquo;Mba ini spt nya lg diraqat. Dirawat dmn mba....serius aq mau bantu mba RS mana,&amp;rdquo; tulis akun Trya Oke.

JAKARTA &amp;ndash; Kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini balita berinisial A (2) jadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh paman dan bibinya. 
Penganiayaan terhadap A ini terkuak di media sosial Facebook. Dalam posting-an akun Diana Dian terlihat tubuh A yang dipenuhi luka akibat tindakan paman dan bibinya. Balita A dititipkan orangtuanya kepada pamannya di Dusun Bukit Panjang, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang. Namun nahas dia justru bulan-bulanan paman dan bibinya.
Baru empat bulan ditinggal orangtuanya pergi ke Malaysia menjadi TKI, selama itu pula A menanggung tindak kekerasan. Balita tersebut disiksa, dipukul, dicaci maki, dipukul menggunakan penggorengan, bahkan digigit oleh bibinya yang kesal kepada pamannya. Akibat perbuatan tersebut, A mengalami patah kaki karena dipukul menggunakan kayu.
Tak hanya itu, karena mengompol di tempat tidur, kemaluan A dibakar menggunakan obat nyamuk. Tindakan brutal itu harus diterima oleh balita tersebut. Bahkan, pamannya juga tak segan-segan menyudutkan rokok ke seluruh tubuh A.
Perbuatan sadis yang dilakukan paman dan bibinya tersebut diduga karena orangtua tidak mengirimkan uang kepada mereka. 
Posting-an yang telah di-share 6.907 kali dan disukai 45 orang tersebut mengundang simpati netizen. Akun Saputra berkomentar bahwa ia sedih melihat kondisi yang menimpa A. 
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Sedih. ksian dy,&amp;rdquo; tulisnya. 
Sementara itu, ada pula netizen lain yang tergerak untuk memberikan bantuan.
&amp;ldquo;Mba ini spt nya lg diraqat. Dirawat dmn mba....serius aq mau bantu mba RS mana,&amp;rdquo; tulis akun Trya Oke.
                                                                                                                                             
JAKARTA &amp;ndash; Kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini balita berinisial A (2) jadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh paman dan bibinya.
Penganiayaan terhadap A ini terkuak di media sosial Facebook. Dalam posting-an akun Diana Dian terlihat tubuh A yang dipenuhi luka akibat tindakan paman dan bibinya. Balita A dititipkan orangtuanya kepada pamannya di Dusun Bukit Panjang, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang. Namun nahas dia justru bulan-bulanan paman dan bibinya.
Baru empat bulan ditinggal orangtuanya pergi ke Malaysia menjadi TKI, selama itu pula A menanggung tindak kekerasan. Balita tersebut disiksa, dipukul, dicaci maki, dipukul menggunakan penggorengan, bahkan digigit oleh bibinya yang kesal kepada pamannya. Akibat perbuatan tersebut, A mengalami patah kaki karena dipukul menggunakan kayu.
Tak hanya itu, karena mengompol di tempat tidur, kemaluan A dibakar menggunakan obat nyamuk. Tindakan brutal itu harus diterima oleh balita tersebut. Bahkan, pamannya juga tak segan-segan menyudutkan rokok ke seluruh tubuh A.
Perbuatan sadis yang dilakukan paman dan bibinya tersebut diduga karena orangtua tidak mengirimkan uang kepada mereka.
Posting-an yang telah di-share 6.907 kali dan disukai 45 orang tersebut mengundang simpati netizen. Akun Saputra berkomentar bahwa ia sedih melihat kondisi yang menimpa A.
&amp;ldquo;Sedih. ksian dy,&amp;rdquo; tulisnya.
Sementara itu, ada pula netizen lain yang tergerak untuk memberikan bantuan.
&amp;ldquo;Mba ini spt nya lg diraqat. Dirawat dmn mba....serius aq mau bantu mba RS mana,&amp;rdquo; tulis akun Trya Oke.

</content:encoded></item></channel></rss>
